<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739</id><updated>2011-06-19T13:56:16.548+07:00</updated><category term='Ekonomi'/><category term='Hukum'/><category term='Buku'/><category term='Gaya Hidup'/><category term='Korupsi'/><category term='Politik dan Peristiwa'/><category term='Kriminalitas'/><category term='Publik Service'/><title type='text'>Surat Biasa</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>97</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-9041324328215025212</id><published>2011-06-11T14:08:00.000+07:00</published><updated>2011-06-11T14:09:44.043+07:00</updated><title type='text'>Ujian Nasional = Korupsi</title><content type='html'>Gadel di Surabaya Barat yang berdekatan dengan kawasan pabrik dan pergudangan menjadi perbincangan Nasional setelah adanya skandal contek massal SDN Gadel II.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah Ny Siami menjadi bulan-bulanan warga kemudian diusir dari rumahnya karena telah melaporkan contek massal ujian nasional setelah anaknya dipaksa memberikan contekan kepada teman sekelasnya. Pemkot dan dinas Pendidikan akhirnya memberikan sanksi kepada guru dan kepala sekolah atas tindakan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski baik atas kejujurannya melaporkan namun Ny Siami dianggap sebagai pengkianat oleh warga yang rata-rata adalah buruh pabrik dengan penghasilan pas-pasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yang salah dengan warga dan Ny Siami sebagai pelapor, walimurid tentu saja khawatir jika anak-anak mereka ujian ulang atau tidak lulus mengikuti ujian nasional dan masuk ke jenjang sekolahlebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapapun orangtua seperti walimurid di SDN Gadel tentu tidak ingin anak-anak mereka sengsara dengan kehidupan mereka sebagai buruh pabrik yang hanya bisa makan seadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajar mereka marah karena kerja di pabrik dengan kerja yang ketat mereka sudah ditekan habis-habisan oleh juragannya dan ketika anak-anak mereka dibayangi ujian ulang dan tidak lulus tentu mereka juga meradang karena penindasan itu merembet ke anak-anak mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepakat dengan Sosiolog Univesitas Airlangga Bagong Suyanto orangtua wali murid, Ny Siami dan guru adalah korban ujian nasional seperti yang dilansir beritajatim.com kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang salah, yang salah adalah sistem pendidikan nasional yang mencetak kader pemipin masa depan Indonesia pro korupsi karena Ujian Nasional yang diberlakukan sejak Orde Baru tentu menjadi momok tersendiri bagi siswa dan orangtua, mereka menjadi tertekan dengan sistem ini sehingga siswa menghalalkan segala cara untuk meraih nilai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah di kelas-kelas saat ujian, mencontek, kolusi dan berbuat curang sudah tumbuh subur sejak sekolah dasar yang seharusnya menjadi fundamental bagi generasi. Jika praktek tidak jujur telah diterapkan sejak sekolah dasar dengan sistem yang pro korupsi ini bagaimana masa depan anak-anak Indonesia nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi berhembus kabar kurang sedap kasus Gadel ada yang memainkan untuk merebut jabatan Kepala Dinas Pendidikan oleh sejumlah partai, karena jabatan Kepala Dinas menjadi ladang upeti bagi parpol yang duduk di DPRD Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan salahkan korupsi tumbuh subur di Indonesia karena sistem pendidikan sejak sekolah dasar sudah dipupuk sehingga susah diberantas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh pendidikan asal Brasil Paulo Freire juga mengungkapkan sistem pendidikan yang hanya mengarahkan siswa untuk mengumpulkan, menghafal kemudian diujikan di sesi terakhir akan menjadi siswa jadi robot dan tidak kritis terhadap kenyataan sosial sehari-hari. Pendidkan yang dialogis dan siswa bisa mengungkapkan pendapatnya seharusnya yang diajarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara terutama Menteri Pendidikan Nasional, DPR seharusnya bertanggung jawab dengan kurikulum pendidikan seperti ni, ataukah sistem ini akan terus melanggengkan sistem Orde Baru karena ujian nasional lahir sejak tahun 80 saat kekuasaan sentralistik krptif berkuasa, padahal sudah sudah 13 tahun reformasi tapi dunia pendidikan masih berjalan di tempat.[ted]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-9041324328215025212?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/9041324328215025212/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=9041324328215025212&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/9041324328215025212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/9041324328215025212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2011/06/ujian-nasional-korupsi.html' title='Ujian Nasional = Korupsi'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-8390422649329256567</id><published>2011-06-11T10:21:00.000+07:00</published><updated>2011-06-11T14:24:33.097+07:00</updated><title type='text'>Ortu Cerai Nilai Matematika Anak Bakal Jeblok</title><content type='html'>Penelitian baru menunjukkan anak korban perceraian orangtua akan menghambat perkembangan ketrampilan interpersonal dan nilai matematika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut diungkapkan Hyun Sik Kim, seorang kandidat doktor di departemen sosiologi Universitas Wisconsin-Madison Amerika. "Menghadapi tahap perceraian orangtua, anak akan tertinggal dalam nilai tes matematika dan keterampilan sosial interpersonal,"ungkap Hyun Sik Kim seperti dikutip dalam Health day news, Jumat (03/06/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam studi ini Kim menjelaskan secara gamblang anak-anak korban perceraian dan tidak harmonisnya keluarga akan cenderung menderita kecemasan,kesepian, rendah diri dan kesedihan.  "Mereka akan terus mengingat kesedihan dan menyalahkan diri sendiri sehingga tidak punya semangat mengejar ketertinggalan dengan anak-anak lain yang orangtuanya harmonis,"ungkap Kim yang studinya ini telah diterbitkan dalam edisi Juni American Sociological Review.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam studi tersebut lanjut Kim dibahas bagaimana dampak dari perceraian bisa membahayakan perkembangan anak korban perceraian.  Orangtua yang bercerai akan memberikan game di rumah agar tidak menyalahkan orang tua atau konflik hak asuh anak. stres ini dapat diperparah oleh hilangnya stabilitas ketika seorang anak berpisah dengan ayah atau ibunya dan kehilangan kontak dengan teman sosial di sekitar rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penelitian ini Kim menganalisis data dari usia dini studi longitudinal 3.600 anak-anak yang masuk TK pada tahun 2008. Anak-anak dilacak melalui kelasnya. Selama waktu itu, Kim membandingkan anak-anak yang orangtuanya bercerai saat anak itu di kelas pertama, kedua atau ketiga dengan anak-anak dari perkawinan yang harmonis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara kelompok perceraian, Kim memeriksa perkembangan anak lebih dari tiga tahap: 'pra-perceraian' periode dari TK ke kelas 1, 'periode perceraian' dari kelas 1 sampai kelas 3, dan 'pasca-perceraian' periode 3 sampai 5 kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kim menemukan bahwa selama masa perceraian orangtua, nilai tes matematika mengalami penurunan, selain itu ketrampilan interpersonal juga menderita selama perceraian terutama kemampuan seorang anak untuk bersosialisasi dengan temannya, maupun bersosialisasi mengungkapkan perasaan dan pendapat secara positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kim dalam kesimpulan studinya tersebut jika sekolah menemukan anak-anak sedang dalam masalah ketika orangtuanya bercerai untuk segera mengantisipasinya secepatnya mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Salah satu implikasi dari studi ini adalah bahwa kita perlu untuk melakukan intervensi secepat mungkin ketika kita mengamati seorang anak mengalami perceraian orang tua," kata Kim,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kim, perceraian orantua berdampak sangat buruk dan merusak perkembangan anak di masa depan dibandingkan dengan orangtua dengan perkawinan yang langgeng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Richard E. Lucas seorang profesor di departemen psikologi di Michigan State University tidak menampik penelitian Hyun Sik Kim terkait dengan merosotnya nilai matematika anak saat orangtua menghadapi perceraian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Peristiwa besar dalam hidup, seperti perceraian, dapat memiliki pengaruh signifikan terhadap individu dan perkembangan mental anak," katanya. [ted]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-8390422649329256567?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/8390422649329256567/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=8390422649329256567&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8390422649329256567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8390422649329256567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2003/06/ortu-cerai-nilai-matematika-anak-bakal_11.html' title='Ortu Cerai Nilai Matematika Anak Bakal Jeblok'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-2684861898315713934</id><published>2009-04-17T14:19:00.007+07:00</published><updated>2009-04-23T12:28:18.719+07:00</updated><title type='text'>Duh Senangnya</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Teddy Junior&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah menunggu akhirnya malaikat kecilku telah datang. Lahir di RS Siloam Rabu Pon tanggal 15 April 2009 pukul 15.45.WIB. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan April tahun ini adalah masa-masa yang paling fenomenal ketika&lt;br /&gt;hidup menjadi lengkap setelah anakku telah lahir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa ini sungguh luar biasa, kelahiran ternyata bukan merupakan&lt;br /&gt;peristiwa biasa tapi ada nilai spiritual, emosi, ketegangan, harapan&lt;br /&gt;bagi orangtua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak Minggu 10 April lalu pagi hari Istri saya yang seharusnya&lt;br /&gt;melahirkan tanggal 8 meminta untuk mengantar di RS Siloam memeriksakan&lt;br /&gt;kandungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 10.00 WIB  saya mengantar untuk memeriksakan kandungan istri&lt;br /&gt;saya. Benar juga setelah diperiksa kandungan istri, ternyata sudah&lt;br /&gt;bukaan dua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaget! langsung saja jantung berdetak dengan keras, kegelisahan mulai&lt;br /&gt;terasa. Tapi istri saya terlihat santai saja dan meminta saya tetap&lt;br /&gt;tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-d12320df64cc7383" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v14.nonxt7.googlevideo.com/videoplayback?id%3Dd12320df64cc7383%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330291776%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3DDE683944955943C285262D005EBD3345CE27F41.3A00D030F2D1DD04995F29D40E5D4BCCF241D1A3%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Dd12320df64cc7383%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DXhTTOjsNd8e5_GR9MyCGGbvZr_c&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v14.nonxt7.googlevideo.com/videoplayback?id%3Dd12320df64cc7383%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1330291776%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3DDE683944955943C285262D005EBD3345CE27F41.3A00D030F2D1DD04995F29D40E5D4BCCF241D1A3%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Dd12320df64cc7383%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DXhTTOjsNd8e5_GR9MyCGGbvZr_c&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah perawat kemudian menyarankan istri saya untuk segera menginap&lt;br /&gt;karena jabang bayi akan segera lahir apalagi kandungannya sudah bukaan&lt;br /&gt;dua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senang...tegang...was..was seperti kopi diaduk dalam sebuah cawan&lt;br /&gt;menyelimuti dada dan pikiran.&lt;br /&gt;"Baru kali suasana hati dan pikiran jadi gelisah," kataku dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga malam setelah pulang ke rumah masih saja pikiran&lt;br /&gt;melayang-melayang tapi belum juga mendapat kabar dari rumah sakit&lt;br /&gt;anakku belum lahir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga hari kemudian istri saya mulai menceritakan bayinya belum juga&lt;br /&gt;keluar dan oleh dokter Santoso disarankan untuk induksi atau&lt;br /&gt;merangsang bayi segera keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita teman-teman yang berpengalaman punya anak, induksi bisa membuat&lt;br /&gt;bayi tersiksa tapi istri tetap saja mencoba cara itu dan meminum obat&lt;br /&gt;untuk merangsang kandungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya? sehari setelah di induksi ternyata tetap saja bayiku tidak&lt;br /&gt;mau keluar. "Wah bayinya koq betah ya didalam perut," kata sejumlah&lt;br /&gt;perawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada apa ya,? tanyaku dalam hati dan tetap percaya dengan dokter serta&lt;br /&gt;berdoa semoga tidak terjadi sesuatu dengan kondisi anak dan ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabu 15 April pagi saya ditelpon oleh istri untuk datang ke rumah&lt;br /&gt;sakit menanda tangani operasi Cecar karena grafik pergerakan kandungan&lt;br /&gt;tidak nampak. sret..sret aku tanda tangan operasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri saya sudah menyiapkan puasa untuk operasi yang akan dila&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-2684861898315713934?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=d12320df64cc7383&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/2684861898315713934/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=2684861898315713934&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/2684861898315713934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/2684861898315713934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2009/04/duh-senangnya.html' title='Duh Senangnya'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-7966909970988058978</id><published>2009-02-15T10:03:00.003+07:00</published><updated>2009-02-15T10:05:54.437+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Publik Service'/><title type='text'>TV Online Tak Dapat Iijn</title><content type='html'>Setelah sering menikmati TV Online lewat situs www.indoweb.tv bulan November lalu akhirnya situs ini berubah dan tidak menampilkan embednya lagi. Khabarnya situs tidak mendapat ijin untuk menampilkan di internet..hiks..hiks&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-7966909970988058978?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/7966909970988058978/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=7966909970988058978&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7966909970988058978'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7966909970988058978'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2009/02/tv-online-tak-dapat-iijn.html' title='TV Online Tak Dapat Iijn'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-5959122443133754592</id><published>2008-12-10T10:30:00.008+07:00</published><updated>2009-02-15T10:03:01.880+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Publik Service'/><title type='text'>Nonton TV Online</title><content type='html'>Gara-gara TV rusak akhirnya mencari chanel TV Indonesia yang online akhirnya ketemu juga. Lega bisa nonton TV sambil bekerja. memang jaman sudah cepat dan berubah...Selamat Datang digital. Silahkan menonton TV ==&gt; RCTI,TVOne, Metro TV,SCTV, TPI, Global, TVRI dll...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe name='tvchannelindoweb' frameborder="0" scrolling='no' marginwidth='0' marginheight='0' width='450' height='360' src='http://www.indoweb.tv/embed.php' border='0'&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hehe...situs ini sekarang hanya tampilankan dua channel saja setelah tidak mendapat ijin dari stasiun pembuatnya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-5959122443133754592?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/5959122443133754592/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=5959122443133754592&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/5959122443133754592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/5959122443133754592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2008/12/nonton-tv-online.html' title='Nonton TV Online'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-8487715255971937259</id><published>2008-10-02T13:36:00.001+07:00</published><updated>2008-10-04T09:38:26.219+07:00</updated><title type='text'>Hari Kedua Lebaran Warga Penuhi Tempat Wisata</title><content type='html'>Surabaya - Hari kedua lebaran dimanfaatkan sejumlah warga untuk mengunjungi sejumlah tempat wisata di Surabaya seperti Waterpark Ciputra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah warga memadati tempat wisata di bagian barat dengan berendam dan mandi serta meluncur di pemandian untuk melepaskan penat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami bersama keluarga sengaja mandi dan berendam di Waterpark ini," ungkap Budi Susilo warga Ngagel yang membawa rombongan keluarganya, Kamis (2/10/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal senada juga diungkapkan Gunadi warga Lidah yang mengaku memnafaatkan liburan hari kedua bersama keluarga menjajal tempat wisata air ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami sudah berkeliling dan bersilaturahmi kemarin, hari kedua kami manfaatkan berlibur bersama keluarga," kata Gunadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun harga masuk cukup mahal namun tidak mengurangi warga yang berbondong-bondong memeanfaatkan tempat wisata di dalam lingkungan perumahan Ciputra ini.[ted]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-8487715255971937259?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/8487715255971937259/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=8487715255971937259&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8487715255971937259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8487715255971937259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2008/10/hari-kedua-lebaran-warga-penuhi-tempat.html' title='Hari Kedua Lebaran Warga Penuhi Tempat Wisata'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-8691815585690313038</id><published>2008-08-26T19:39:00.000+07:00</published><updated>2008-10-04T09:40:42.252+07:00</updated><title type='text'>Campuri NU, Hasyim Muzadi Semprot Pj Gubernur Jatim</title><content type='html'>www.beritajatim.com&lt;br /&gt;Selasa, 26/08/2008 17:02 WIB&lt;br /&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta - Baru sehari menjabat sebagai Pj Gubernur Jatim, Setya Purwaka menuai kritik tajam terkait komentarnya soal NU dalam Pilgub Jatim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sindirannya terhadap NU mendapat teguran keras dari Ketua Umum Pengurus Besar Nahdaltul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengasuh pondok pesantren Al-Hikam Malang itu meminta kepada Setya Purwaka tak mencampuri masalah NU. Menurut dia, mengomentari soal NU bukan bagian dari tugasnya sebagai pengganti sementara Imam Utomo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya berharap Pejabat Gubernur Jatim tidak mencampuri NU terlalu dalam karena itu bukan tugasnya," kata Hasyim Muzadi di Bangkok, Thailand sesuai rilis PBNU yang diterima beritajatim.com, Selasa (26/08/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mantan Ketua PWNU Jatim ini menambahkan, Pejabat Gubernur bukan bagian dari tim sukses calon Cagub-Cawagub. Karena itu, tidak benar jika dia mengomentari soal NU terkait Pilgub Jatim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pejabat Gubernur itu bukan tim sukses kandidat Cagub?," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, ia juga meminta Setya Purwaka agar berhubungan dengan pemimpin NU langsung, jika ingin tahu soal organisasi yang basisnya di Jatim itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau ingin tahu soal NU tanyalah ke pemimpinya. Jangan menafsirkan NU secara salah," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, Setya Purwaka mengadakan silaturrahmi dengan para jurnalis di Surabaya, Minggu lalu. Orang dekat Presiden SBY ini juga membeberkan program-program yang akan dilakukan saat memimpin Jatim selama empat bulan ke depan, termasuk mensukseskan Pilgub Jatim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ia juga sempat menyindir prilaku tokoh NU terkait pilgub Jatim ini."Ojok seneng nyewakno tenda utawa kursi lah (Jangan suka menyewakan tenda atau kursi lah).. Mendingan membangun rumah. Rumah yang sejuk, rumah yang damai. Besarkan rumah itu supaya banyak orang yang masuk ke dalamnya," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, Ia juga sempat melontarkan kata-kata agar tokoh NU tidak membawa institusi NU ke politik praktis."Mudah-mudahan para elitnya bisa memberi masukan. Bagaimana menyadarkan mereka," katanya.[ted]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-8691815585690313038?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/8691815585690313038/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=8691815585690313038&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8691815585690313038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8691815585690313038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2008/08/campuri-nu-hasyim-muzadi-semprot-pj.html' title='Campuri NU, Hasyim Muzadi Semprot Pj Gubernur Jatim'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-5892972083397549304</id><published>2008-07-06T00:18:00.004+07:00</published><updated>2008-07-06T01:05:43.203+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik dan Peristiwa'/><title type='text'>Kuli Bangunan Tewas Tertimpa Cor Semen</title><content type='html'>Minggu, 06/07/2008&lt;br /&gt;Reporter: Bruriy&lt;br /&gt;Editor: Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.beritajatim.com/index.php?url=http://www.beritajatim.com/index.php/tahun/2008/bulan/07/tgl/06/idnews/1079cb159e6aa15bcf4b6b440c91c50d&amp;newsid=45535"&gt;www.beritajatim.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya - Proyek RS Dr Soewandhi di jalan Pasar Tambah Rejo meminta tumbal.  Taufik (38) warga Jombang tewas tertimpa cor semen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian pukul 22.45 WIB korban bersama tiga temannya sedang melakukan pekerjaan pengecoran semen di lantai II.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ngecor di lantai II ada scalfolding untuk melakukan pengecoran di lantai II dengan memuat semen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diduga tidak kuat akhirnya dek jebol. Taufik yang sedang meratakan semen akhirnya ikut jatuh ke bawah dan menderita luka di bagian kepala dan kakinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolsek Simokerto AKP Adjied membenarkan kejadian tersebut dan sedang melakukan penyelidikan dan korban diambil sedang diambil sidik jari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Polisi telah melakukan olah TKP dengan membawa korban ke RS Dr Soetomo," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruhnya ada tiga orang korban dan dua orang tersebut belum diketahui namanya karena masih meminta keterangan sejumlah saksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Proyek dihentikan sementara dengan meminta sejumlah keterangan dari saksi,'katanya. [ted]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-5892972083397549304?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/5892972083397549304/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=5892972083397549304&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/5892972083397549304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/5892972083397549304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2008/07/kuli-bangunan-tewas-tertimpa-cor-semen.html' title='Kuli Bangunan Tewas Tertimpa Cor Semen'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-4839769441129812408</id><published>2008-06-14T19:52:00.001+07:00</published><updated>2008-09-23T19:59:22.295+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gaya Hidup'/><title type='text'>Pernikahanku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/SNjnQyAiq9I/AAAAAAAAAIs/c-piL7vMNso/s1600-h/7.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/SNjnQyAiq9I/AAAAAAAAAIs/c-piL7vMNso/s320/7.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5249199641188281298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hidup Baru &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia harus selalu memperbaruhui hidupnya, tanggal 14 Juni yang juga HUT-ku aku memilih istriku yang sangat kucintai yaitu Susan Puspitasari dengan pemberkatan nikah di  GPdI Kertosono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga dengan jalan hidup baru  menemukan manusia yang lengkap dan menempa pengalaman hidup yang sejati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-4839769441129812408?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/4839769441129812408/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=4839769441129812408&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4839769441129812408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4839769441129812408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2008/09/hidup-baru-manusia-harus-selalu.html' title='Pernikahanku'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/SNjnQyAiq9I/AAAAAAAAAIs/c-piL7vMNso/s72-c/7.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-7855252173180988503</id><published>2008-04-28T15:01:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T08:13:01.089+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik dan Peristiwa'/><title type='text'>Komnas HAM Desak Polisi-Jaksa Tuntaskan Kasus Lumpur Panas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/SBqvZJ-6y5I/AAAAAAAAAGU/KIaKvVrgh0I/s1600-h/pipagase4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/SBqvZJ-6y5I/AAAAAAAAAGU/KIaKvVrgh0I/s320/pipagase4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5195657966836698002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.beritajatim.com/"&gt;www.beritajatim.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Senin, 28/04/2008 14:58 WIB&lt;br /&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya- Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas-HAM) mendesak kepada polisi dan kejaksaan segera membawa kasus lumpur panas Porong ke pengadilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami meminta kepada polisi dan kejaksaan segera mempercepat kasus Lapindo ke pengadilan," kata Syafrudin Ngulma Simeulue anggota Komnas HAM usai bertemu dengan pejabat Polda Jatim, Senin (28/04/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditegaskannya kasus ditangani sejak dua tahun lalu tersebut hingga kini masih mengambang dan bolak-bolak dari kepolisian ke kejaksaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kasus Lapindo saat ini telah menjadi perhatian publik sehingga kedua lembaga penegakan hukum segera melakukan komunikasi agar tidak tersendat-sendat dalam menanganinya," kata Syafrudin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakuinya masih banyak kendala terkait dengan berkas yang bolak-balik karena permintaan jaksa untuk memenuhi pemanggilan sejumlah saksi lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami akui proses pemanggilan saksi memerlukan waktu dan biaya hal itu tidak diketahui oleh masyarakat, namun kami berharap agar secepatnya dilakukan komunikasi di tingkat pimpinan," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait dengan dorongan dari Komnas, Syafrudin mengakui kedua lembaga menyambut baik dan akan segera menuntaskan kasus tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Polda Jatim telah bersungguh-sungguh kasus ini segera selesai," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian Komnas HAM tak bisa melangkahi hukum terkait dengan penyidikan kasus Lapindo dan hanya bisa mendorong saja agar kasusnya cepat tuntas.[ted]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-7855252173180988503?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/7855252173180988503/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=7855252173180988503&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7855252173180988503'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7855252173180988503'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2008/04/komnas-ham-desak-polisi-jaksa-tuntaskan.html' title='Komnas HAM Desak Polisi-Jaksa Tuntaskan Kasus Lumpur Panas'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/SBqvZJ-6y5I/AAAAAAAAAGU/KIaKvVrgh0I/s72-c/pipagase4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-4764885757908278022</id><published>2008-04-19T16:27:00.003+07:00</published><updated>2008-12-09T08:13:01.262+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gaya Hidup'/><title type='text'>Jam Gadang Bukittinggi</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/SAm8aRdq-3I/AAAAAAAAAGM/OBomrzqI-EM/s1600-h/edit6.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190887205071682418" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/SAm8aRdq-3I/AAAAAAAAAGM/OBomrzqI-EM/s400/edit6.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;div&gt;&lt;strong&gt;Bukittinggi &lt;/strong&gt;- Jam Gadang terletak di jantung kota Bukittinggi Sumatra Barat dengan arsitektur belanda dibangun tahun 1926 oleh arsitek Yazid dan Sutan Gigi Ameh.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Jam ini merupakan hadiah dari Ratu Belanda kepada Controleur (sekretaris kota) Rook Maker dan dilakukan peletakan batu pertama oleh putranya yang masih berumur 6 tahun.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ukuran &lt;/div&gt;&lt;div&gt;* Diameter jam 80 Cm&lt;/div&gt;&lt;div&gt;* Denah Dasar 13 X 4 Meter&lt;/div&gt;&lt;div&gt;* Tinggi 26 Meter&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Saat dibangun biaya seluruhnya mencapai 3.000 Gulden dengan penyesuaian dan renovasi dari waktu ke waktu.&lt;br /&gt;Saat jaman Belanda dan pertama kali dibangun atapnya berbentuk bulat dan diatasnya berdiri patung ayam jantan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sedangkan saat masa jepang berubah lagi dengan berbentuk klenteng dan ketika Indonesia Merdeka berubah menjadi rumah adat Minangkabau.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-4764885757908278022?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/4764885757908278022/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=4764885757908278022&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4764885757908278022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4764885757908278022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2008/04/jam-gadang-bukittinggi.html' title='Jam Gadang Bukittinggi'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/SAm8aRdq-3I/AAAAAAAAAGM/OBomrzqI-EM/s72-c/edit6.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-7843046754437694275</id><published>2008-04-11T22:46:00.010+07:00</published><updated>2008-12-09T08:13:01.755+07:00</updated><title type='text'>Gua Jepang Bukittinggi, Kekejaman Nippon PD II</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R_-LxIpFqII/AAAAAAAAAFg/717AHYVgWZ8/s1600-h/edit2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5188018972003772546" style="FLOAT: right; MARGIN: 0pt 0pt 10px 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 181px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R_-LxIpFqII/AAAAAAAAAFg/717AHYVgWZ8/s200/edit2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Bukittinggi &lt;/span&gt;- Udara dingin, panorama indah dilingkungi perbukitan Ngarai Sihanouk, plus tanaman hijau yang menambah kesejukan membuat suasana Bukit tinggi sangat nyaman dan suejuk...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan modal semacam itu, tidaklah salah jika Bukittinggi menjadi salah satu tujuan wisata yang mesti dikunjungi pelancong yang datang di Provinsi Sumatera Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa tempat wisata juga di kabupaten yang pernah menjadi ibu kota negara RI kala perang masih berkecamuk. Salah satunya adalah Gua Jepang yang masih berada di areal pusat kota Bukittinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua Jepang adalah bukti sejarah pendudukan Jepang yang masih tersisa hingga sekarang. Lubang gunung yang berdinding batu keras ini panjangnya puluhan meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan rongga berbentuk setengah lingkaran yang rata-rata tingginya sekitar dua meter itu kecuali beberapa rongga yang memaksa para pengunjung membungkuk untuk melewatinya.Gua ini dulunya memiliki fungsi strategis bagi serdadu Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lorong masuknya sangat dalam dan panjang. Ada sekitar 128 anak tangga untuk turun ke bawah sebelum akhirnya para pengunjung melewati ruang demi ruang Gua Jepang itu. Laksana 'rumah semut tanah', para pengunjung akan melewati beberapa lorong gua yang bercabang-cabang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tak begitu rumit bagi yang mengetahui gua ini, tapi buat orang yang belum pernah melintasinya lumayan membingungkan. Saat di dalam, pengunjung tak akan bisa membedakan antara pagi, siang, atau malam. Lorong-lorong diberi penerangan lampu neon. &lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190851726219317122" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/SAmcJIcGj4I/AAAAAAAAAGE/Lk3iiTYocKY/s200/edit5.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gua ini panjang sebenarnya satu setengah kilometer, sekarang hanya sekitar 750 meter," ujar Ardian pemandu turun-temurun di lokasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gua Jepang itu terbagi dalam beberapa kamar. Mulai dari lorong untuk rapat mereka, tempat makan hingga kamar para tahanan yang orang Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 12 barak militer, 12 tempat tidur, 6 buah ruang amunisi, dua ruang makan romusha dan satu ruang sidang. Yang unik adalah, karena lorong gua ini punya beberapa saluran untuk ke atas tanah, beberapa lorong dipakai sebagai lorong penyergapan dan pengintaian bagi para penduduk Indonesia yang kebetulan melintasi daerah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini tempat pengintaiannya. Setelah diintai, mereka masuk lewat lorong yang di situ, untuk menyergap," ujar Ardian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang cukup mengagetkan, menurut Oki, selain dua lubang itu, ada sebuah lubang yang dijadikan untuk pembuangan para korban yang jelas telah berupa mayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini lubangnya, tapi sudah diperkecil dengan semen agar tak berbahaya buat pengunjung sekarang. Kabarnya, dulu, di lubang ini pernah ada orang luar negeri yang jatuh terperosok," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lumayan menyeramkan. Bila seseorang terperosok masuk lubang, ia akan langsung ke bibir jurang Ngarai Sihanok, dan kemudian menghilang untuk selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R_-OVIpFqLI/AAAAAAAAAF4/Zonzzeg47E0/s1600-h/edit4.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5188021789502318770" style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; WIDTH: 200px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 193px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R_-OVIpFqLI/AAAAAAAAAF4/Zonzzeg47E0/s200/edit4.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gua yang ditemukan tahun 1942 hingga 1945 ini berisi banyak orang dari berbagai kepulauan di Indonesia yang menjadi tahanan di gua ini. Untuk menjaga kerahasiaan gua pada masa itu, orang Indonesia yang pernah datang akan dibungkam selamanya agar tak ada yang bisa bercerita atau bersaksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di depan gua yang diresmikan sebagai objek wisata oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Fuad Hassan pada tanggal 11 Maret 1986 itu, terdapat taman Panorama, yang selain berupa tempat yang rindang, juga tempat bercengkerama dan berjualan cenderamata. Taman yang merupakan bagian dari areal Ngarai Sianok ini dihiasi pepohonan. Kera-kera liar kerap muncul untuk mendapatkan makanan dari para pengunjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi pertanyaan pemandu kemanakah tanah bekas penggalian? Dengan Panjang yang mencapai hamapu sekilo itu pasti tanah bekas penggalian ada bekasnya. Jendral yang membangun gua juga tidak diketahui. Ketiga, Pemandu sendiri juga tidak punya referensi dan dan hanya cerita turun-menurun. Percaya Apa Tidak?&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-7843046754437694275?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/7843046754437694275/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=7843046754437694275&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7843046754437694275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7843046754437694275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2008/04/gua-jepang-bukittinggi-kekejaman-nippon.html' title='Gua Jepang Bukittinggi, Kekejaman Nippon PD II'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R_-LxIpFqII/AAAAAAAAAFg/717AHYVgWZ8/s72-c/edit2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-7684250653540982338</id><published>2008-03-29T11:26:00.002+07:00</published><updated>2008-12-09T08:13:01.843+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gaya Hidup'/><title type='text'>Sport Jantung, Kelok 44 Trully Sumatra</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R_-FY4pFqHI/AAAAAAAAAFY/rZn2YOjnCLM/s1600-h/edit1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R_-FY4pFqHI/AAAAAAAAAFY/rZn2YOjnCLM/s200/edit1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5188011958322178162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.beritajatim.com/"&gt;www.beritajatim.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sabtu, 29/03/2008 11:00 WIB&lt;br /&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padang - Jika ke Padang jangan lewatkan mengunjungi kelok 44 diatas Danau Maninjau Sumatra Barat. Selain melihat pemandangan indah mendaki bukit dan melihat danau nan elok anda juga dibuat sport jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan saja ada sekitar 44 kelokan menuju ke Bukit tinggi dengan kelokan hampir 90 derajat membuat jantung anda berdegup kencang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wartawan yang naik bus PT Semen Padang tak urung menahah nafas ketika bus menaiki tanjakan demi tanjakan menuju titik terkahir yaitu 44.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya merem-melek semoga bus tidak guling dan nanti diberitakan," kata Arif Ardliyanto wartawan Sindo yang terus berdiam diri duduk di belakang bus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Humas PT Semen Gresik Bu Narti juga tak jarang menghitung kelokan diatas danau yang indah tersebut satu persatau muali dari keloka 2 hingga kelokan terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudah berapa kelokan ya, wah masih 28 kurang 14 lagi wuih," kata Bu Narti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdullilah setelah melewati semua kelokan semuanya lega dan menarik nafas panjang hingga menuju puncak menuju ke Kota Wisata Bukit Tinggi yang terkenal dengan jam gadangnya.[ted]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-7684250653540982338?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/7684250653540982338/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=7684250653540982338&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7684250653540982338'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7684250653540982338'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2008/03/sport-jantung-kelok-44-trully-sumatra.html' title='Sport Jantung, Kelok 44 Trully Sumatra'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R_-FY4pFqHI/AAAAAAAAAFY/rZn2YOjnCLM/s72-c/edit1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-8502164199492098563</id><published>2008-03-27T21:09:00.001+07:00</published><updated>2008-04-04T21:12:05.069+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gaya Hidup'/><title type='text'>Ditawari Naik Taksi Plus Esek-esek Keliling Kota</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.beritajatim.com"&gt;www.beritajatim.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kamis, 27/03/2008 23:24 WIB&lt;br /&gt;Semalam di Padang&lt;br /&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padang -Kehidupan cafe, restauran dan sejumlah karaoke telah tutup lebih awal sekitar pukul 23.00 WIB bahkan sejumlah tempat juga telah diberi peringatan kawasan anti maksiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Semuanya harus menghentikan kegiatan dan jika melanggar sanksinya adat dan agama namun hingga kini Perda tersebut belum ampuh karena masih bisa dilanggar," ungkap wartawan lokal Padang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan beritajatim.com di lapangan sejumlah taksi terlihat berseliweran di depan tempat rombongan media visit PT Semen Gresik jalan Gereja Padang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tadi ditawari naik taksi dan ketika melongok ada wanita duduk di jok belakang," kata Ikhsan wartawan Surya yang ditawari naik taksi warna biru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sopir taksi menawarkan harga Rp 200 ribu keliling kota Padang dan berkencan didalam taksi dengan wanita yang dibawanya tersebut. "Ayo bang keliling," ajak wanita yang duduk di depan dengan manja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasinya wanita-wanita yang menjajakan diri tersebut bukan asli Padang namun dari luar kota dan mereka datang tidak mempunyai ketrampilan yang memadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu dengan menggunakan taksi-taksi tersebut mereka bisa menyamar dan mengelabui Perda Anti Maksiat karena taksi tidak masuk pantauan perda itu.[ted]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-8502164199492098563?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/8502164199492098563/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=8502164199492098563&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8502164199492098563'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8502164199492098563'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2008/03/ditawari-naik-taksi-plus-esek-esek.html' title='Ditawari Naik Taksi Plus Esek-esek Keliling Kota'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-8932551580527718008</id><published>2008-03-27T20:32:00.001+07:00</published><updated>2008-12-09T08:13:01.951+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi'/><title type='text'>Modal Dengkul, Kualitas Sepatu Italy</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R_N-PfeEzsI/AAAAAAAAAFQ/8FDAnl06lx8/s1600-h/dang1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R_N-PfeEzsI/AAAAAAAAAFQ/8FDAnl06lx8/s200/dang1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184626400644353730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kamis, 27/03/2008 20:00 WIB&lt;br /&gt;UKM Binaan PT Semen Padang&lt;br /&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padang - Yusmail (42) kini mampu membuat pabrik sepatu terbesar di Sumatra Barat sekelas Tanggulangin Sidoarjo setelah mendapat dana pinjaman dari PT Semen Padang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuka galery toko bernama Yusani di Desa Togoh Baru Kec Sintuk Barat Lubuk Alung Padang dari modal awal Rp 1,5 juta kini kegiatan produksi sepatu sudah mencapai sekitar 80 pasang perhari dengan kualitas yang tidak perlu diragukan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya memperkerjakan sekitar 41 orang pekerja dengan aset sekitar Rp 800 juta," kata Yusmail kepada wartawan media visit PT Semen Gresik, Kamis (27/03/2008)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yusmail mengaku ketika pertama kali bergelut sepatu ingin ada pabrik sepatu produk lokal dengan kualitas bagus berada di Sumatra Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tahun 2007 kami mengajukan kredit Rp 25 juta dan disetujui," imbunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cita-citanya kata Yusmail adalah mengembangkan pelebaran nama sepatunya bermerk Honesty bisa dikenal masyrakat luas dan tidak kalah bersaing dengan Italy maupun negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami membuat sepatu yang utama adalah kualitas, kalau memproduksi banyak tapi tidak awet berarti Indonesia akan selalu dicap kalah mutu," terang Yusmail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepatu berbagai model yang dipajang adalah merk terbaru dan ada juga yang dipesan oleh sejumlah warga sekitar dengan harga untuk wanita antara Rp 65 ribu hingga Rp 175.000 sementara untuk pria Rp 185.000 hingga Rp 350 ribu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya juga kirim khabar untuk teman-teman Tanggulangin Sidoarjo yang terkena musibah lumpur agar tambah," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasalnya Yusmail mengaku sebelum membuka gerai tokonya pernah bersekolah di Cibaduyut Bandung dan bertemu dengan pengrajin asal Sidoarjo.(ted)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-8932551580527718008?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/8932551580527718008/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=8932551580527718008&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8932551580527718008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8932551580527718008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2008/03/modal-dengkul-kualitas-sepatu-italy.html' title='Modal Dengkul, Kualitas Sepatu Italy'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R_N-PfeEzsI/AAAAAAAAAFQ/8FDAnl06lx8/s72-c/dang1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-1316876285894687976</id><published>2008-03-26T23:25:00.001+07:00</published><updated>2008-12-09T08:13:02.016+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi'/><title type='text'>Berusia 98 Tahun Pabrik I PT Semen Padang Dijadikan Museum</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R_N8hPeEzrI/AAAAAAAAAFI/nV5t3z381Bs/s1600-h/dang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R_N8hPeEzrI/AAAAAAAAAFI/nV5t3z381Bs/s200/dang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184624506563776178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.beritajatim.com/"&gt;www.beritajatim.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rabu, 26/03/2008 23:20 WIB&lt;br /&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padang - Pabrik Semen Padang I yang berada di kelurahan Indarung Kecamatan Lubuk Kilangan sekitar 15 Km dari kota Padang dengan ketinggian 200 meter dari permukaan laut akan dijadikan museum setelah ditutup sejak tahun 1999.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pabrik PT Semen Padang (Semen Gresik Group) I yang mulai berproduksi sejak tahun 18 Maret 1910 merupakan pabrik semen pertama di Indonesia yang didirikan pemerintah kolonial Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pabrik Indarung I atau cikal bakalnya pabrik Semen Padang telah berhenti produksi dan hanya memproduksi jenis-jenis tertentu," kata Drs. E. Irzal, Akt. MBA Direktur Utama PT Semen Padang kepada wartawan media visit PT Semen Gresik, Rabu (26/03/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskannya terakhir produksi pabrik mencapai sekitar 400 ribu ton per tahun semen dan diedarkan di seluruh wilayah Sumatera Barat hingga Palembang hingga Pakanbaru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"PT Semen Padang telah melakukan kerjasama dengan pabrik semen yang berada di Denmark membuat maket meseum sebagai cikal-bakal adanya revolusi industri," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskannya hingga kini PTï¿½Semen Padang dengan empat pabriknya yaitu Indarung II,III,IV dan V terus melakukan optimalisasi kebutuhan semen di wilayah Sumatra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tahun 2008 ini kami menargetkan produksi sekitar 6 juta ton setiap tahun," imbuh E Irzal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2007 lalu kata E Irzal produksi PT Semen Padang mencapai sekitar 5,2 juta ton dan akan ditingkatkan terus-menerus hingga mencapai 7 juta ton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat PT Semen Padang juga telah melakukan eksport ke beberapa negara seperi Srilanka, Timur Tengah, Bangladesh, Afrika hingga Uni Emirat Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ekspor ke mancanegara mencapai 1,5 ton melalui pelabuhan Teluk Bayur yang dimiliki PTï¿½Semen Padang," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut E Irzal dengan mempunyai pelabuhan PT Semen Padang mampu memenuhi kebutuhan semen di wilayah Sumatra maupun negara terdekat.[ted]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-1316876285894687976?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/1316876285894687976/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=1316876285894687976&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/1316876285894687976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/1316876285894687976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2008/03/berusia-98-tahun-pabrik-i-pt-semen.html' title='Berusia 98 Tahun Pabrik I PT Semen Padang Dijadikan Museum'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R_N8hPeEzrI/AAAAAAAAAFI/nV5t3z381Bs/s72-c/dang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-4977501536013485172</id><published>2008-03-18T20:56:00.001+07:00</published><updated>2008-03-18T22:58:31.834+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik dan Peristiwa'/><title type='text'>Mutasi Kapolres di Jawa Timur</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.beritajatim.com"&gt;www.beritajatim.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 18/03/2008 19:40 WIB&lt;br /&gt;Kapolres Sidoarjo, Tuban dan Pasuruan Dimutasi&lt;br /&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya - Gerbong Mutasi jajaran Polres di Wilayah Jawa Timur terus bergerak seiring dengan turunnya telegram rahasia Kapolri No Pol TR/77/III/2008 tentang mutasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam TR tersebut disebutkan Kapolres Sidoarjo AKBP Drs Adnas diangkat menjadi Waka Polwil Besuki menggantikan AKBP Drs Erwin Azhar Siregar yang diangkat menjadi Direktur Narkoba Polda Kalbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara jabatan baru Kapolres Sidoarjo akan dipegang oleh AKBP Drs Maruli CC Simanjuntak yang saat ini menjadi Kapolres KP3 Tanjung Perak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jabatan Kapolres Tanjung Perak akan ditempati oleh AKBP Gagas Nugraha SH yang sebelumnya menjabat sebagai penyidik Unit V Bareskrim Mabes Polri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres Tuban AKBP Bambang Priyambadha juga terkena mutasi dan dipindah di ke mabes Polri sebagai Kasubbag Binlat Bag Opslat Bareskrim Polri. Kapolres Tuban akan diisi Kapolresta Pasuruan AKBP Drs Jebul Jatmoko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Kapolresta Pasuruan akan diisi oleh AKBP Herry Sitompul yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Sumbawa Barat Polda NTB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya Kapolres Batu AKBP Juansih akan menduduki pos baru sebagai Wakapolwil Bojonegoro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi mutasi tersebut dibenarkan Kasubbag Bina Mitra Polwil Bojonegoro, Kompol Dodik Eko Wijayanto. Dodik mengatakan, rencananya serah terima jabatan (sertijab) akan dilakukan minggu depan. "Memang benar Pak Waka saat ini akan digantikan oleh Bu Juansih yang sebelumnya bertugas di Batu," kata Dodik, Selasa (18/03/2008). [ted]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-4977501536013485172?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/4977501536013485172/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=4977501536013485172&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4977501536013485172'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4977501536013485172'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2008/03/mutasi-kapolres-di-jawa-timur.html' title='Mutasi Kapolres di Jawa Timur'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-4019113048139697509</id><published>2008-03-06T14:41:00.000+07:00</published><updated>2008-03-06T21:42:35.907+07:00</updated><title type='text'>Cari Kastari Densus 88 Ubek-ubek Jawa Timur</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.beritajatim.com"&gt;www.beritajatim.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kamis, 06/03/2008 14:12 WIB&lt;br /&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya - Densus 88 Mabes Polri dan Polda Jatim kini tengah mencari gembong teroris Slamet Kastari yang baru saja melarikan diri dari penjara Singapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah anggota Densus kini tengah disebar di Jawa Timur karena sebelumnya Slamet Kastari yang asli Kediri itu kini diduga tengah berada di Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber beritajatim.com menyebutkan sejumlah tempat kini tengah diintai yaitu Malang, Kediri dan Surabaya. Bahkan file lama kasus pemalsuan identitas yang pernah ditangani Polda Jatim juga dipeloti tim Densus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasalnya Slamet Kastari pernah disidik Polda Jatim tahun 2004 lalu setelah ditangkap Polda Riau karena terlibat jaringan teroris Jamaah Islamiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami menerima kasusnya dari Polda Riau karena pemalsuan identitas," ungkap sumber di Polda Jatim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu Slamet Kastari divonis 1,2 bulan oleh PN Surabaya kemudian menjalani tahanan di Rutan Pasuruan selama sembilan bulan karena mendapat remisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah keluar penjara beberapa tahun kemudian Slamet Kastari ditangkap di Singapura karena melakukan perencanaan pengeboman bandara Singapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanit Jatanras Polda Jatim AKP Wahyu Wim Harjanta membenarkan sebelumnya pernah memeriksa Slamet Kastari terkait pemalsuan identitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dulu pernah kami periksa tapi tidak terkait dengan teroris," kata Wahyu.[ted]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-4019113048139697509?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/4019113048139697509/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=4019113048139697509&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4019113048139697509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4019113048139697509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2008/03/cari-kastari-densus-88-ubek-ubek-jawa.html' title='Cari Kastari Densus 88 Ubek-ubek Jawa Timur'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-6930291785571016627</id><published>2008-03-01T15:48:00.001+07:00</published><updated>2008-03-06T21:49:31.961+07:00</updated><title type='text'>Polisi Merampok</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.beritajatim.com"&gt;www.beritajatim.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sabtu, 01/03/2008 15:40 WIB&lt;br /&gt;Uang Merampok Untuk Bayar SPP Anaknya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontributor: Bruriy Susanto&lt;br /&gt;Editor: Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya - Selama ini track record Aiptu Kasno anggota Polres Surabaya Selatan ini sangat buruk karena sering mencuri uang dan senpi milik anggota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasat Reskrim Polres Surabaya Selatan AKP Agung Marlianto menjelaskan polisi tengah menyelidiki secara serius anggotanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika bersalah kami tindak dengan tegas," kata AKP Agung Marlianto kepada beritajatim.com, Sabtu (01/02/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditegaskan tersangka saat ini sedang menjalani pemeriksaan secara intensif di Mapolres Surabaya Selatan. "Dia mengaku uangnya akan digunakan untuk membayar SPP," kata Agung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agung tetap menyalahkan jika anggotanya merampok meski gaji anggota polisi sangat minim, oleh karena itu hukumannya sangat berat menantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diberitakan sebelumnya Aiptu Kasno melakukan perampokan terhadap Ny Suci Rahayu di sekitar jalan Simpang Darmo Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksi perampasan dilakukan setelah Ny Suci turun dari mobil Avanza Nopol L 1681 JC sekitar pukul 11.00 WIB tiba-tiba Aiptu Kasno melakukan perampasan tas berisi uang Rp 200 ribu.[ted]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-6930291785571016627?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/6930291785571016627/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=6930291785571016627&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/6930291785571016627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/6930291785571016627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2008/03/polisi-merampok.html' title='Polisi Merampok'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-4561863497774863808</id><published>2008-03-01T14:30:00.000+07:00</published><updated>2008-03-06T21:46:09.808+07:00</updated><title type='text'>Kepergok Merampok, Polisi Dihajar Massa</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.beritajatim.com"&gt;www.beritajatim.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sabtu, 01/03/2008 14:30 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontributor: Bruriy Susanto&lt;br /&gt;Editor: Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya - Aiptu Kasno anggota non aktif Polres Surabaya Selatan dimassa warga jalan Simpang Darmo Permai Selatan siang tadi setelah melakukan perampokan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi di lapangan menyebutkan sekitar pukul 11.00 WIB Ny Suci Rahayu (50) yang juga mantan istri purnawirawan polisi hendak pulang dengan mengendarai mobil ke rumahnya di jalan Simpang Darmo Permai Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba saat naik mobil tersebut ada sepeda motor yang dikendarai Aiptu Kasno langsung merampas tas milik Ny Sri Rahayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung saja korban berteriak minta tolong hingga membuat sejumlah warga langsung keluar dan menghajarnya Aiptu Kasno hingga babak belur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami hajar beramai-ramai karena ada ibu-ibu yang berteriak minta tolong tasnya dirampas," kata Yogi warga sekitar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untung saja ada anggota polisi yang datang dan menyerahkan kejadian tersebut ke Polsek Tandes. Karena lokasinya berada di Polres Surabaya Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polres Surabaya Selatan menamankan barang bukti berupa Honda Supra L 2590 TB dan tas coklat berisi uang Rp 200 ribu.[ted]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-4561863497774863808?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/4561863497774863808/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=4561863497774863808&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4561863497774863808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4561863497774863808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2008/03/kepergok-merampok-polisi-dihajar-massa.html' title='Kepergok Merampok, Polisi Dihajar Massa'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-8043055741512083863</id><published>2008-02-17T10:25:00.003+07:00</published><updated>2008-12-09T08:13:02.306+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Suap DPRD Surabaya Rp 250 Juta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R7e1is15K2I/AAAAAAAAAFA/y09g36IDEeA/s1600-h/kewan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R7e1is15K2I/AAAAAAAAAFA/y09g36IDEeA/s200/kewan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5167798705188318050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.beritajatim.com/"&gt;www.beritajatim.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Minggu, 17/02/2008 10:15 WIB&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);font-size:130%;" &gt;Pakar Hukum Philip M Hadjon Saksi Meringankan Pemkot&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya- Pemkot Surabaya mendatangkan saksi ahli meringankan (ade charge) terkait dengan kasus gratifikasi penerimaan suap anggota DPRD Surabaya senilai Rp 470 juta dan Rp 250 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saksi ahli yang rencananya akan didatangkan oleh Pemkot Surabaya tersebut adalah Pakar Hukum Tata Negara Universitas Airlangga Philip M Hadjon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plh Kasat Pidkor Polda Jatim Kompol Hadi Utomo menjelaskan Pemkot Surabaya telah mengirimkan surat akan mendatangkan saksi ahli. "Kami telah menerima surat saksi ahli dari pemkot rencanannya adalah Philip M Hadjon," kata Hadi Utomo, Minggu (17/02/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskannya Polda Jatim akan melakukan pemerikasaan asaksi ahli meringankan tersebut sekitar seminggu lagi setelah saksi ahli dari Polda Jatim telah diperiksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saksi ahli yang didatangkan Polda yaitu Prof Dr Muksan S Muksan,seorang ahli hukum administrasi negara asal Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk menelisik penerimaan japung bagi anggota DPRD Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait dengan tersangka Hadi Utomo menambahkan setelah semua saksi ahli diperiksa nantinya akan ditetapkan sejumlah tersangka. Siapakah saja tersangka itu? "Tunggu tanggal mainnya," pungkas Hadi Utomo. [ted]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-8043055741512083863?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/8043055741512083863/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=8043055741512083863&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8043055741512083863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8043055741512083863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2008/02/suap-dprd-surabaya-rp-250-juta.html' title='Suap DPRD Surabaya Rp 250 Juta'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R7e1is15K2I/AAAAAAAAAFA/y09g36IDEeA/s72-c/kewan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-8759851780695124508</id><published>2008-02-13T20:25:00.001+07:00</published><updated>2008-02-16T16:50:00.756+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik dan Peristiwa'/><title type='text'>Noordin M Top Dikabarkan Tertangkap</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.beritajatim.com/"&gt;www.beritajatim.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rabu, 13/02/2008 20:38 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puluhan Wartawan Serbu Densus 88 Polda Jatim&lt;br /&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya - Informasi tertangkapnya gembong teroris Noordin M Top&lt;br /&gt;membuat sejumlah wartawan media cetak dan elektronik di Surabaya saat&lt;br /&gt;ini nyanggong di gedung Densus 88 Anti Teror Polda Jatim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puluhan wartawan menyanggong gedung tersebut sejak pukul 08.30 WIB&lt;br /&gt;meminta kepastian apakah pentolan teroris Noordin M Top benar-benar&lt;br /&gt;ditangkap di Kota Bondowoso.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami mendapat khabar dari Jakarta Polda menangkap Noordin di&lt;br /&gt;Bondowoso," kata Hari Tambahyong reporter TPI sambil menunggu&lt;br /&gt;konfirmasi penangkapan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal senada juga dialami oleh Jon Wisnu Reporter Radio Suara Mitra&lt;br /&gt;Polda Jatim yang dikontak sejumlah reporter di Surabaya terkait dengan&lt;br /&gt;penangkapan salah seorang gembong teroris yang paling dicari di Asia&lt;br /&gt;Tenggara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sejumlah reporter banyak yang bertanya dan datang menanyakan&lt;br /&gt;kepastian tapi hingga kini belum ada," kata Jon Wisnu yang juga&lt;br /&gt;Koordinator Pokja Polda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu berhembus khabar malam ini salah seorang sopir Norrdin M&lt;br /&gt;Top akan dibawa ke Polda Jatim untuk diminta keterangan membuat&lt;br /&gt;puluhan wartawan tetap nyanggong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpisah Kadensus 88 Polda Jatim Kombes Pol Oerip Soebagyo membantah&lt;br /&gt;telah menangkap salah seorang gembong teroris Noordin M Top. "Belum&lt;br /&gt;belum ada...kata siapa suah tertangkap," kata Oerip Soebagyo balik&lt;br /&gt;bertanya saat dikonfirmasi, Rabu (13/02/2008) .&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-8759851780695124508?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/8759851780695124508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=8759851780695124508&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8759851780695124508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8759851780695124508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2013/02/noordin-m-top-dikabarkan-tertangkap.html' title='Noordin M Top Dikabarkan Tertangkap'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-1117198688749169479</id><published>2008-02-13T16:44:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T08:13:02.526+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Kasus Suap Japung DPRD Surabaya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R7U1p815K1I/AAAAAAAAAE4/SFJbeh-lYPQ/s1600-h/jalil.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R7U1p815K1I/AAAAAAAAAE4/SFJbeh-lYPQ/s200/jalil.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5167095142300592978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.beritajatim.com/"&gt;www.beritajatim.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rabu, 13/02/2008 16:20 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;Bawa Segepok Dokumen, Jalil Dukung Penyidikan Suap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya - Sebelum mendatangkan saksi ahli dari Universitas Gajah Mada (UGM), Satuan Pidana Korupsi Polda Jatim mendapatkan masukan dari sejumlah tokoh masyarakat dan LSM terkait dengan penyidikan kasus suap jasa pungut Rp 250 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh Masyarakat dan pemerhati hukum Jalil Latuconsina sekitar pukul 13.00 WIB menghadap Kanit II Tipikor Polda Jatim dan membawa segepok dokumen terkait dengan UU, Perda dan Perwali boleh tidaknya anggota dewan menerima jasa pungut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya datang ke Tipikor untuk mencari kesamaan dalam perbedaan," kata Jalil kepada wartawan sebelum bertemu Kanit II Kompol Bambang Supriyanto, Rabu (13/02/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditegaskannyan sejumlah dokumen yang dibawa antara lain UU RI No 34 tahun 2000 tentang pajak daerah dan retribusi yang berisi penerimaan PAD dari pjak parkir, pejak penerangan jalan umum, Pakak Reklame, Hotel dan Restoran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dari undang-undang ini turun menjadi PP No 65 tahun 2001 tantang pajak daerah," kata Jalil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya dalam pasal 75 pemerintah daerah dan kota kabupaten diberi kewenangan mengutip jasa pungut dengan pungutan setinggi-tingginya 5 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peraturan pemerintah tersebut juga telah diatur dalam Permendagri atas persetujuan menteri keuangan hingga keluar Perda No 9 tahun 2006. "Dari Perda ini dicantumkan biaya pungutan pajak daerah namun tidak mencantumkan nama Dewan," imbuh Jalil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasalnya penerima pungutan pajak adalah aparat pelaksana seperti Walikota, Sekkota, Asisten dan Kepala Dinas sebesar 5 persn dari biaya pungutan penerimaan pajak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perda ini juga diatur dalam Perwali No 20 tahun 2003 disebutkan bahawa DPRD tidak termasuk," tegas Jalil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalil mendukung sepenuhnya Polda Jatim mengungkap gratifikasi dana pungutan japung sebesar Rp 250 juta untuk tahun 20007 dan dana Rp 470 juta pada tahun 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Polda harus segera menetapkan tersangka agar kasusnya segera gambalang, karena anggota dewan telah menerima gaji bulanan dari rakyat saja mencapai Rp 20 juta. Kok Malah minta japung lagi," sindir Jalil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanit II Pidkor Polda Kompol Bambang Supriyanto menjelaskan siapa saja berhak memberikan masukan dan hal itu untuk menambah bukti penyidikan kasus japung.[ted]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-1117198688749169479?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/1117198688749169479/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=1117198688749169479&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/1117198688749169479'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/1117198688749169479'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2008/02/kasus-suap-japung-dprd-surabaya.html' title='Kasus Suap Japung DPRD Surabaya'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R7U1p815K1I/AAAAAAAAAE4/SFJbeh-lYPQ/s72-c/jalil.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-288043184501364156</id><published>2008-02-05T15:23:00.000+07:00</published><updated>2008-02-05T15:25:53.899+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Publik Service'/><title type='text'>15 Drive Thru Kayak Mc Donald Ditambah Polda Jatim</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.beritajatim.com"&gt;www.beritajatim.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 05/02/2008 12:11 WIB&lt;br /&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya- Polda Jatim menambah 15 Drive Thru pelayanan pajak STNK di Jatim sebagai bagian dari operasi Citra Pelayanan Polantas Semeru 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur Lalu Lintas Polda Jatim Kombes Condro Kirono menjelaskan penambahan jumlah pelayanan STNK tersebut dilakukan untuk peningkatan pelayan publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pelayanan publik tidak harus berbelit-belit di setiap satuan pelaksana tugas (satpas) di setiap samsat nanti," kata Condro Kirono, Selasa (05/02/2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Surabaya nanti akan ditambah sekitar tiga lokasi yaitu Pakuwon, JMP dan jalan A Yani Surabaya, sementara 12 lainnya di luar Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika memperpanjang STNK nantinya tidak turun dari mobil atau motor, tinggal menunjukkan STNK asli dan KTP asli kayak di Mc Donald," kata Condro Kirono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah semua persyaratan lengkap petugas akan memberikan struk pembayaran dan biaya dan kemudian di Paraf setelah itu selesai dengan waktu tak kurang 15 menit.[ted]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-288043184501364156?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/288043184501364156/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=288043184501364156&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/288043184501364156'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/288043184501364156'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2008/02/15-drive-thru-kayak-mc-donald-ditambah.html' title='15 Drive Thru Kayak Mc Donald Ditambah Polda Jatim'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-4557489301474212438</id><published>2008-01-30T15:47:00.000+07:00</published><updated>2008-01-31T23:49:47.092+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik dan Peristiwa'/><title type='text'>Polda Anggap Penembakan Sampang Hanya Kasuistis</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.beritajatim.com"&gt;www.beritajatim.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rabu, 30/01/2008 15:45 WIB&lt;br /&gt;Polisi Ditembak  Istrinya Sampai Mati&lt;br /&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya - Penggunaan senjata api yang membuat Brigadir Harmoko dan istrinya Yunita Kusumayanti tewas bukan merupakan kesalahan prosedur atau kesalahan sistem namun sebagai kasus biasa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Pudji Astuti menjelaskan saat ini Polres Sampang telah melakukan penanganan secara maksimal dengan melakukan olah TKP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jangan digeneralisir bahwa hal tersebut adalah kesalahan anggota namun hanya kasuistis saja yang dimulai dari peristiwa cek cok suami istri," kata Pudji Astuti, Rabu (30/01/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi selama ini Brigadir Harmoko telah lulus ujian tes psikologis sehingga berhak menggunakan senjata api yang dimilikinya tersebut namun karena dimulai cek-cek terjadilah peristiwa penembakan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat ini motifnya sedang didalami," kata Pudji Astuti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu dari laporan Polda Jatim diduga Brigadir Harmoko lebih dulu tewas setelah istrinya merebut pistol milik suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu terungkap dari olah TKP di lapangan Brigadir Harmoko tewas dengan luka di bagian pelipis kiri dan tembus kepla bagian kanan.Padahal Brigadir Harmoko bukan Kidal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan istrinya Yunita Kusumayanti mengalami luka di bagian pelipis kanan dan tembus kepala bagian atas bagian kiri, selain itu posisi terakhir pistol berada di tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polisi juga mengamankan barang bukti di TKP yaitu senjata revolver standar polri dan empat peluru yang masih sisa di dalam senjata tersebut, selain itu ada dua proyektil yang ditemukan.[ted]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-4557489301474212438?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/4557489301474212438/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=4557489301474212438&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4557489301474212438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4557489301474212438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2008/01/polda-anggap-penembakan-sampang-hanya.html' title='Polda Anggap Penembakan Sampang Hanya Kasuistis'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-7094932054508635427</id><published>2008-01-18T22:24:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T08:13:02.681+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik dan Peristiwa'/><title type='text'>Dor...Perampok Pecatan TNI Ditembak Mati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R5S6HKVAQAI/AAAAAAAAAD8/hLSBroznNmY/s1600-h/mati.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 295px; height: 127px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R5S6HKVAQAI/AAAAAAAAAD8/hLSBroznNmY/s200/mati.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5157952105440362498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;Jumat, 18/01/2008 19:12 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya&lt;/b&gt; - Genderang perang terhadap pelaku perampokan langsung ditabuh Polisi. Usai Kapolda Jatim memberikan statement tembak di tempat. Polwiltabes langsung bergerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria bertato itu bernama Kopral alias Hariyanto pecatan TNI pelaku perampokan yang sering melakukan aksinya di Surabaya selama 11 kali langsung roboh diterjang peluru petugas Idik I Polwiltabes Surabaya di jalan Raya Tarik Sidoarjo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini jenazah Kopral sedang dilotopsi di kamar jenazah RSUD Dr Soetomo Surabaya, sementara dua pelaku lainnya saat ini sedang dikeler polisi menunjukkan tempat persebunyian teman-teman lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolwiltabes Surabaya Kombes Pol Anang Iskandar menjelaskan pelaku yang bernama Kopral ditembak mati karena berusaha menabrak polisi saat ditangkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pengejaran sudah lama kami lakukan, komplotan ini sudah dintai sejak lama karena melakukan aksinya di 11 tempat," kata Anang Iskandar ditemui saat melihat kondisi jenazah di RSUD Dr Soetomo Surabaya, Jumat (18/01/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara dua orang tersangka lainnya belum bisa disebut karena masih menjari jaringan lainnya yang saat ini terus dikejar.  Menurut saksi berinisial MA pelaku yang ditembak mati pernah dilihat saat melakukan aksinya di Alfamart Wiyung.  &lt;b&gt;[ted]&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reporter : Jajeli Rois&lt;br /&gt;Editor : Teddy Ardianto&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-7094932054508635427?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/7094932054508635427/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=7094932054508635427&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7094932054508635427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7094932054508635427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2008/01/dorperampok-pecatan-tni-ditembak-mati.html' title='Dor...Perampok Pecatan TNI Ditembak Mati'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R5S6HKVAQAI/AAAAAAAAAD8/hLSBroznNmY/s72-c/mati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-582521079614051887</id><published>2008-01-18T13:57:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T08:13:02.820+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik dan Peristiwa'/><title type='text'>Tensi Perampokan Naik, Kapolda Perintah Tembak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R5S43aVAP_I/AAAAAAAAAD0/zmu23ZbmTd8/s1600-h/kapolda1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 136px; height: 193px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R5S43aVAP_I/AAAAAAAAAD0/zmu23ZbmTd8/s200/kapolda1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5157950735345795058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;Jumat, 18/01/2008 13:57 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reporter: Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Surabaya&lt;/b&gt; - Maraknya aksi perampokan yang terjadi di Surabaya membuat Kapolda Jatim Irjen Pol Herman Suryadi Sumawiredja menjadi geram dan meminta aparatnya sigap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam seminggu ini sejumlah aksi perampokan di Surabaya sudah beberapa kali terjadi termasuk terakhir di Sidosermo Airdas pelaku gagal membawa kabur Rp 80 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan korban percobaan perampokan Toni Haryono Candrawinata (54) warga Darmo Permai Selatan, Tandes, Surabaya saat ini masih terbaring di ruang ICU RS Dr Soetomo Surabaya akibat sayatan golok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau sudah meresahkan kami perintahkan untuk tembak di tempat," kata Irjen Pol Herman Suryadi Sumawiredja usai Shalat Jum'at di masjid Polda Jatim, Jumat (18/01/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditegaskan tim buru sergap dari Polda Jatim saat ini juga tengah dikerahkan untuk memmburu sejumlah pelaku perampokan yang mulai meningkat akhir-akhir ini.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[ted]&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-582521079614051887?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/582521079614051887/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=582521079614051887&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/582521079614051887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/582521079614051887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2008/01/tensi-perampokan-naik-kapolda-perintah.html' title='Tensi Perampokan Naik, Kapolda Perintah Tembak'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R5S43aVAP_I/AAAAAAAAAD0/zmu23ZbmTd8/s72-c/kapolda1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-428259293669104562</id><published>2008-01-15T09:37:00.000+07:00</published><updated>2008-01-16T00:20:08.395+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi'/><title type='text'>Ekonomi Amerika Melemah, Asia Kena Dampak</title><content type='html'>www.beritajatim.com&lt;br /&gt;Selasa, 15/01/2008 09:38 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekomendasi Jatim Investmen Management (JIM)&lt;br /&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya - Market global perdagangan rata-rata masih mengalami penurunan dengan dimotori oleh aksi jual investor pada saham-saham pembiayaan, terkait oleh kekhawatiran meningkatnya kasus gagal bayar akibat pelemahan roda ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sentimen negatif dari perkembangan perekonomian Amerika juga memunculkan kekhawatiran bahwa pelemahan ekonomi Amerika akan memberi dampak negatif terutama pada eksporter dari regional Asia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga market regional Asia rata-rata ditutup melemah pada perdagangan kemarin. Harga beberapa komoditas di global market: CPO mixed sejak (9/1) 1.040, Timah penutupan (11/1/2008) 16.158, Nikel penutupan (11/1/2008) 28.380, Emas turun 909,240. Rupiah rebound ke level 9.425.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minyak mentah pada perdagangan lanjutan melalui fasilitas elektronik Nymex (New Mercantile Exchange), Globex, Senin (14/1/2008), pukul 16:00 WIB, minyak mentah jenis WTI (West Texas Intermediate) untuk penyerahan Februari 2008 tercatat US$93,20 per barel, naik US$0,51 dari harga penutupan sehari sebelumnya. Pada perdagangan Jum™at (11/1), WTI Februari 2008 ditutup US$92,69 per barel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stock Exchange Focus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JCI ditutup tergelincir 19,891 poin atau 0,70% dengan volume 4,6M lembar saham senilai IDR7,7T, dengan 55 saham naik, 150 saham turun dan 55 saham unchanged.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengalami rally-rally penguatan pada perdagangan pekan kemarin, pada awal pekan ini IHSG ditutup melemah. Hal ini dipicu oleh aksi profit taking investor untuk merealisasikan keuntungan yang sudah didapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksi jual tersebut pada perdagangan kemarin juga dipengaruhi oleh melemahnya market Asia akibat sentimen negatif dari market global. Sektor infrastruktur menjadi lagging sector setelah investor banyak melakukan penjualan pada sahamsaham dari sektor tersebut, diikuti oleh sektor finasial dan consumer good.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sentimen dari luar negeri masih mewarnai pergerakan IHSG pada hari ini. Pelemahan ekonomi Amerika akan diikuti pula oleh pelemahan pada market global dan regional Asia. Profit taking masih dimungkinkan akan terjadi dengan tekanan yang terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari grafik teknikal, IHSG masih menguji kekuatan level 2.800an. Dalam jangka menengah, IHSG masih berpeluang menguat dan membentuk range perdagangan baru. Pergerakan IHSG dimungkinkan akan berada pada kisaran 2.798-2.842 (support dan resist). Rekomendasi secara keseluruhan adalah Wait &amp;amp; See Buy (selected Buy pada saham-saham yang mempunyai fundamental solid).[ted]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-428259293669104562?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/428259293669104562/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=428259293669104562&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/428259293669104562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/428259293669104562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2008/01/ekonomi-amerika-melemah-asia-kena.html' title='Ekonomi Amerika Melemah, Asia Kena Dampak'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-1813358167173366287</id><published>2008-01-07T19:01:00.000+07:00</published><updated>2008-01-10T01:20:44.816+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik dan Peristiwa'/><title type='text'>Suap DPRD Surabaya  Rp 250 Juta</title><content type='html'>www.beritajatim.com&lt;br /&gt;Senin, 07/01/2008 19:01 WIB&lt;br /&gt;Polda Jatim Periksa Sekkota Surabaya&lt;br /&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya - Diam-diam Satuan Pidana Korupsi Polda Jatim sedang melakukan pemeriksaan dan penyelidikan dugaan suap Rp 250 juta Pemkot Surabaya kepada anggota DPRD Surabaya untuk meloloskan APBD tahun 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur Reserse Kriminal Polda Jatim Kombes Pol Rusli Nasution membenarkan sedang melakukan penyelidikan terkait laporan informasi suap APBD Kota kepada anggota DPRD Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat ini masih mengumpulkan bahan keterangan (pulbaket) sejumlah saksi dan belum masuk ke tahap penyidikan," tandas Rusli Nasution, Senin (7/01/2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan Polda masih mengumpulkan sejumlah keterangan termasuk memanggil Sekretaris Kota Surabaya Sukamto Hadi beberapa waktu lalu. "Jumat lalu (4/01/2008) kami telah memanggilnya namun masih sebatas sebagai saksi," kata Rusli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskannya saat itu pemeriksaan dimulai pukul 09.00 WIB-11.30 WIB dengan dicecar pertanyaan terkait kucuran dana suap kepada anggota DPRD Surabaya senilai Rp 250 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Sumber beritajatim.com sejumlah anggota dewan rencananya juga akan dipanggil sayangnya masih menunggu surat ijin dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.[ted]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-1813358167173366287?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/1813358167173366287/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=1813358167173366287&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/1813358167173366287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/1813358167173366287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2008/01/suap-dprd-surabaya-rp-250-juta.html' title='Suap DPRD Surabaya  Rp 250 Juta'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-318541505687677525</id><published>2008-01-03T01:02:00.000+07:00</published><updated>2008-01-04T01:04:43.530+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Jaksa Tanjung Perak Gerayangi Istri Terpidana</title><content type='html'>www.beritajatim.com&lt;br /&gt;Kamis, 03/01/2008 16:04 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami Dipenjara di Medaeng&lt;br /&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya - Benar-benar bejat kelakukan oknum jaksa Tanjung Perak Surabaya ini. Di saat suami dipenjara karena kasus KDRT, malah curi-curi kesempatan hendak memperkosa dan melakukan pelecehan seksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Melati (nama samaran) warga Krembangan Masigit Surabaya ini menjelaskan peristiwa bermula ketika oknum jaksa bernama AN menjadi JPU kasus suaminya M Suriansyah pada bulan Juni 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebelumnya oknum jaksa ini meminta uang Rp 5 juta untuk melakukan penangguhan penahanan," kata Melati kepada wartawan di Kejati Jatim, Kamis (03/01/2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melati kemudian menolak dengan halus melakukan penangguhan penahanan dan tetap memperkarakan kasusnya tersebut. "Oknum jaksa juga menghubungi saya terus untuk meninggalkan suami," kata Melati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puncaknya tanggal 9 Agustus 2007 lalu jam 5 sore oknum jaksa tersebut datang ke tempat pekerjaannya di JMP dan mengajak untuk kawin kontrak selama suami saya dipenjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya diminta menemani selama empat hari mulai Senin-Kamis di kos-kosannya kawasan kertajaya, sedangkan Jumat hingga Minggu kembali ke istrrinya di Malang, kemudian saya tolak" kata Melati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah ketika ditolak itulah oknum JPU tersebut langsung mencium dan menarik saya serta melakukan perbuatan tak senonoh menujuukan barangnya. "Saya sempat marah, emangnya saya perempuan apaan," kata Melati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Melati melaporkan kasusnya kepada Asisten Pengawasan Kejati Jatim, Kapolda Jatim, Kajari Tanjung Perak serta Komnas HAM atas perlakukan oknum JPU tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asisten Pengawasan Kejati Jatim Leo RT Panjaitan SH menjelaskan kasusnya sedang diselidiki jika terbukti bersalah tentunya akan dikenakan sangsi disiplin PNS. "Laporan sudah masuk sedang kami dalami," kata Leo kepada wartawan, Kamis (03/12/2007). [ted]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-318541505687677525?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/318541505687677525/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=318541505687677525&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/318541505687677525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/318541505687677525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2008/01/jaksa-tanjung-perak-gerayangi-istri.html' title='Jaksa Tanjung Perak Gerayangi Istri Terpidana'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-4042612090187652650</id><published>2008-01-01T02:32:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T08:13:02.993+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik dan Peristiwa'/><title type='text'>Alamak...Ratusan ABG Antri Chek In di Hotel</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R5TKPqVAQBI/AAAAAAAAAEE/lmFvYadkyXQ/s1600-h/year.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 133px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R5TKPqVAQBI/AAAAAAAAAEE/lmFvYadkyXQ/s200/year.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5157969843655294994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.beritajatim.com/"&gt;www.beritajatim.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 01/01/2008 01:35 WIB&lt;br /&gt;Tahun Baru 2008&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;Reporter : Teddy -Arif   &lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya &lt;/b&gt;- Seperti tahun-tahun sebelumnya setelah puas berkeliling kota merayakan tahun baru ratusan ABG berlainan jenis terlihat memadati Hotel &lt;i&gt;short time &lt;/i&gt;di sejumlah tempat yang biasa digunakan untuk tempat esek-esek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka tanpa sungkan terlihat berboncengan dan berpelukan menunggu pasangan lain yang telah membuang hajat di dua Hotel melati delapan jaman di Hotel Puspa Sari dan Hotel Legian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ada juga yang tidak betah menunggu pasangan untuk chek in sejumlah pasangan ABG langsung pindah dan menuju ke pantai Ria yang saat ini juga penuh dengan pasangan muda-mudi yang dimabuk asmara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan beritajatim.com di lokasi suasana masih ramai karena sejumlah ABG berkelompok dan membawa pasangannya masing-masing menghabiskan malam pergantian tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami ingin menikmati pergantian tahun dengan pasangan. Hari ini orangtua memberi kebebasan," ungkap Mawar saat ditanya kedatangan bersama pasangannya itu, Selasa (01/01/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya di dua tempat itu, puluhan pasangan juga langsung masuk hotel di tempat lainnya seperti Bintang, Malibu dan Pondok Hijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara suasana kota Surabaya terutama di depan Grahadi sudah berangsur-angsur sepi setelah sebelumnya ramai dan padat oleh arus kendaraan yang merayakan tahun baru.&lt;b&gt;[ted]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks Foto &lt;/b&gt; - Ratusan ABG merayakan tahun baru di Pusat Kota Surabaya perempatan air mancur Jalan Yos Sudarso- Panglima Sudirman- Gubernur Suryo- Jalan Pemuda, Selasa (01/01/2008)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-4042612090187652650?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/4042612090187652650/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=4042612090187652650&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4042612090187652650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4042612090187652650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2008/01/alamakratusan-abg-antri-chek-in-di.html' title='Alamak...Ratusan ABG Antri Chek In di Hotel'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R5TKPqVAQBI/AAAAAAAAAEE/lmFvYadkyXQ/s72-c/year.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-7301940758061227992</id><published>2007-12-31T23:38:00.001+07:00</published><updated>2008-12-09T08:13:03.158+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik dan Peristiwa'/><title type='text'>Setelah Diberitakan Heli TNI-AL Datang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R3kcT6VAP-I/AAAAAAAAADo/RVJNwimokUs/s1600-h/blam3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R3kcT6VAP-I/AAAAAAAAADo/RVJNwimokUs/s200/blam3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150178777275318242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;Senin, 31/12/2007 11:47 WIB&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;"Kami Tak Butuh Mie Pak....Perahu Pak Cepat...."!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bojonegoro - Setelah diberitakan terisolasi Heli TNI-AL datang namun bukan malah mengevakuasi warga hanya melemparkan satu kardus mie kepada warga yang mulai penat untuk mengungsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pak tadi sudah ada heli TNI datang tapi hanya melempar satu kardus mie....kami hanya butuh perahu mengakut warga. Makanan belakangan Pak ....Ini ada anak-anak juga," kata Yusuf warga kauman yang masih bertahan di atas genting .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskannya jika tidak segera dievakusi maka tidak tahu apakah kondisi warga akan selamat karena disekeliling Desa sudah menjadi lautan apalagi jaraknya sekitar 20 Km dari lokasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tolong Pak....Cepat Pak ini ada anak-anak," keluh Yusuh saat dihubungi beritajatim.com, Senin (31/12/2007).[ted]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-7301940758061227992?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/7301940758061227992/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=7301940758061227992&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7301940758061227992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7301940758061227992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/12/setelah-diberitakan-heli-tni-al-datang_31.html' title='Setelah Diberitakan Heli TNI-AL Datang'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R3kcT6VAP-I/AAAAAAAAADo/RVJNwimokUs/s72-c/blam3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-4803191499010464829</id><published>2007-12-31T23:35:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T08:13:03.397+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik dan Peristiwa'/><title type='text'>Ratusan Warga Bojonegoro Masih di Genting</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R3katKVAP9I/AAAAAAAAADg/G3mmCE7uBmw/s1600-h/jir8.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R3katKVAP9I/AAAAAAAAADg/G3mmCE7uBmw/s200/jir8.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150177012043759570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Senin, 31/12/2007 10:56 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya Butuh Perahu Pak .....Air Meninggi !"&lt;br /&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bojonegoro - "Pak Saya butuh bantuan perahu Pak, air mulai meninggi," ujar Yusuf warga Desa Kauman Kecamatan Baureno Bojonegoro sambil sesenggukan menangis ketika dihubungi beritajatim.com melalui ponsel, Senin (31/12/2007)Pukul 09.30 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yusuf dan sejumlah warga lainnya kini terjebak banjir karena rumahnya sudah mulai terendam air hingga atap rumah, sejumlah warga kini juga mulai was-was karena ombak air semakin besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pokoknya kami butuh bantuan perahu tadi ada warga yang menaiki rumah kemudian rubuh," kata Yusuf sambil mengontak sejumlah keluarganya di Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Yusuf jarak menuju ke tempat yang lebih tinggi atau jalan raya paling dekat adalah 10 Km sedangkan terjauh 20 Km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Warga kebanyakan tidak bisa berenang sejauh itu," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan sejumlah warga kini ada yang belum makan selama dua hari karena masih terjebak dengan air yang semakin meninggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini belum ada tim evakuasi yang datang, sejumlah relawan masih konsentrasi di tempat lain yang juga sedang dilakukan evakuasi oleh Tim Sar dan Basarnas Pemprop Jatim.[ted]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-4803191499010464829?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/4803191499010464829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=4803191499010464829&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4803191499010464829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4803191499010464829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/12/ratusan-warga-bojonegoro-masih-di.html' title='Ratusan Warga Bojonegoro Masih di Genting'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R3katKVAP9I/AAAAAAAAADg/G3mmCE7uBmw/s72-c/jir8.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-8814011453998858329</id><published>2007-12-29T18:09:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T08:13:03.614+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik dan Peristiwa'/><title type='text'>Ribuan Warga Ngawi Terisolir</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R3Yum6VAP8I/AAAAAAAAADY/yLJN6RkZF7Q/s1600-h/ngaw.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R3Yum6VAP8I/AAAAAAAAADY/yLJN6RkZF7Q/s320/ngaw.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5149354469972000706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;Sabtu, 29/12/2007 01:09 WIB&lt;br /&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngawi - Kota Ngawi benar-benar terisolir setelah air Bengawan Solo dan Bengawan Madiun mengepung kota hingga membuat sejumlah akses jalan dipenuhi pengungsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan warga Watualang telah memenuhi jalan Ngawi-Solo yang terkena luapan air Bengawan Solo,sementara terminal Ngawi juga telah ditutup setelah terkena luapan air dari Kecamtan Klitik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terminal Beran Ngawi sudah tenggelam bahkan perumahan juga terkena imbasnya," kata Bambang Setyo warga perumahan Beran Ngawi saat dihubungi beritajatim.com, Sabtu (29/12/2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara air yang menggenangi RSUD Ngawi hingga kini masih tinggi serta sejumlah rumah di Jl PB Sudirman air belum surut hingga warga banyak yang mengungsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kecamatan Geneng Ngawi sejumlah warga masih bertahan di genting rumah karena hingga saat ini belum dievakuasi. bahkan tim evakuasi malah memungut tarif sekali angkut hingga Rp 2 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini Pemerintah belum mengirimkan sejumlah bantuan bagi pengungsi yang memenuhi jalan di Watualang Ngawi maupun di Kecamatan Geneng.[ted]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-8814011453998858329?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/8814011453998858329/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=8814011453998858329&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8814011453998858329'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8814011453998858329'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/12/ribuan-warga-ngawi-terisolir.html' title='Ribuan Warga Ngawi Terisolir'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R3Yum6VAP8I/AAAAAAAAADY/yLJN6RkZF7Q/s72-c/ngaw.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-7963489362889997214</id><published>2007-12-27T20:22:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T08:13:03.817+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Kasus Lapindo Diambangkan, Pasar Turi Susah Cari Pembakar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R3On1qVAP7I/AAAAAAAAADM/LMaI2XbZ8MM/s1600-h/kapolda.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R3On1qVAP7I/AAAAAAAAADM/LMaI2XbZ8MM/s320/kapolda.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5148643339351900082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;Kamis, 27/12/2007 15:45 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Anev 2007 Polda Jatim&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya - Kapolda Jatim Irjen Pol Herman Suryadi Sumawiredja mengakui polisi mengambangkan kasus Lapindo dengan cara melakukan diskresi penyidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami melakukan diskresi kasus Lapindo demi kepentingan publik dan rakyat banyak," kata Irjen Herman Suryadi Sumawiredja kepada wartawan saat penyampaian analisa dan evaluasi tahun 2007 di Rupatama Mapolda Jatim, Kamis (27/12/2007) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan dengan melakukan diskresi dan mengambangkan penyidikan proses ganti rugi merupakan jalan terbaik daripada dengan melakukan tindakan hukum di Pengandilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika nanti kasus Lapindo bebas di Pengadilan, siapakah yang membayar ganti rugi warga masyrakat. apakah pemerintah?" terang Herman Suryadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan tidak semua persoalan hukum diselesaikan dengan menggunakan KUHP namun kepolisian bisa melakukan diskresi sesuai dengan UU kepolisian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya seperserpun tidak menerima deal-deal dengan Lapindo, diskresi kasus Lapindo murni untuk kepentingan rakyat banyak," tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu terkait dengan kebakaran Pasar Turi Polda Jatim meminta maaf kepada masyarakat Surabaya dan pedagang karena hingga saat ini belum menemukan siapa pembakarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setiap kasus kebakaran besar seperti Pasar Turi selalu sulit meski polisi telah menemukan hubungan-hubungan dengan pembakarnya," kata Herman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan polisi telah menemukan hubungan telepon antara pegawai di Pasar turi dengan sejumlah pejabat namun semuanya itu belum dibuktikan dan lemah di pengadilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami sudah mengetahui hubungan antara pejabat ini dan itu namun kami susah menemukan buktinya," kata Irjen Pol Herman Suryadi Sumawiredja. Diakuinya dalam menyelesaikan kasus kebakaran polisi sangat kesulitan mengungkap meski dalam penyelidikan ditemukan adanya upaya pembakaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Polisi sudah menemukan siapa yang membakarnya, kemudian menelusuri siapa yang menyuruhnya tapi bukti pendukungnya masih sulit kami temukan," kata Herman Suryadi.[ted]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-7963489362889997214?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/7963489362889997214/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=7963489362889997214&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7963489362889997214'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7963489362889997214'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/12/kasus-lapindo-diambangkan-pasar-turi.html' title='Kasus Lapindo Diambangkan, Pasar Turi Susah Cari Pembakar'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R3On1qVAP7I/AAAAAAAAADM/LMaI2XbZ8MM/s72-c/kapolda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-8538079495078933703</id><published>2007-12-23T16:42:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T08:13:03.998+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Bahaya! Tumpahan Minyak  Cemari Selat Madura</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R24uqaVAP6I/AAAAAAAAADE/DxX33JCmicg/s1600-h/lik.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R24uqaVAP6I/AAAAAAAAADE/DxX33JCmicg/s320/lik.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5147102730287857570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;Minggu, 23/12/2007 pukul 16.57 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bangkalan &lt;/b&gt;- Tumpahnya minyak BBM Solar dari Tanker Kharisma Selatan di Pelabuhan Tanjung Perak membuat sejumlah LSM lingkungan hidup kota Bangkalan khawatir akan keselamatan ekosistem laut terutama di selat  Madura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi warga pesisir di pulau garam tersebut menggantungkan hidupnya dari mencari ikan dilaut serta banyak warga yang mengkonsumsi ikan untuk kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Forum Madura Damai (Formad) mendesak pihak terkait untuk menjelaskan kepada warga terkait bahaya dan ancamannya jika mengkonsumsi ikan di laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami meminta penjelasan secara rinci tentang kondisi sebenarnya dan potensi bahaya yang ditimbulkannya," kata Fahruddin Nur Presidium Formad yang mengirimkan rilis kepada beritajatim.com, Minggu (23/12/2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Formad juga mendesak kepada pihak-pihak yang terlibat atas tragedi tumpahan minyak  bertanggung jawab dan dilakukan proses hukum yang berlaku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-8538079495078933703?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/8538079495078933703/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=8538079495078933703&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8538079495078933703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8538079495078933703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/12/bahaya-tumpahan-minyak-cemari-selat.html' title='Bahaya! Tumpahan Minyak  Cemari Selat Madura'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R24uqaVAP6I/AAAAAAAAADE/DxX33JCmicg/s72-c/lik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-8350406528311659621</id><published>2007-12-20T17:15:00.001+07:00</published><updated>2008-12-09T08:13:04.210+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik dan Peristiwa'/><title type='text'>Gereja Katolik AlGonz Ikut Rayakan Idul Adha</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R2pU9VdJYhI/AAAAAAAAAC4/C4bH7AlBNnA/s1600-h/algon.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R2pU9VdJYhI/AAAAAAAAAC4/C4bH7AlBNnA/s320/algon.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146018936932360722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;Kamis, 20 Desember २००९.&lt;br /&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Surabaya&lt;/b&gt; - Tidak hanya umat muslim saja yang melakukan penyembelihan hewan qurban dan membagi-bagikan kepada fakir miskin. Gereja Katolik Aloysius Gonzaga Darmo Satelit juga menyembelih dan membagikan hewan qurban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pemberian hewan qurban bentuk solidaritas umat Gereja kepada umat Muslim," kata Romo Eko Budi Pastor Katedral Surabaya , Kamis (20/12/2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya pembagian hewan qurban yang diselenggarakan hari ini sebagai bagian dari solidaritas kepada sesama yang miskin dan papa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Filosofi Gereja juga disebut amal untuk orang miskin dan terpinggirkan," tegas Romo Eko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkannya selain bersolidaritas kepada fakir miskin kegiatan Gereja Katolik Algonz sebagai sarana dialog dengan umat Muslim dan warga sekitar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penyembelihan hewan qurban ini gerja Algonz menyembelih satu buah sapi dan sejumlah ekor kambing yang dibagikan kepada warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kegiatan ini sudah kami lakukan beberapa tahun sebelumnya dan warga masyrakat mendapat kupon kemudian mebagikan melalui ketua RW dan RT," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain di Aloysius Gonzaga warga Katolik lainnya yang membagikan hewan qurban adalah gereja Katolik Yohanes Pembatis di jalan Gadung Wonokromo.&lt;b&gt;[ted]&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-8350406528311659621?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/8350406528311659621/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=8350406528311659621&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8350406528311659621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8350406528311659621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/12/gereja-katolik-algonz-ikut-rayakan-idul.html' title='Gereja Katolik AlGonz Ikut Rayakan Idul Adha'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/R2pU9VdJYhI/AAAAAAAAAC4/C4bH7AlBNnA/s72-c/algon.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-4254799213155843802</id><published>2007-12-13T17:17:00.000+07:00</published><updated>2007-12-17T23:01:29.057+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Ada Juga Lho...Istri Pejabat</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;Kamis, 13/12/2007 17:10 WIB&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/aris213122007172857.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Surabaya&lt;/b&gt; - Bau parfum dan dandannya terlihat bukan orang biasa atau dari golongan menengah bawah saat enam orang ibu-ibu perumahan Rewwin Sidoarjo mendatangi Satuan Pidana Umum Polda Jatim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu-ibu terlihat sangat gugup ketika hendak melaporkan penipuan arisan Kawanku milik pasangan Rendy dan Rosalina warga Prapen Indah Blok A-6 Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ny Widianawati (50) salah seorang korban mengaku mengikuti arisan untuk iseng saja karena mendapatkan tawaran pendapatan uang dua kali lipat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat dikenalkan oleh saudara kepada Rendy dan Rosalina untuk mengikuti arisan kawanku ini," kata Ny Widianawati, Kamis (13/12/2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tertarik saya membayar Rp 200 ribu setiap bulan dan nantinya dijanjikan hasil sekitar Rp 3,5 juta dengan jangka waktu 10 bulan setelah memberikan uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Arisan tersebut dimulai sejak September 2004 dan rencananya akan berakhir sekitar Agustus 2007 ini," kata Ny Widianawati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulanya kedua pasangan suami istri tersebut memberikan hadiah bulanan berupa pernik-pernik rumah tangga seperi rice cooker, kulkas dan beberapa barang rumah tangganya lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun setelah jatuh tempo sekitar Agustus 2007 lalu sebanyak enam orang ibu-ibu belum mendapatkan uang yang ditanamkan kepada kedua pasanga tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setiap kami tagi dirumahnya keduanya sudah kabur entah kemana, khabarnya telah berada di Papua," ungkap Widiana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan tidak hanya ibu-ibu perumahan Rewwin saja yang terkena penipuan namun sejumlah ibu-ibu di tempat lainnya juga mengalami kerugian hingga miliaran rupiah. "Ibu-bu istri pejabat ada yang ikut lho," bisik Ny Widianawatati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasat Pidum Polda Jatim AKBP Nasri menyatakan mengakui telah memeriksa saksi pelapor dan rencananya akan dikembangkan mencari dua tersangka arisan Kawanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami sudah periksa saksi, tinggal mencari dua orang tersangkanya," kata Nasri. &lt;b&gt;[ted]&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-4254799213155843802?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/4254799213155843802/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=4254799213155843802&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4254799213155843802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4254799213155843802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/12/ada-juga-lhoistri-pejabat.html' title='Ada Juga Lho...Istri Pejabat'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-3264295609305017976</id><published>2007-12-13T14:54:00.000+07:00</published><updated>2007-12-17T23:00:43.231+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Puluhan Ibu-Ibu Perumahan Elit Tertipu Arisan Miliaran Rupiah</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;Kamis, 13/12/2007 14:57 WIB&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/aris13122007145847.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Surabaya &lt;/b&gt;- Puluhan Ibu-ibu yang bertempat tinggal di perumahan Rewwin Sidoarjo mendatangi Polda Jatim setelah tertipu dengan mengikuti arisan bulanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai kerugian ditaksir sekitar Rp 2 miliar setelah ibu-ibu rumah tangga terutama yang tinggal di rumah elit mengikuti arisan yang diselenggarakan Rendy dan Rosalia warga Perumahan Jalan Prapen Indah Blok A-6 Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Dra Andari Juniastuty warga jalan Garuda XI Rewwin Sidoarjo mereka tertarik mengikuti arisan Kawanku yang dikelola oleh Rendy Bester dan Rosalina setelah tergiur dengan uang bulanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami menyetor sekitar Rp 200 ribu sebulan kemudian dalam jangka waktu tertenu yaitu 10 bulan bisa mendapat Rp 3,5 juta," kata Andari usai diperiksa di Mapolda Jatim, Kamis (13/12/2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kenyataannya setelah jatuh tempo uang milik ibu-ibu di perumahan Rewwin sidoarjo hingga kini tidak kembali hingga ditotal mencapai Rp 2 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khabarnya kedua pengelola arisan kawanku tersebut saat ini telah kabur dan meminta polisi menangkap keduanya untuk dijebloskan kedalam tahanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami lapor ke Polda agar ibu-ibu lainnya melapor kepada polisi," kata Andari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khabarnya tidak hanya ibu-ibu di perumahan Rewwin saja namun ada juga di sejumlah perumahan elit bahkan istri pejabat yang mengikuti arisan kawanku ini.&lt;b&gt;[ted]&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-3264295609305017976?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/3264295609305017976/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=3264295609305017976&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/3264295609305017976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/3264295609305017976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/12/puluhan-ibu-ibu-perumahan-elit-tertipu.html' title='Puluhan Ibu-Ibu Perumahan Elit Tertipu Arisan Miliaran Rupiah'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-9192351379989734671</id><published>2007-11-19T12:08:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:58:37.590+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik dan Peristiwa'/><title type='text'>Wajah Billboard Soenarjo Dilempari Cat</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Senin, 19/11/2007 09:37 WIB&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Fotografer : Anas Pandu Gunawan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/board19112007094537.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Surabaya&lt;/b&gt; - Mendekati Pilgub Jatim suhu politik mulai meningkat saja. Sejumlah poster gambar calon Gubernur Soenarjo dilempari cat hitam hingga tulisan kampanye pendidikan gratis, lapangan kerja dan modal usaha kecil dengan tema gerakan membangun Jawa Timur menjadi buram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Poster yang dilempari cat l warna hitam dan coklat tersebut tidak hanya satu lokasi saja namun merata di sejumlah lokasi yaitu dekat bundaran Dolog jalan A Yani, Pom Bensin Bundaran Aloha dan diJalan Ratna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah hampir dua minggu ini poster gambar Calon Gubernur Jatim ini menghitam karena ada cat berada di baliho dengan ukuran 2X3 meter tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum diketahui siapakah yang melempari cat hitam tersebut namun yang jelas terkait dengan persaingan kursi calon Gubernur yang akan berlangsung Juni 2008 nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Poster ini sudah seminggu mas dilempari cat, mereka malam-malm naik dan mengecat gambar tersebut," ungkap salah seorang warga di sekitar bundan Dolog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak intelijen kepolisian  menduga ada beberapa pihak yang sedang memancing situasi hingga kondisi Jawa Timur menjadi rawan.&lt;b&gt;[ted]  &lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-9192351379989734671?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/9192351379989734671/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=9192351379989734671&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/9192351379989734671'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/9192351379989734671'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/11/wajah-billboard-soenarjo-dilempari-cat.html' title='Wajah Billboard Soenarjo Dilempari Cat'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-8879838580534685380</id><published>2007-09-30T21:58:00.001+07:00</published><updated>2007-11-24T21:59:12.948+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik dan Peristiwa'/><title type='text'>Gonjang-Ganjing Gunung Kelud</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;Minggu, 30/09/2007 15:35 WIB&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Siaran Pers Mbah Ronggo: Gunung Kelud Tak Meletus&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/ronggo01102007214706.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=5,0,0,0" name="iklanTengah" align="right" height="300" hspace="5" vspace="5" width="136"&gt;           &lt;param name="movie" value="flash/iklanTengah.swf"&gt;           &lt;param name="quality" value="high"&gt;           &lt;embed src="http://www.beritajatim.com/flash/iklanTengah.swf" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/shockwave/download/index.cgi?P1_Prod_Version=ShockwaveFlash" type="application/x-shockwave-flash" name="iklanTengah" align="right" height="300" hspace="5" vspace="5" width="136"&gt;&lt;/embed&gt;                     &lt;/object&gt;&lt;b&gt;Kediri &lt;/b&gt;- Mbah Ronggo alias Warsita, Juru Kunci Gunung Kelud terlihat bersemedi meminta wangsit kepada yang maha kuasa apakah gunung yang meletus 1990 akan meletus kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditemui &lt;b&gt;beritajatim.com &lt;/b&gt;di pesanggrahannya Mbah Ronggo nampak santai dan bersemedi meminta petunjuk agar keputusannya akan disiarkan kepada penduduk sekitar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya ketika sebelum larung sesaji tanggal 9 Septermber 2007 lalu pernah diajak dengan musyawarah tim pamantau karena suhu kawah Gunung Kelud sudah mulai naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya waktu itu sudah menyampaikan kepada Tim Pemantau Gunung Kelud meski suhu sudah naik namun belum tentu akan meletus, karena pernyataan Tim pemantau bisa menggegerkan warga sekitar," kata Mbah Ronggo, Minggu (30/09/2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Umar Rosadi ketua tim PMVB menyatakan meletus atau ntidak itu tidak bisa diperkirakan namun dia melihat dari data di pos pemantauan. "Gejala-gejala meletus sudah nampak, suhu, kegempaan, unsur kimia air naik dan menunjukkan adanya perubahan, " terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskannya mulai pukul 00.00 WIB hingga 12.00 WIB tadi mlam hingga siang sudah ada tiga kali gempa vulkanik dalam dengan suhu air 36 derajad selsius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Warna air kawah putih meluas dan biru hijaunya menjadi sedikit," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga siang ini tim tidak berani naik ke kawah Gunung Kelud karena perubahan status dari waspada menjadi siaga dan hanya memantau di pos pemantauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya Kamera CCTV yang sudah terpasang beberapa waktu lalu hingga kini belum bisa dipergunakan hingga tim belum bisa memantau Gunung Kelud sehingga mereka mengandalkan data-data seperti biasanya.&lt;b&gt;[ted]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Editor     :   Teddy Ardianto&lt;br /&gt;Reporter:  Asmaul Chusna&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-8879838580534685380?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/8879838580534685380/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=8879838580534685380&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8879838580534685380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8879838580534685380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/09/gonjang-ganjing-gunung-kelud.html' title='Gonjang-Ganjing Gunung Kelud'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-2166608755373818464</id><published>2007-09-19T23:24:00.000+07:00</published><updated>2007-12-31T23:27:55.283+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik dan Peristiwa'/><title type='text'>Hotel Esek-esek Kenjeran Digerebek</title><content type='html'>Rabu, 19 September 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Surabaya&lt;/b&gt;- Sebanyak empat orang pasangan yang sedang berbuat mesum di hotel melati Kenjeran dan kawasan Surabaya Timur digerebek aparat kepolisian Polres Surabaya Timur, Selasa (18/09/2007) siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hotel di kawasan Kenjeran yang digerbek polisi yaitu Hotel Puspa Sari, Kenjeran, Sampoerno Jalan Kaliwaron, dan Hotel Legian, Kenjeran. Dari penggrebekan ini polisi berhasil menjaring empat pasangan mesum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabag Binamitra Polres Surabaya Timur, AKP Rakidi, kepada wartawan, Selasa (18/9/2007), mengatakan penggrebekan ini dilakukan untuk menidaklanjuti laporan dari masyarakat adanya pasangan mesum yang melakukan aksinya disiang hari di bulan puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya petugas melakukan penyisiran di kawasan Pantai Ria Kenjeran Surabaya. Namun, polisi tidak menemukan pasangan mesum sama sekali. Kemudian, polisi melakukan penyisiran di beberapa hotel di kawasan kenjeran, seperti di Hotel Puspa Sari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Hotel ini, polisi menemukan dan menjaring empat pasangan mesum. Mereka adalah Doni Hendro (24) warga Jalan Kalilom Lor III bersama psangannya, Aries Fitria Ulfa (21) Warga jalan Jepara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rudi Hartono (29) warga Dusun Sendang AGung, Pamolan, Lamongan, duet bersama, Kaminem (31) warga Dusun Dargo, Lamongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratno Jatmiko (26) warga Pamekasan dan pasangan mesumnya, Sarmini (29) wanita asal Madiun serta pasangan mesum lainnya, yakni Nurul Yaqin (24) warga Dana Karya dan Amalia (24) warga Sidotopo Wetan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat kami mintai keterangan, mereka tidak dapat menujukkan surat bukti nikah yang sah," ujar AKP Rakidi, Selasa (18/9/2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rakidi mengatakan empat pasangan mesum yang terjaring dalam operasi tersebut, tidak ditetapkan sebagai tersangka. "Kita hanya melakukan pembinaan dan mereka kami minta membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polisi juga melakukan penggrebekan di Hotel Sampoerno dan Hotel Legian. Namun, polisi tidak menemukan pasangan mesmu lainnya. "Kita akan terus melakukan razia di beberapa hotel dalam bulan puasa ini," pungkasnya.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;[roi/ted][beritajatim]&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-2166608755373818464?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://jatim.polri.go.id/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=654&amp;Itemid=146' title='Hotel Esek-esek Kenjeran Digerebek'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/2166608755373818464/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=2166608755373818464&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/2166608755373818464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/2166608755373818464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/09/hotel-esek-esek-kenjeran-digerebek.html' title='Hotel Esek-esek Kenjeran Digerebek'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-3505519851492314372</id><published>2007-09-16T23:51:00.001+07:00</published><updated>2007-11-24T22:11:08.460+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buku'/><title type='text'>Buku Revolusi Bolivarian</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;Minggu, 16/09/2007 07:22 WIB&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;Info Buku&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Media Dan Keberpihakan Kasus Venezuela&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/hugo16092007000920.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=5,0,0,0" name="iklanTengah" align="right" height="300" hspace="5" vspace="5" width="136"&gt;           &lt;param name="movie" value="flash/iklanTengah.swf"&gt;           &lt;param name="quality" value="high"&gt;           &lt;embed src="http://www.beritajatim.com/flash/iklanTengah.swf" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/shockwave/download/index.cgi?P1_Prod_Version=ShockwaveFlash" type="application/x-shockwave-flash" name="iklanTengah" align="right" height="300" hspace="5" vspace="5" width="136"&gt;&lt;/embed&gt;                     &lt;/object&gt;&lt;b&gt;Baru&lt;/b&gt;-baru ini Presiden Venezuela Hugo Chaves menutup stasiun televisi RCTV (media anti Chavez). Sejumlah tokoh kebebasan pers menuding pemerintah Hugo Chaves yang berhaluan komunis anti kritik dan otoriter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun menurut penulis buku Revolusi Bolivarian, Hugo Chavez dan Presiden Radikal, Nurani Soyomukti menilai apa yang terjadi di Venezuela tentunya harus kritis dan tidak sekedar memandangnya secara hitam-putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pakar komunikasi tentunya paham bahwa bahwa tidak akan ada berita yang tidak memihak. Hubungan Chavez dengan TV (secara khusus) dan media massa lainnya (secara umum) di Venezuela harus dilihat dari aspek kepentingan ekonomi-politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertentangan antara Chavez yang ingin membawa Venezuela ke jalan alternatif selain sosialisme dengan kaum oposisi yang pada kenyataannya memang menguasai kepemilikan media merupakan kondisi yang tidak bisa diabaikan untuk memahami demokrasi politik di Venezuela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuduhan Chavez bahwa TV yang dututupnya itu melakukan intrik-intrik kotor juga harus dipertimbangkan. Sejak awal pemerintahannya, pemberitaan media yang mewakili kepentingan oposisi juga berusaha memainkan opininya untuk menyerang Chavez dan pengikutnya. Termasuk berita tentang pemogokan dan kejadian seputar penggulingan terhadap Chavez oleh kelompok oposisi (pengusaha).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali kita membaca sebuah berita, kita akan dapat melihat sudut pandang dari mereka yang menulis berita itu. Media pendukung Chavez, selain masih gagal mendominasi, juga akan dihalangi untuk mengumandangkan berita-berita yang mengandung sudut pandang kelas tertindas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brian Ellsworth, wartawan Houston Chronicle, pada edisi 20 Desember 2002 telah melaporkan bahwa pertarungan politik Venezuela juga berlangsung sengit dalam bidang pemberitaan, terutama di media televisi. Ia menulis bahwa televisi swasta di Venezuela berpihak tanpa syarat pada gerakan anti-Chavez sementara stasiun televisi pemerintah berpihak tanpa syarat pada Chavez.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia melaporkan bahwa liputan dari saluran televisi swasta penuh 'propaganda', sementara saluran televisi pemerintah 'menyatakan kebenaran.' Maria Teresa de Guzman, seorang desainer grafik berusia 39 tahun, melihatnya sebagai hal yang persis berkebalikan. "Pemerintah tidak menyukai saluran televisi komersial karena mereka menunjukkan pada dunia bahwa Chavez adalah seorang pembohong dan komunis," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah persoalan perpektif kelas dalam melihat kasus. Ini adalah masalah pendapat orang miskin dan orang kaya. Orang kaya anti-Chavez dan orang miskin pro-Chavez. Kalau media lokal saja keberpihakannya sudah sangat jelas begitu, apalagi media internasional yang dikuasai oleh kelas borjuis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Feder, wartawan NarcoNews Bulletin, media yang khusus meliputi berita perang anti-narkotik dan politik Amerika Latin, melaporkan bahwa Associated Press, kantor berita yang memasok 90% berita tentang Venezuela, ternyata berpihak tanpa syarat pada kelas borjuasi yang sedang berjuang untuk menggulingkan Chavez.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Associated Press (AP) sudah terkenal dengan pemberitaan berat sebelah seperti ini, seperti yang terjadi pada kasus Peter McFarren, seorang jurnalis AP di Bolivia, yang terlibat dalam menggolkan proyek pipa air senilai US$ 80 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pemberitaannya tentang konflik yang muncul dari proyek ini, McFarren menulis berita yang sangat merugikan rakyat yang menentang proyek itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan, praktek McFarren itu berhasil dibongkar oleh NarcoNews. Penyelidikan oleh Komite Kejujuran dan Ketepatan Pemberitaan (FAIR) dan Howard Kurtz, wartawan Washington Post, membuktikan bahwa memang Peter McFarren berkepentingan untuk menggolkan proyek itu dan memutarbalikkan fakta dalam pemberitaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Feder melaporkan bahwa wartawan Associated Press (AP) bukan saja tidak mau melaporkan apa yang dikerjakan oleh para pendukung Chavez, tapi juga berani untuk mengemukakan kebohongan terang-terangan. Contohnya, Feder melaporkan bagaimana pernyataan Organisasi Negara-negara Amerika Selatan (OAS) yang mendukung tindakan Chavez dilaporkan sebagai "menentang Chavez".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan lihai, responden AP di Caracas, Nestor Ikeda, memutarbalikkan fakta ini. Ikeda juga selalu melemparkan komentar jahat ketika bicara tentang para pendukung Chavez, kaum Chavistas, dan membumbui komentar positif ketika bicara tentang para penentang Chavez.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penulisan laporannya, Ikeda hanya mengandalkan pertemuan dan wawancara dengan para penentang Chavez, ia sama sekali tidak pernah memuat pendapat para pendukung Chavez. Pendeknya, Ikeda berpihak tanpa syarat pada para penentang Chavez.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data-data tersebut menguatkan pandangan bahwa penilaian dan tindakan Chavez terhadap TV harus diletakkan dalam konteks politik Venezuela. TV swasta yang dikuasai oleh kelompok oposisi memang menjadi penghambat bagi pelaksanaan program-program perjuangan Hugo Chavez untuk melakukan transformasi sosial di negerinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itulah salah satu program Chavez ketika naik menjadi presiden adalah juga merebut kembali Televisi nasional (semacam TVRI di Indonesia) yang dapat digunakan untuk membalas penilaian-penilaian buruk dan serangan-serangan dari media Barat dan swasta yang dikuasai oleh kelompok kontra-revolusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hugo Chaves juga bermaksud menggoalkan proyek Telesur, yaitu dimaksudkan sebagai stasiun TV seluruh Amerika Latin yang dikomandoi Venezuela yang tujuannya adalah menyediakan berita dari perspektif rakyat Amerika Latin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stasiun TV yang mendominasi benua waktu itu adalah CNN di Spanyol, yang mencerminkan bias kepentingan dari AS. Argentina, Brazil, dan pemerintahan yang baru terpilih di Uruguay mendukung kedua proyek tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin tahu kelanjutannya? Bisakah, Indonesia seperti Venezuela? Membaca buku ini anda akan terhenyak kaget!~ Ternyata ada sistem alternatifdengan praktek-praktek ekonomi menarik yang dijlentrehkan cukup detail dalam buku ini. "Ini adalah buku pertama tentang Revolusi Bolivarian di Venezuela di bawah Hugo Chavez yang ditulis oleh penulis Indonesia.&lt;b&gt;[ted]  &lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-3505519851492314372?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/3505519851492314372/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=3505519851492314372&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/3505519851492314372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/3505519851492314372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/09/buku-revolusi-bolivarian_16.html' title='Buku Revolusi Bolivarian'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-5720630687334425114</id><published>2007-09-11T12:57:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:45:38.117+07:00</updated><title type='text'>PSK Dolly Mulai Kemasi Barang</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Selasa, 11/09/2007 12:57 WIB&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;Tutup Selama Ramadhan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/Idoll11092007130123.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=5,0,0,0" name="iklanTengah" align="right" height="300" hspace="5" vspace="5" width="136"&gt;           &lt;param name="movie" value="flash/iklanTengah.swf"&gt;           &lt;param name="quality" value="high"&gt;           &lt;embed src="http://www.beritajatim.com/flash/iklanTengah.swf" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/shockwave/download/index.cgi?P1_Prod_Version=ShockwaveFlash" type="application/x-shockwave-flash" name="iklanTengah" align="right" height="300" hspace="5" vspace="5" width="136"&gt;&lt;/embed&gt;                     &lt;/object&gt;&lt;b&gt;Surabaya &lt;/b&gt;- Sejumlah Pekerja Seks Komersial (PSK )di Lokalisasi Dolly Surabaya mulai mengemas barang-barangnya seiring dengan datangnya bulan Ramadhan yang diperkirakan mulai tanggal 13 September lusa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka akan mudik kembali ke kampunya setelah selama setahun ini menghuni lokalisasi Dolly dengan beragam cerita melayani lelaki hidung belang yang datang silih berganti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Saya tidak tahu mau kembali lagi kesini atau mencari pekerjaan lain," terang Ivone salah seorang penghuni wisma Monalisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan penghuni lainnya mengaku menentukan pilihan lagi setelah lebaran nanti apakah kembali lagi atau tidak karena sudah mencari uang. "Tabungan sudah cukup membayar hutang jadi saya tidak akan kembali lagi mencari pekerjaan lain," kata Novi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain sejumlah PSK Dolly, sejumlah Purel dan tempat hiburan di Surabaya mulai besok harus menutup tempatnya karena tidak boleh beroperasi selama bulan ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mungkin nanti saya pindah kerja di tempat lain karena ditempat ini tamunya sepi setelah berulang kali digerbek polisi," kata Dian purel diskotek papan atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah kota Surabaya setiap tahun selama bulan Ramadhan melarang beroperasinya tempat hiburan malam maupun tempat esek-esek lainnya baik itu tempat pijat dan karaoke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Selain tempat hiburan malam sejumlah Hotel &lt;i&gt;short time &lt;/i&gt;juga akan dijadikan pengawasan pihak aparat dan dilarang menerima pasangan laki-laki dan perempuan yang belum menikah.&lt;b&gt;[ted]&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-5720630687334425114?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/5720630687334425114/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=5720630687334425114&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/5720630687334425114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/5720630687334425114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/09/psk-dolly-mulai-kemasi-barang.html' title='PSK Dolly Mulai Kemasi Barang'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-2042899242981470688</id><published>2007-09-08T09:09:00.000+07:00</published><updated>2007-12-04T22:40:19.352+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik dan Peristiwa'/><title type='text'>Wartawan Senior Surabaya Gagalkan Ibu Bunuh Diri</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Sabtu, 08/09/2007 09:00 WIB&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;Percobaan Bunuh Diri di Apartemen Graha Famili&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Dirayu Pimred beritajatim.com, Yeni Urung Bunuh Diri&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/luki08092007132608.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=5,0,0,0" name="iklanTengah" align="right" height="300" hspace="5" vspace="5" width="136"&gt;           &lt;param name="movie" value="flash/iklanTengah.swf"&gt;           &lt;param name="quality" value="high"&gt;           &lt;embed src="http://www.beritajatim.com/flash/iklanTengah.swf" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/shockwave/download/index.cgi?P1_Prod_Version=ShockwaveFlash" type="application/x-shockwave-flash" name="iklanTengah" align="right" height="300" hspace="5" vspace="5" width="136"&gt;&lt;/embed&gt;                     &lt;/object&gt;&lt;b&gt;Surabaya&lt;/b&gt;-Yeni Suryansyah (bukan Yuni Suryansyah), warga Kabupaten Berau, Kaltim akhirnya menyudahi rencana bunuh diri terjun bebas dari lantai 6 Apartemen Graha Famili di Kota Surabaya. Dia sempat bergelantungan sekitar 3,5 jam di pagar teras kamar 606 apartemen tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luluhnya sikap Yeni untuk tak melakukan aksi bunuh diri dengan cara terjun bebas dari lantai 6 Apartemen Graha Famili selain ada jaminan polisi tak akan menangkapnya, juga karena pendekatan yang dilakukan pengacaranya, Sudiman Sidabuke dan Pimred www.beritajatim.com yang kebetulan meliput langsung kejadian itu di lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya haturkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan Mas Dwi Eko Lokononto untuk menyelamatkan Bu Yeni," ujar Sudiman Sidabuke di lokasi kejadian, Sabtu (c8/9/2007) pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucky Lokononto --panggilan akrab Dwi Eko Lokononto--terlibat langsung dalam proses negoisasi dan penyelamatan Yeni setelah diminta Sudiman Sidabuke dan Wahyuono Adi Paripurno (teman Yeni).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mas, tolong naik ke lantai 6. Mungkin dengan jaminan wartawan, Yeni mau mengurungkan niat bunuh diri," kata Wahyuono melalui telepon saat meminta Lucky membantu merayu Yeni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucky pun langsung naik ke kamar 606 Apartemen Graha Famili.  Selanjutnya, orang pertama di portal &lt;b&gt;beritajatim.com&lt;/b&gt; ini berbicara dengan Yeni dari jarak sekitar 4 meter. Dengan tutur kata lembut, Lucky meminta Yeni mengurungkan niatnya bunuh diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ayo, mbak jangan melompat. Kasihan adik --maksudnya, anak Yeni yang bernama Anny Suhartono, Red--. Ini sudah ada Pak Nasri --AKPB Nasri, Kasat Pidana Umum POlda Jatim, Red-- yang menjamin tak akan menangkapnya. Insya Allah tak akan ada apa-apa," kata Lucky.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasri yang ada di dalam kamar dengan sabar juga meyakinkan bahwa dirinya menjamin, Yeni aman hingga terbang ke Jakarta. Meski sudah dirayu dan dijamin seperti itu, Yeni tidak juga luluh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu satu anak itu juga menolak ketika ditawari minum oleh AKPB Nasri. Ia tidak mau menerima saat aparat yang juga sangat sabar mengukurkan gelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tetap minta jaminan keadilan pak. Pak Wartawan, tolong jangan saya dikalahkan. Kalau tidak pada polisi kemana lagi saya minta keadilan. Tolong saya diteleponkan Propam Mabes Polri," kata Yeni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah ketegangan itu, Wahyuono Adi Paripurno --seorang teman Yeni, Red-- menghubungi pihak Mabes Polri menemui hasil. Namun Yeni menolak bicara langsung. Ia meminta Nasri berbicara dengan orang dari Mabes Polri dan mengucapkan janji adanya jaminan keamanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil terus menangis, Yeni akhirnya bersedia bicara dengan orang dari Propam Mabes Polri itu dari telepon yang diulurkan AKPB Nasri. "Pak, kasus saya telah di SP3, tapi mengapa saya masih dikejar-kejar polisi. Bapak bisa tidak memberi jaminan keamanan, kalau tidak saya akan loncat," kata Yeni sambil berteriak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar hal itu, telepon dari seberang meminta Yeni tidak bunuh diri. "Jangan Bu Yeni, jangan bunuh diri. Biarlah aparat menangani masalah ibu," kata orang dari Mabes Polri itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah emosi Yeni mereda, Lucky mulai membujuk Yeni untuk naik ke teras apartemen. "Sudah ya Mbak Yeni. Ini sudah lebih dari 2 jam. Mbak pasti kepanasan. Nanti kalau lemas pasti berbahaya. Sudah ya, naik ke sini," kata Lucky.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak berselang lama, Yeni sadar dan menyatakan tak akan terjun bebas dari lantai 6 Apartemen Graha Famili. Tapi, ada syarat yang diminta Yeni, yakni Lucky diminta ikut mengantarnya ke Bandar Udara Juanda Surabaya, karena dia akan berangkat ke Jakarta mengurus masalahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yeni juga meminta Lucky Lokononton bersumpah menepati janji untuk mengantar ke Juanda. "Mas wartawan, tolong bersumpah demi Tuhan, Anda akan mengantar saya hinngga Bandara Juanda," kata Jeni dalam isak tangisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Akhirnya dengan seijin pihak kepolisian dan pihak lainnya, saya mengangkat Yeni dari pinggir pagar teras apartemennnya," tambah Lucky.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu diistahatkan di kamarnya, fisik Yeni terlihat kelelahan. Dia tampaknya mengalami dehidrasi (kekurangan cairan) setelah bergelantungan selama 3,5 jam di teras kamarnya. "Yang penting Bu Yeni selamat. Saya doakan semoga masalahnya cepat selesai, sehingga bisa mendidik anaknya dengan baik," tegas Lucky. &lt;b&gt;(bj2)&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-2042899242981470688?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/2042899242981470688/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=2042899242981470688&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/2042899242981470688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/2042899242981470688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/09/wartawan-senior-surabaya-gagalkan-ibu.html' title='Wartawan Senior Surabaya Gagalkan Ibu Bunuh Diri'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-642007520897319926</id><published>2007-08-25T16:30:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:45:38.119+07:00</updated><title type='text'>Mountain Bromo</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" cellpadding="0" width="100%"&gt;   &lt;tbody&gt;&lt;tr height="5"&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="border-collapse: collapse;" cellpadding="0" width="100%"&gt;   &lt;tbody&gt;&lt;tr bgcolor="#ddffe6" height="3"&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="border-collapse: collapse; background-color: rgb(221, 255, 230); font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);" border="0" height="30" width="100%"&gt;&lt;/table&gt;&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Bromo Sejuta Pesona&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/bromo15052006114933.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;ANDA&lt;/b&gt; belum pernah ke Gunung Bromo? Jika belum, lekaslah berkunjung ke gunung yang pemandangannya menawan itu. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang letaknya di tengah-tengah wilayah Propinsi Jawa Timur luasnya 800 km2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bromo merupakan gunung berapi terbesar di Jawa Timur dan Gunung Semeru merupakan Gunung tertinggi di Pulau Jawa puncaknya berada pada ketinggian 3.676 m di atas permukaan laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaldera Tengger di puncak Gunung Bromo yang luasnya 10 km2 merupakan perpaduan antara lembah dan ngarai dengan panorama yang menakjubkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawah Bromo berada di bagian utara berketinggian 2.3382 m di atas permukaan laut masih aktif dan setiap saat mengeluarkan kepulan asap ke udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suhu rata-rata di puncak Bromo antara 5 - 18 derajad Celcius. Bagian selatan merupakan dataran tinggi yang dipisahkan oleh lembah dan ngarai, danau-danau kecil yang membentang di kaki Gunung Semeru yang dirimbuni hutan dan pepohonan sungguh merupakan pesona alam yang mengagumkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kawasan wisata &lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/bromo115052006114933.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 0px;" align="right" border="0" /&gt;ini penduduknya dikenal dengan sebutan warga Tengger. Orang Tengger hidup dari bercocok tanam sayur-sayuran memiliki budaya yang khas, diyakini sebagai keturunan orang-orang Majapahit yang menyingkir saat Majapahit mengalami kemunduran bersamaan dengan menyebarnya agama Isalm di Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski tidak memiliki candi, menurut keputusan Parisada Hindu Darma masyarakat Tengger memeluk agama Budha Mahayana. Dalam melakukan upacara, namun dalam peribadatan diadakan di Poten, punden-punden atau danyang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada malam ke-14 Bulan Kasada Masyarakat Tengger penganut Agama Hindu (Budha Mahayana menurut Parisada Hindu Jawa Timur) berbondong-bondong menuju puncak Gunung Bromo, dengan membawa ongkek yang berisi sesaji dari berbagai hasil pertanian, ternak dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bawaan hasil bumi itu lalu dilemparkan ke kawah Gunung Bromo sebagai sesaji kepada Dewa Bromo yang dipercayainya bersemayam di Gunung Bromo. Upacara korban ini memohon aar masyarakat Tengger mendapatkan berkah dan diberi keselamatan oleh Yang Maha Kuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upacara Kasada diawali dengan pengukuhan sesepuh Tengger dan pementasan sendratari Rara Anteng Jaka Seger di panggung terbuka Desa Ngadisari. Kemudian tepat pada pukul 24.00 dini hari diadakan pelantikan dukun dan pemberkatan umat di poten lautan pasir Gunung Bromo.&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/bromo215052006114933.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Dukun bagi masyarakat Tengger merupakan pemimpin umat dalam bidang keagamaan, yang biasanya memimpin upacara-upacara ritual perkawinan dll. Sebelum dilantik para dukun harus lulus ujian dengan cara menghafal dan membacakan mantra-mantra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sebagai daerah endapan lava tanahnya cukup subur tumbuh berbagai macam tumbuhan langka diantaranya rumput-rumputan, pinus merkusii, cemara, dan edelweiis (Anavalis sp.) serta berbagai jenis tumbuhan tropis yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai satwa yang hidup di kawasan Bromo Tengger Semeru antara lain : Babi hutan (&lt;i&gt;Sus Scrafa&lt;/i&gt;) Rusa Timur (&lt;i&gt;Cervus Timorensis&lt;/i&gt;), Serigala dan bajing terbang, macan tutul, trenggiling (&lt;i&gt;mani para manis javanicus&lt;/i&gt;) serta berbagai jenis spesies burung.[bj1]&lt;br /&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-642007520897319926?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/642007520897319926/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=642007520897319926&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/642007520897319926'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/642007520897319926'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/08/bromo-mount.html' title='Mountain Bromo'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-7424195549970485000</id><published>2007-08-16T22:54:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:45:38.112+07:00</updated><title type='text'>Ban Mobil Ditembak Gaji Rp 80 Juta Amblas</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Kamis, 16/08/2007 19:00 WIB&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/ban16082007193903.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Gresik &lt;/b&gt;- Kejahatan jalanan dengan modus tembak ban mulai marak di wilayah hukum Polres Gresik dan sekitarnya meski polisi sebelumnya telah menembak tersangka penjambretan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korbannya kali ini adalah Dirman Banjarnahor, 28, karyawan PT Paesa Pasindo Eng, kontraktor rusunawa Gulomantung sekitar pukul 10.23 WIB usai mengambil gaji di BNI jalan Veteran Gresik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, Dirman, mengambil gaji di BNI. Bersama sopir Hendrik Agusman Nasution, 28, warga Jln Awikoen Madya, Dending, Kebomas, keduanya mengendarai mobil Mitsubishi Kuda Grandia B 8842 XP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dirman yang warga Perum Guru Blok C 8/15 C Durenjaya, Bekasi Timur, minta kepada Hendrik menempuh jalur Kapten Dulasim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengakuan Hendrik, pas di area parkir truk PT Varia Usaha, tiba-tiba ban belakang sebelah kiri gembos karena kena paku payung. "Saya pun berhenti dan turun. Ternyata ban belakang memang gembos. Saya pun mengambil kunci untuk mengganti ban," terang Hendrik kepada polisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirman pun turun. Tiba-tiba datang dua orang yang tidak dikenal yang mengendarai motor Yamaha King masuk dan mengambil uang yang ditaruh di atas dasbord.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setelah mengambil uang untuk gaji penggarapan proyek rusunawa itu, mereka kabur dengan motornya ke arah selatan ke jalur Surabaya ," Tutur Dirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolsek Kebomas AKP Agus Setya Basuki S,sos membenarkan kejadian tersebut, dan modusnya menembak ban, begitu korban turun tas berisa uang langsung digasak."Anggota kami dengan Polres terus melakukan pengejaran. Kami sudah tahu ciri-ciri pelaku, doakan cepat tertangkap " ujar mantan Kaur Bin Ops Reskrim Polresta Surabaya Selatan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Teks Foto : Mobil Korban di TKP &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-7424195549970485000?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/7424195549970485000/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=7424195549970485000&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7424195549970485000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7424195549970485000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/08/ban-mobil-ditembak-gaji-rp-80-juta.html' title='Ban Mobil Ditembak Gaji Rp 80 Juta Amblas'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-1197938797685964318</id><published>2007-08-14T10:59:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:45:38.113+07:00</updated><title type='text'>KPK Tangkap Kepala BPN Surabaya</title><content type='html'>Selasa, 14/08/2007 15:54 WIB&lt;br /&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya - Kepala Badan Pertanahan Surabaya HM Khudlori ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah tertangkap basah menerima suap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HM Khudlori ditangkap di Hotel Sommerset Surabaya saat melakukan 'transaksi' dengan warga Keputih, Senin (13/8/2007). Dalam transaksi itu warga Keputih menyerahkan uang Rp 20 juta sebagai uang muka syarat untuk mempercepat keluarnya sertifikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga Keputih Tambak Timur yang sebelumnya menghubungi KPK berusaha menjebak Kepala BPN Surabaya itu. Saat itu transaksi akan dilakukan di sebuah wartel di jalan tol, namun dibatalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi transaksi kemudian dipindahkan oleh HM Khudlori ke Hotel Sommerset. Sekitar pukul 20.00 tadi malam akhirnya transaksi dilakukan dan petugas KPK langsung menangkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus ini kemudian diserahkan KPK ke Polda Jatim. "Barang bukti Rp 20 juta sudah kami amankan dan pelaku sedang dalam pemeriksaan," ujar Kasat Pidana Korupsi Polda Jatim AKBP Setija Junianta, Selasa (14/8/2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal kelanjutan kasus ini, kata Setija, masih menunggu penyidikan lebih lanjut. "Soal ditahan atau tidak masih menunggu hasil penyidikan," pungkasnya.[gus]&lt;br /&gt;&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;---------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala BPN Surabaya Ditangkap&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Minta Rp 675 Juta untuk Urus Sertifikat 45.000 Meter Persegi&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;  &lt;b&gt;Surabaya&lt;/b&gt; - Kepala Badan Pertanahan Surabaya HM Khudlori yang ditangkap KPK setelah terbukti menerima suap ternyata meminta uang sebesar Rp 675 juta kepada warga Keputih Tambak Timur untuk pengurusan sertifikat tanah seluas 45.000 meter persegi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Direktur Pengaduan KPK Handoyo Sudrajat kepada wartawan setelah bertemu dengan Kapolda Jatim, warga melapor ke KPK setelah Kepala BPN Surabaya meminta imbalan untuk pengurusan sertifikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dari laporan itu KPK akhirnya bergerak dan menangkap saat transaksi dengan warga. Saat itu uang Rp 20 juta hanya sebagai uang muka," ujar Handoyo, Selasa (14/8/2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai menangkap HM Khudlori tersebut KPK kemudian menyerahkan kasus ini ke Polda Jatim. Kasus ini kini sedang ditangani Satuan Pidan Korupsi Ditreskrim Polda Jatim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana diketahui, HM Khudlori ditangkap di Hotel Sommerset saat menerima uang muka dari warga sebesar Rp 20 juta pada Senin (13/8/2007) kematin malam.&lt;b&gt;[gus]&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-1197938797685964318?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/1197938797685964318/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=1197938797685964318&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/1197938797685964318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/1197938797685964318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/08/kpk-tangkap-kepala-bpn-surabaya.html' title='KPK Tangkap Kepala BPN Surabaya'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-7867804065519286356</id><published>2007-08-13T22:28:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:45:38.112+07:00</updated><title type='text'>Demo Petrochina</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Senin, 13/08/2007 19:05 WIB&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Tuntut Jaminan, Massa Blokir Eksplorasi Minyak Manyar Gresik&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/demo13082007192805.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Gresik&lt;/b&gt; - Selain menggelar aksi di PT Tri Patra sebanyak 15 warga Desa Sidomukti, Kecamatan Manyar, juga mengadakan aksi unjuk rasa kegiatan eksplorasi Joint Operation Body PT Pertamina-Petrochina East Java (JOB PPEJ) jalan Raya Manyar Desa Sidomukti Kecamatan Manyar Gresik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksi yang dimulai sekitar pukul 15.30 warga setempat memblokir pintu masuk reklamasi dengan memblokade dengan membentangkan spanduk bertuliskan 'Jangan Jadikan Manyar Sebagai Lapindo ke 2 '.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spanduk lain bertuliskan " Lebih Damai Hidup Bersih Dengan Udara Bersih daripada Menyerah kepada Petrochina Yang Menyebar Polusi". Ada juga spanduk berisi "Stop Eksplorasi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kedatangan massa, pekerja dari rekanan JOB PPEJ tidak mampu berbuat banyak. Mereka hanya melihat dan mengawasi, massa menutup pintu masuk lokasi reklamasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat aksi berlangsung, Yudha alihamnsyah, staf Humas JOB PPEJ menemui perwakilan massa. Yudha menemui Entis Sutisna, Korlap warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pertemuan di depan pintu masuk, warga menginginkan jaminan dari JOB PPEJ. Diantaranya apabila terjadi tragedi lumpur seperti Lapindo mereka harus bertanggungjawab. Kedua, menagih janji JOB PPEJ untuk memberikan kompensasi kepada 13 petani penggarap tambak sekitar lokasi seluas 34 hektar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Manajemen JOB PPEJ pernah menjanjikan kompensasi berupa uang kepada petani penggarap beberapa hari lalu. Namun hingga belum terealisir. Kemudian mengapa persoalan kesepatakan tidak pernah disosialisasikan," ujar Entis.&lt;b&gt;(ted,bj0)&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-7867804065519286356?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/7867804065519286356/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=7867804065519286356&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7867804065519286356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7867804065519286356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/08/demo-petrochina.html' title='Demo Petrochina'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-7381163921473724620</id><published>2007-08-13T22:11:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:45:38.111+07:00</updated><title type='text'>Pasuruan Blast</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Senin, 13/08/2007 18:23 WIB&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Buru Nadir, Polda Turunkan Tim Khusus&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/dir13082007191845.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Surabaya&lt;/b&gt;- Polisi mengejar Nadir, salah satu tersangka bom Pasuruan yang saat ini tengah diburu di beberapa kota Jawa Timur seperti Jember, Situbondo dan Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim khusus satuan kejahatan dan kekerasan Polda Jatim juga ikut mengejar pelaku yang diduga mengetahui asal pembelian bahan peledak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar terakhir setelah melarikan diri Nadhir singgah ke beberapa kerabat dekatnya di Pasuruan, namun setelah itu melarikan diri menuju ke Surabaya dan kabar terakhir berada di wilayah Jember dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Pudji Astuti menjelaskan polisi masih melacak persembunyian tersangka Nadir di sejumlah tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dari tersangka Nadir dapat diketahui lebih jauh asal bahan peledak yang sangat banyak itu," kata Pudji Astuti kepada wartawan di Mapolda Jatim, Senin (13/8/2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkannya, hingga kini tersangka yang ditetapkan kepolisian masih lima orang yaitu H Ilham, Nadir serta tiga orang kerabatnya Mansur, Marsiti dan Yusuf. "Jika Nadir tertangkap bisa saja tersangka lainnya bertambah," imbuh Pudji Astuti. &lt;b&gt;(bj2)&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-7381163921473724620?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/7381163921473724620/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=7381163921473724620&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7381163921473724620'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7381163921473724620'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/08/pasuruan-blast.html' title='Pasuruan Blast'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-1560926747650010313</id><published>2007-08-11T12:52:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:45:38.114+07:00</updated><title type='text'>Wartawan Dan Kapitalisme</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kalo wartawan sedih, dan kehilangan semangat ada Catatan Pinggir Goenawan Mohamad:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Maria&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;"SAYA merasa seperti telah mendapatkan gelar Ph.D. dalam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;soal kematian," ia berkata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Namanya &lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Maria Jimena Duzan&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;. Umurnya baru 32 tahun, tapi ia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;memang tahu apa artinya kematian.&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Sebab, Maria&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt; adalah seorang wartawan yang bekerja di harian&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;El Espectador. Koran ini koran tertua di Kolombia, dan tahu&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;apa artinya harga diri. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:arial;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Tanggal 24 Agustus 1989, suatu&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;kekuatan hitam di negeri itu -- para pengusaha obat bius&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;telah memaklumkan perang yang "total" kepada media massa.&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Dan El Espectador adalah sebuah sasaran spesial.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Soalnya, surat kabar itu memutuskan untuk terus mencari&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;tahu, kemudian menuliskan, apa sebenarnya yang terjadi di&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;dalam kehidupan di negeri itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Pedalaman Kolombia dalam beberapa tahun terakhir memang jadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;sarang obat bius, bisnis milyaran dolar yang pelan-pelan &lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;menghancurkan manusia itu. Para juragannya pun menguasai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;ekonomi, dan kemudian juga menguasai senjata. Bahkan mereka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;bisa membeli pengaruh di kalangan militer dan polisi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Syahdan, ketika ada yang mencoba menentang, anjing-anjing&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;perang mereka pun menyalak. Sudah dua calon presiden mereka &lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;tembak. Dan ketika El Espectador dan media lain mencoba&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;menyelidiki bagaimana jalinan hitam itu bekerja, dengan&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;cepat sejumlah wartawan pun mati terbunuh. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:arial;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Hasilnya&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;mengerikan: El Espectador kehilangan seluruh tim reporter&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;investigasinya. Bahkan juga redakturnya, Guillermo Cano.&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Semua mati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maria Jimena Duzan&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt; memang selamat -- tapi betapa tak&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;mudahnya. Lima koleganya sudah gugur. Ia sendiri diancam,&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;karena dialah yang membongkar hubungan antara pengusaha obat&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;terlarang itu dan sejumlah perwira tentara. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:arial;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Sejak itu dia&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;harus dikawal. Tapi adiknya, Sylvia, seorang wartawan di&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;media lain, jadi korban ketika ia sedang mewawancarai&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;sejumlah pemimpin tani di sebuah restoran, tiga orang masuk&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;dan menyemprotkan senapan mesin. Sylvia roboh, untuk &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;selama-lamanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Kantor El Espectador juga dibom, dan Maria&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt; akhirnya lari ke&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Prancis, hidup sebagai orang di pengasingan, yang sedih,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;marah, dendam. Tapi koran-koran terus bertahan, juga El&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Espectador. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:arial;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Di tengah teror itu mereka terus bekerja, terus&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;mengungkapkan apa yang harus diungkapkan, meskipun para&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;pemasang iklan menarik diri ikut ketakutan dan tiap orang&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;dari penerbitan itu tahu bahwa besok ia mungkin kena bedil&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;atau ledakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Untuk apa? Untuk apa terus jadi wartawan dalam keadaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;seperti itu? Jawabnya, bagi para wartawan Kolombia karena&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;suatu masyarakat akan hancur sendi-sendinya bila sebuah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;kekuasaan (yang tak mau sedikit pun diberi tahu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;ekses-eksesnya sendiri) bisa menggertak semua orang untuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;ikut berbohong. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:arial;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Para wartawan Kolombia menunjukkan&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;sejelas-jelasnya bahwa menulis berita tak berarti sekadar&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;memperdagangkan informasi. Menulis berita yang benar adalah&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;sebuah ikhtiar menjaga agar manusia tetap jadi manusia,&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;bukan anjing.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Pers memang sebuah perdagangan. Ia menjual jasanya kepada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;publik. Tapi bisnis pers bukanlah bisnis yang sama dengan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;bisnis garmen atau pun udang. Sebuah surat kabar memang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;harus tumbuh secara bisnis, tapi tujuan pertumbuhan itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;adalah untuk meluaskan kemampuannya melayani informasi untuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;khalayak ramai. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:arial;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Sebuah usaha pers memang harus dapat untung&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;-- laba adalah satu kriteria kemampuan manajemen -- tapi&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;untung itu adalah buat memperbesar dana, guna memperlancar&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;lalu lintas informasi, dan dengan begitu mencerdaskan&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;bangsa. &lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Sebuah koran, sebuah majalah, pada dasarnya adalah&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;sebuah misi demokrasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ffff00;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Semua ini memang kabur kini. &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Bisnis media nampak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;menguntungkan&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;dan para wiraswasta pun terjun ke dalamnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;baik untuk mendapatkan uang&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;tambah atau, syukur-syukur, untuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;prestise dan dagang sapi politik.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:arial;color:#ffff00;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Macam Murdoch, raja media&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;dari Australia itu? Tidak. "Beda antara Rupert Murdoch dan&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;para majikan pers sekarang," kata seorang wartawan kawakan&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Amerika dalam seminar di Harvard bulan lalu, "ialah Murdoch&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;bagaimanapun orang koran, dan punya cinta kepada dunia&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;koran. &lt;span style="color:#009900;"&gt;Sedang para majikan baru itu hanya melihat koran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#009900;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;sebagai ia melihat produk industrinya yang lain seperti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;kecap dan ban mobil, misalnya."&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Itulah penjelasan, kata wartawan itu, mengeluh, kenapa mutu&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;pers Amerika (Indonesia juga yaa)belakangan ini mundur. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:arial;color:#009900;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Tapi bukan cuma para&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;pemilik modal yang jadi biang keladi. Kini pekerjaan&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;wartawan sangat mudah tergoda untuk jadi empuk dan berlemak:&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;si wartawan kian biasa hidup enak, hingga setiap ancaman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;atau gangguan kepada nikmat hidup itu akan langsung &lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;dihindari. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:arial;color:#009900;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Maka, ia pun akan rela untuk melakukan hampir apa&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;saja -- untuk membagi dusta atau setengah dusta, untuk serba&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;keder kepada kesulitan hidup dan ancaman pemberangusan atau&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;pemecatan. Maka, jurnalisme pun, kata sebuah ejekan, telah&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;membuktikan diri "jadi profesi tertua dalam sejarah --&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;seperti halnya pelacuran".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Tentu saja berlebihan. Setidaknya masih ada &lt;/span&gt;&lt;b style="COLOR: rgb(0,0,0); BACKGROUND-COLOR: rgb(255,255,102)"&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Maria dan para&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;wartawan Kolombia: mereka, yang di luar kemauan sendiri,&lt;/span&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;telah mendapatkan gelar Ph.D. dalam hal kematian.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Goenawan Mohamad&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;(Catatan Pinggir GM, Juni 1990)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-1560926747650010313?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/1560926747650010313/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=1560926747650010313&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/1560926747650010313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/1560926747650010313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/08/wartawan-dan-kapitalisme.html' title='Wartawan Dan Kapitalisme'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-8740187184589756558</id><published>2007-08-08T21:34:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:45:38.113+07:00</updated><title type='text'>Menkumham: Keturunan Tionghoa Bisa Jadi Presiden</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Rabu, 08/08/2007 21:11 WIB&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/tiong08082007212103.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Surabaya&lt;/b&gt; - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Andi Mattalatta mengisyratkan keturunan Tionghoa atau lainnya bisa menjadi presiden asal lahir di Indonesia dan mempunyai kewarganegaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penegasan itu disampaikan Andi saat acara dialog dan Silaturahmi Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia di gedung Srijaya jalan Mayjend Soengkono, Rabu (8/8/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan tersebut berkaitan dengan Pasal 6 UUD 45 yang telah diamandeman bahwa terkait dengan bunyi Presiden RI adalah orang Indonesia asli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Orang Indonesia asli tidak ada hubungannya dengan suku Jawa, Batak, Bugis, Sunda atau Madura. Tapi orang Indonesia asli itu adalah yang lahir di Indonesia," kata Andi yang disambut tepuk tangan riuh undangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya jika ibunya orang Indonesia kemudian ayahnya Malayasia kemudian lahir di Indonesia maka dia disebut sebagai asli Indonesia. "Namun untuk menjadi presiden harus ada persyaratannya, dia harus dicintai rakyatnya," kata Andi Matalatta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menteri Hukum dan hak Asasi Manusia RI Andi Matalatta memberikan secara simbolis 38 akte kelahiran bagi anak hasil kawin campur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara dengan tajuk silaturahmi dan dialog dengan Menteri Hukum dan HAM tersebut diikuti oleh sekitar 1000 warga keturunan baik dari Tionghoa, India, Arab tersebut berlangsung semarak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut ketua panitia Yos Wanto sebanyak 200 warga dari Surabaya, Jawa Tengah maupun Kalimantan juga datang untuk mendapat kewarganegaraan secara langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Acara ini akan terus digelar dan digalakkan agar masyarakat keturunan Tionghoa bisa mendapatkan kewarganegaraan secara langsung," katanya. &lt;b&gt;[ted/gus]&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;a href="http://www.beritajatim.com/print.php?url=http://www.beritajatim.com/index.php/tahun/2007/bulan/08/tgl/08/idnews/961fbfb28115cd7e4197ae1441c67a6f&amp;bag=NEWS&amp;amp;newsid=24102" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/images/print.gif" title="Print Berita Ini" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-8740187184589756558?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/8740187184589756558/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=8740187184589756558&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8740187184589756558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8740187184589756558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/08/menkumham-keturunan-tionghoa-bisa-jadi.html' title='Menkumham: Keturunan Tionghoa Bisa Jadi Presiden'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-8306934558880116313</id><published>2007-08-06T21:42:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:45:38.116+07:00</updated><title type='text'>Sadis...Kepala Dicangkul Motor Dirampas</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Senin, 06/08/2007 19:47 WIB&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/kul06082007194809.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Surabaya&lt;/b&gt; - Satuan Jatanras Polda Jatim menangkap dua tersangka pembunuh sadis Muhamad Hari (24) warga Desa Pundut Teratai Kecamatan Benjeng Gresik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua tersangka yang ditangkap polisi masing-masing Abdul Rohim (32) warga Desa Pundut Teratai Gresik dan Supita (22) warga Kecamatan Cerme Gresik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penangkapan kedua tersangka setelah polisi menerima laporan dari Polsek Benjeng atas nama Nuradi keluarga M Hari yang hilang sejak tanggal 27 Juli lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serta LP dari Polsek Kebomas Gresik tentang penemuan jenazah seorang lelaki di sekitar sebuah sawah kecamatan Kebomas Gresik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami kemudian menangkap kedua tersangka pembunuh M Hari," kata Wahyu W Harjanto Kanit Jatanras Polda Jatim kepada wartawan di kantornya, Senin (6/8/2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pengakuan Abdul Rohim sejak tanggal 27 lalu mengajak M Hari bersama pacarnya Supita untuk jalan-jalan boncengan tiga dengan motor Vega R.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di tengah perjalanan dan persawahan kawasan Kebomas Gresik M Hari minta berhenti karena buang air besar," kata Wahyu.  Saat buang air besar itu timbul niat jahat di kepala Abdul Rohim untuk mengambil sepeda motor milik M Hari," terang Wahyu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itulah Abdul Rohim kemudian mengandap-endap membawa cangkul mencari M Hari yang sedang buang air besar di sawah Kebomas Gresik. "Tersangka kemudian membacok dengan cangkul sebanyak 5 kali dikepala M hari hingga tewas," imbuh Wahyu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah korban tidak bernyawa Abdul Rohim kemudian pulang ke rumahnya bersama Supita yang telah menjaga sepeda motor di dekat jalan. "Keesokan harinya Abdul Rohim menjual sepeda motor di Jalan Demak Surabaya dengan harga Rp 1,5 juta," imbuh Wahyu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang hasil penjualan sepeda motor tersebut digunakan untuk foya-foya dengan pacarnya dan chek in di sebuah wisma kelas hingga Rp 600 ribu. "Sisanya Rp 900 ribu telah kami sita," kata Wahyu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat perbuatannnya itu tersangka diancam dengan pasal berlapis berlapis yakni pasal 338 dan 340 tentang kejahatan terhadap nyawa orang lain serta pasal 365 KUHP tentang curas ancaman hukuman 15 tahun penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya cangkul, baju milik kedua tersangka, Helm  serta STNK sepeda motor.&lt;b&gt;[ted/gus]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Teks Foto: &lt;/b&gt;AKP Wahyu W Harjanto menunjukkan barang bukti&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-8306934558880116313?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/8306934558880116313/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=8306934558880116313&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8306934558880116313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8306934558880116313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/08/sadiskepala-dicangkul-motor-dirampas.html' title='Sadis...Kepala Dicangkul Motor Dirampas'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-7276775983945264072</id><published>2007-08-06T10:29:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:45:38.118+07:00</updated><title type='text'>Tahan Banyak Pejabat</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/kjati23072007115152.jpg" style="border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt; &lt;b&gt;Kepala&lt;/b&gt; Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Marwan Effendy SH mengaku tidak ingin berlama-lama di Jatim dan telah mengajukan pindah ke Kejagung. Lho ada apa Pak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun permintaan Marwan Effendy ternyata tidak dituruti oleh Kejagung Hendarman Supanji dan meminta mantan Aspissus Kejati DKI Jakarta itu tetap menduduki posisinya sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya sudah banyak menahan orang di Jatim dan ingin pindah ke Kejagung," kata Marwan Effendy terus terang kepada wartawan usai rilis Hari Adhyaksa akhir pekan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marwan mengaku permintaan pindah itu tidak didasari serangan dari musuh-musuhnya yang tidak suka dengan sepak terjangnya dalam mengungkap borok korupsi. "Saya ingin jadi staf di Kejagung saja," imbuh Marwan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan, terkait dengan kasus plagiat doktornya di Unpad yang diungkap M Sholeh, Kepala Kejaksaan Agung RI mengaku telah mengetahuinya. "Sudah lama Pak Kajagung tahu dan hal itu biasa dalam mengungkap kasus korupsi," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibaratnya Marwan berani melawan pejabat yang korupsi tanpa tedeng aling-aling itu sesuai dengan pepatah Melayu. "Kalau takut dengan gemuruh ombak di pantai jangan membuat rumah di pinggir laut," jelasnya. &lt;b&gt;[ted/zaq]&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-7276775983945264072?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/7276775983945264072/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=7276775983945264072&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7276775983945264072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7276775983945264072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/08/tahan-banyak-pejabat.html' title='Tahan Banyak Pejabat'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-2315712572204197586</id><published>2007-08-06T00:15:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:45:38.111+07:00</updated><title type='text'>Kisah Datuk Sang Paranormal (3-habis)</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Sabtu, 04/08/2007 18:58 WIB&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Istri Kedua Tewas Secara Misterius&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Surabaya&lt;/b&gt; - Nama Datuk Iksan Marsudi bukan nama asing di belantara KDRT karena sudah keempat kali ini masuk penjara berurusan dengan polisi gara-gara menyiksa istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di ruangan sel Polres Surabaya Utara Datuk terlihat santai dan tenang seolah tidak bersalah dengan apa yang diperbuatnya. Bahkan dirinya sudah hafal dengan tembok maupun kamar sel polisi karena sudah empat kali ditempat yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kasatreskrim Polres Surabaya Utara AKP Andi Arisandi Datuk bukan orang baru dan sudah tahu kondisi sel yang dulu pernah ditempati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dia juga banyak mengenal anggota karena sudah ering masuk penjara karena menyiksa istri keduanya," kata Andi Arisandi, Sabtu (4/8/2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak seperti kasus KDRT lainnya yang selalu dikawal oleh sejumlah LSM perempuan, kasus Datuk minim pengawasan sehingga kerap lolos dari jeratan hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dua kali perkawinannya, Datuk hanya dikaruniai 2 anak dari istri pertama. Sayangnya, setelah dikaruniai anak, pada tahun 2002, Datuk bercerai dengan istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu Datuk menikahi Hj Gaby yang usianya lebih tua dan kaya serta mempunyai rumah di darmo Permai Timur V yang saat kini ditempati Datuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perkawinan dengan Gaby ini, Datuk tidak diberi keturunan. Selain itu, Datuk juga suka menganiaya dan menyiksa Gaby hingga kekerasan dalam rumah tangga ini dilaporkan ke Polsek Tandes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, setelah menghajar Gaby, Datuk memilih kabur. Polisi yang mengejar dan melacak keberadaannya, tidak membuah hasil karena Datuk seperti hilang ditelan bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu kemudian, Gaby, istri Datuk ditemukan mati mendadak di rumahnya. kasus ini pun ditangani Polres Surabaya Utara yang langsung memeriksa saksi, termasuk Datuk yang saat itu juga pulang dan memberi penghormatan terakhir kepada istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat pulang dan diperiksa sebagai saksi karena istrinya mati mendadak inilah, Datuk pun langsung diamankan berkaitan dengan laporan yang dibuat istrinya sebelum meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi akhirnya kasus ini pun berakhir secara kekeluargaan. Pasalnya, keluarga Gaby sepakat tidak mempermasalahkan kasus tersebut karena Gaby sudah meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi masalah tetap saja muncul karena aksi kekerasan yang dilakukan Datuk. Pasalnya, buntut meninggalnya Gaby, Datuk pun bersitegang dengan anak kandung Gaby karena rebutan warisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, Datuk pun ditangkap petugas Polda Jatim dan mendekam di penjara. Banyak yang menduga kalau Datuk menikahi Gaby juga karena tertarik dengan harta korban yang memang dikenal sebagai orang kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekeluarnya dari penjara setelah bersitegang dengan anak tirinya, datuk kembali berurusan dengan polisi yaitu Polres Surabaya Selatan. Saat itu, sekitar 2 tahun lalu, Datuk dilaporkan mantan pembantunya yang disiksa dan sudah diajak berhubungan badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang setelah lepas dari hukuman setelah bertengkar dengan anak tirinya, Datuk memilih tinggal di apartemen di wilayah Surabaya Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah tiga kali berurusan dengan polisi, ternyata tidak membuat Datuk yang dikenal sebagai paranormal ini tetap saja melakukan penganiayaan dan menyiksa sesuka hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, kekejaman yang dilakukan Datuk kepada Elik, korban terakhirnya ini sudah diketahui orangtua Elik yang juga calon mertua Datuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setiap kali ditegur agar tidak suka berbuat kasar, Datuk pun meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. Nyatanya, janji Datuk adalah janji di mulut saja karena persoalan sepele saja sudah bisa membuat laki-laki berwajah dingin ini kalap dan main hajar. &lt;b&gt;[ted/gus]&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-2315712572204197586?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/2315712572204197586/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=2315712572204197586&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/2315712572204197586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/2315712572204197586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/08/kisah-datuk-sang-paranormal-3-habis.html' title='Kisah Datuk Sang Paranormal (3-habis)'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-4814373069728626944</id><published>2007-08-05T23:29:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:45:38.113+07:00</updated><title type='text'>Kisah Datuk Sang Paranormal (2)</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Sabtu, 04/08/2007 12:33 WIB&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Gunting dan Sapu Kerap Melayang di Tubuh Elik&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/datuk104082007123501.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;b&gt;Surabaya&lt;/b&gt; - Siksaan Datuk terhadap Elik sangat luar biasa dan di luar batas. Kalau hanya pukulan tangan kosong, tamparan dan tendangan sudah sering dilakukan Datuk, panggilan Datuk Iksan Marsudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Datuk mungkin mempunyai perilaku aneh atau mungkin sebagai alat kekebalan tubuhnya karena telah dipengaruhi roh jahat sebagai paranormal. Saat menyiksa, sapu ijuk, gagang sapu dan gunting kerap melayang di tubuh Elik yang lemah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah suatu saat, di puncak rasa cemburunya karena merasa kekasihnya telah selingkuh dengan pembantu, Datuk menyeret Elik ke kamar mandi setelah sebelumnya memukul dan menendangnya berkali-kali. Di dalam kamar mandi tersebut, Datuk menggunting rambut Elik hingga pethal-pethal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puas menghajar Elik di kamar mandi, masih dengan cara menyeretnya, Datuk memaksa Elik kembali ke kamar tidur. Di dalam kamar ini, Datuk mengambil baygon dan menyemprotkan ke wajah Elik. Karuan, Elik pun mengaduh kesakitan karena matanya terasa sangat perih dan terasa panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puas melampiaskan amarahnya, Datuk langsung pergi meninggakkan Elik sendirian di rumahnya yang megah tersebut. Puncaknya, pada hari Jumat tanggal 6 Juli 2007 pukul 00.15, Datuk kembali marah dan menghajar Elik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang subuh, aksi kekerasan ini berhenti dan Datuk seperti biasanya langsung meninggalkan Elik yang masih mengerang kesakitan. Saat itulah Elik merasa kesabaran dan ketabahannya sudah mencapai batas dan memilih melarikan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntung, sekeluarnya dari rumah Datuk, Elik langsung ditolong seorang warga yang melintas dan langsung dibawa ke kantor Polres Surabaya Utara untuk lapor. Berdasar laporan inilah, akhirnya petugas pun mengejar Datuk yang sudah kabur. Beberapa tempat yang diperkirakan menjadi persembunyian Datuk sudah didatangi polisi, hingga akhirnya keberadaan Datuk pun diketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, Datuk sembunyi di rumah temannya yang dinas sebagai tentara. Datuk merasa di rumah temannya ini, dirinya akan aman dari sergapan petugas. Tapi perkiraan dan dugaannya salah karena pada hari rabu tanggal 11 Juli 2007, Datuk berhasil ditangkap saat hendak keluar bersama teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini Datuk harus mendekam di tahanan dengan tuduhan telah melakukan penganiayaan dan melanggar undang-undang perlindungan anak. Pasalnya, Elik yang menjadi korban ternyata masih berumur 16 tahun dan baru menginjak 17 tahun besok pada 22 Desember 2007. Ini dikuatkan dengan kartu keluarga milik keluarga Elik yang sudah ada di tangan penyidik. &lt;b&gt;[ted/gus]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Teks Foto : &lt;/b&gt;'Buah tangan' Datuk di tangan Elik.&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-4814373069728626944?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/4814373069728626944/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=4814373069728626944&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4814373069728626944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4814373069728626944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/08/kisah-datuk-sang-paranormal-2.html' title='Kisah Datuk Sang Paranormal (2)'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-7213069792188344264</id><published>2007-08-05T22:53:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:45:38.116+07:00</updated><title type='text'>Kisah Datuk Sang Paranormal (1)</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse; width: 345px; height: 752px;" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Sabtu, 04/08/2007 11:27 WIB&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Masuk Penjara 3 Kali Tak Kapok Lakukan KDRT&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/datuk04082007112909.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Surabaya&lt;/b&gt; - Sudah tiga kali masuk penjara karena melakukan kekerasan rumah tangga namun tak membuat kapok Datuk Iksan Marsudi paranormal warga Darmo Permai Timur V Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama enam bulan Elik Kurniasih asal Desa Bongan Kauh Kaja, Bongan Kabupaten Tabanan Bali hidup berumah tangga seperti hidup dalam kandang macan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata laki-laki yang dicintainya itu sangat kejam, awalnya gadis ini menyimpan banyak harapan kepada laki-laki yang dicintainya walaupun lebih tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi nyatanya, selama 6 bulan bersama dan tinggal serumah, baru diketahui kalau laki-laki yang diharapkan ternyata menyimpan kekejaman yang luar biasa. Tidak kuat menahannya, akhirnya gadis ini pun memilih membawa kekerasan yang dialaminya ke kantor polisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Semoga saja tidak terjadi lagi. cukup sekali ini saja saya mengalaminya. Seperti ini saja rasanya sudah tidak tahan lagi," kata wanita yang sudah setahun merantau ke Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesalahan sedikit saja sudah bisa membuatnya marah dan main pukul serta tendang. Padahal, apa yang dituduhkan kepada Elik, panggilan Elik Kuniasih ini hanya fitnah saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya memang dituduh telah selingkuh dengan pembantu saya. Dan saya sudah katakan kalau itu tidak benar dan tidak mungkin, tapi dia tidak percaya dan tetap saja marah," terang Elik sambil memperlihatkan luka memar di wajah dan hampir di sekujur tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasatreskrim Polres Surabaya Utara AKP Andi Arisandi menjelaskan Datuk sudah menjadi residivis karena telah menganiaya istrinya bernama Gaby.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang dia kami tahan karena istrinya yang kedua ini lapor ke polisi akibat disiksa Datuk," imbuh Agung saat dihubungi &lt;b&gt;beritajatim.com&lt;/b&gt;, Sabtu (4/8/2007). &lt;b&gt;[ted/gus]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks Foto:&lt;/b&gt; Datuk si Paranormal&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-7213069792188344264?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/7213069792188344264/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=7213069792188344264&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7213069792188344264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7213069792188344264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/08/kisah-datuk-sang-paranormal-1.html' title='Kisah Datuk Sang Paranormal (1)'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-7748342570627500405</id><published>2007-08-02T23:32:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:45:38.116+07:00</updated><title type='text'>Hakim Masih Lemah</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/yen02082007120330.jpg" style="border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt; Banyaknya putusan ringan perkara korupsi yang dihasilkan Pengadilan Negeri karena masih lemahnya hakim dalam mencermati berita acara pemeriksaan (BAP) yang diserahkan kepada penyidik kejaksaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi hakim dalam penegakan tindak pidana korupsi dinilai paling lemah secara fundamental dibandingkan aparat kepolisian dan kejaksaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini disampaikan Dr Yenti Garnasih SH MH, pakar hukum pencucian uang hasil korupsi dari Universitas Trisakti Jakarta saat menyampaikan materi workshop 'Urgensi Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengadilan Khusus Tipikor' di Hotel Sheraton Surabaya Selasa (31/7) lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Harus ada sa sanksi bagi hakim tersebut karena tidak profesional dalam menjalankan sidang tindak pidana korupsi," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Istri Brigjen TNI Bambang Prasetyo, selain kurang profesionalisme hakim, Yenti juga melihat pengadilan tipikor saat ini belum dilakukan sesuai aturan. Salah satu indikasinya adalah belum dilakukannya ketentuan untuk bisa menyidangkan kasus tipikor tanpa kehadiran terdakwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesuai ketentuannya jika terdakwa tidak diketahui keberadaannya atau buron tetap bisa digelar sidang dan hak terdakwa di muka sidang sudah hilang. Jadi kalau setelah putusan dia tertangkap, maka dia tidak bisa apa-apa lagi," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu dua anak ini menambahkan munculnya RUU Pengadilan Khusus Tipikor ini yang merupakan bentukan civil society menurut Yenti diharapkan bisa menjawab hal itu. Namun Yenti berharap agar proses pembuatan UU ini dilakukan dengan taat dan menghargai keberadaan Badan Pembinaan Hukum nasional (BPHN).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan adanya Pengadilan Tipikor nanti akan ada upaya pengembalian uang negara yang disimpan di bank luar negeri," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasalnya kata wanita yang meraih doktor studi pustaka di Washington University dengan sedikitnya 500 dokumen menjelaskan aset koruptor di luar negeri tidak bisa kembali utuh jika ditarik dari bank luar negeri.&lt;b&gt;[ted/gus]&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-7748342570627500405?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/7748342570627500405/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=7748342570627500405&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7748342570627500405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7748342570627500405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/08/hakim-masih-lemah.html' title='Hakim Masih Lemah'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-8281876454172057153</id><published>2007-07-07T10:39:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:45:38.114+07:00</updated><title type='text'>Festival GWalk CitraRaya</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Sabtu, 07/07/2007 17:36 WIB&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/fes107072007181022.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Surabaya&lt;/b&gt; - Walikota Surabaya Bambang DH secara resmi membuka GWalk Percussion Festival di boulevard kota mandiri CitraRaya, Sabtu (7/7/2007). Acara digelar hingga 28 Juli setiap akhir pekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yang dibuka sekitar pukul 15.00 WIB, Sabtu (7/7/2007), langsung diisi dengan karnaval budaya yang diikuti sejumlah grup musik perkusi dari berbagai daerah di Jawa Timur dan Magelang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Bambang DH festival baru pertamakali dilaksanakan itu hendaknya dijadikan agenda tahunan agar menambah event baru di kota Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/fes207072007181022.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 0px;" align="right" border="0" /&gt; "Festival ini merupakan inisiatif dari CitraRaya sehingga tahun depan ada penambahan daerah yang ikut dalam festival ini," terang Bambang DH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkannya, Surabaya juga akan menggelar festival lintas budaya dengan Kota Kochi Jepang agar Kota Surabaya bisa dikenal pariwisata dan budayanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Wakil Direktur Ciputra Surya Edy Mulyono menjelaskan akan segera merealisasikan GWalk Festival digelar setiap tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Kami juga meminta dukungan Dinas Pariwisata agar acara ini bisa menambah obyek wisata di kota Surabaya," kata Edy Mulyono.&lt;b&gt;[ted/zaq]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketarangan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Foto 1: Puluhan penari perkusi dari lereng Gunung Merbabu Magelang sedang unjuk gigi dalam Festival GWalk di perumahan CitraRaya.&lt;br /&gt;Foto 2 : Group Perkusi dari Pamekasan tak ketinggalan meramaikan Festival GWalk di perumahan CitraRaya.&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-8281876454172057153?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/8281876454172057153/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=8281876454172057153&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8281876454172057153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8281876454172057153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/08/festival-gwalk-citraraya.html' title='Festival GWalk CitraRaya'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-6939948603777472217</id><published>2007-06-27T23:41:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:45:38.117+07:00</updated><title type='text'>Uskup Surabaya Mgr Vincentius Sutikno Wisaksono</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse; background-color: rgb(43, 95, 22); font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 255, 255);" border="0" height="30" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;Siapa Dia &gt;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;  &lt;tr bgcolor="#5e9b38"&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;  &lt;tr bgcolor="#407429"&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/uskup27062007192908.jpg" style="border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;  &lt;b&gt;Setelah&lt;/b&gt; hampir empat tahun Uskup Surabaya lowong sejak Mgr Johanes Sudiarna Hadiwikarta Pr wafat pada 13 Desember 2003 akibat serangan jantung, umat Katolik Di Surabaya bakal mendapat Uskup baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mgr Vincentius Sutikno Wisaksono Pr pada tanggal 29 Juni nanti akan ditabiskan menjadi Uskup Surabaya dalam upacara perayaan Ekaristi di Stadion Jala Krida Mandala AAL Bumimoro Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jawa Timur merupakan tempat yang sangat dinamis, simbol tugu pahlawan yang menjadi unsur kerelaaan melekat pada masyarakatnya," terang Romo Vincentius Sutikno Wisaksono saat press relese di rumah makan Akam jalan Raya Dukuh Kupang, Rabu (27/6/2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya tantangan umat Katolik kedepan adalah semakin meningkatnya budaya materialisme, seks bebas, serta tidak mengenal Tuhan. "Itulah tantang umat yang harus menjadi perhatian," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu musibah yang bertubi-tubi seperti banjir lumpur Porong yang hingga kini belum tuntas juga menjadi agenda dari keuskupan Surabaya untuk membantu warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Romo Vincentius Sutikno Wisaksono dengan nama lengkap Vincentius Oei Tik Hauw lahir pada tahun 1953 di Surabaya. Setelah menyelesaikan sekolah dasar dan menengah, masuk ke Seminari Menengah Santo Vincensius a Paolo di Garum, Blitar dan melanjutkan ke Seminari Tinggi Santo Paulus, Kentungan, di Jogjakarta untuk belajar filsafat dan teologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau ditahbiskan menjadi imam untuk Keuskupan Surabaya pada tanggal 21 Januari 1982 di katedral Surabaya. Setelah pentahbisan, beliau telah melaksanakan penugasan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1982 - 1983: menjadi pastor bantu di Paroki St. Yosef, Kediri,&lt;br /&gt;1983 - 1988: menjadi pembina dan ekonom pada Seminari St. Vincentius a Paolo, Garum, Blitar,&lt;br /&gt;1988 - 1991: studi untuk Master dalam bidang psikologi di Universitas De La Salle, Filipina,&lt;br /&gt;1991 - 2000: Rektor Seminari Tinggi Inter-diosesan di Malang,&lt;br /&gt;2000 - 2004: studi untuk Doktorat dalam bidang psikologi di Universitas De La salle, Filipina,&lt;br /&gt;sejak 2004 : menjadi pastor bantu di Katedral Surabaya. &lt;b&gt;[ted/gus]&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-6939948603777472217?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/6939948603777472217/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=6939948603777472217&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/6939948603777472217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/6939948603777472217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/06/uskup-surabaya-mgr-vincentius-sutikno.html' title='Uskup Surabaya Mgr Vincentius Sutikno Wisaksono'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-7993590817462635503</id><published>2007-06-26T23:37:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:45:38.113+07:00</updated><title type='text'>Kapolda Irjen Pol Herman Suryadi S</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse; background-color: rgb(43, 95, 22); font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 255, 255);" border="0" height="30" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;Siapa Dia &gt;&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;  &lt;tr bgcolor="#5e9b38"&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;  &lt;tr bgcolor="#407429"&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/ploda328062007211404.jpg" style="border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt; Kapolda Jatim Irjen Pol Herman Suryadi Sumawiredja meminta kritik dari masyarakat terkait dengan kinerja kepolisian setelah 61 tahun berdiri melayani dan melindungi masyarakat Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penegasan itu disampaikan Kapolda Jatim saat bertemu dengan Pimpinan Redaksi Media Massa Cetak dan Elektronik di ruangan Rupatama Mapolda Jatim Jalan A Yani Surabaya, Kamis (28/6/2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya dalam usia yang semakin dewasa, polisi akan bergandengan tangan dengan masyarakat serta berkomitmen melakukan transparansi total bekerjasama dengan LSM maupun komisi pelayanan publik meningkatkan &lt;i&gt;crime investigation system.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tanpa dukungan dari masyarakat niscaya tugas kepolisian semakin berat," terang Irjen Herman S Suryadi. Dijelaskannya jika kerjasama antara masyarakat dengan kepolisian dibangun maka Polri dapat dipercaya masyarakat serta menciptakan masyarakat yang patuh hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolda mengaku selama 1,5 tahun memimpin Jawa Timur masih banyak kekurangan sehingga belum bisa maksimal dalam memberikan pelayanan yang terbaik. "Kami juga ingin bersih-bersih di tubuh Polri sendiri," jelas Irjen Pol Herman S Suryadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jendral bintang dua ini menganologikan polisi sebagai sapu yang ingin membersihkan halaman rumahnya sendiri. "Sebelum membersihkan orang lain kami juga harus bersih," terangnya.&lt;b&gt;[ted/gus]&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-7993590817462635503?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/7993590817462635503/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=7993590817462635503&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7993590817462635503'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7993590817462635503'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/06/kapolda-irjen-pol-herman-suryadi-s.html' title='Kapolda Irjen Pol Herman Suryadi S'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-465891021231031747</id><published>2007-06-20T10:47:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:45:38.112+07:00</updated><title type='text'>Dunia Malam Surabaya Mulai Meredup (3-Habis)</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Rabu, 20/06/2007 10:23 WIB&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Ubek-ubek Diskotik, Cukup Terjunkan 3 Kapolres&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/raz120062007102959.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;Surabaya&lt;/b&gt;- Operasi narkoba dengan sandi 'Total Represif' yang dilakukan Kapolda Jatim Herman Suryadi Sumawiredja dengan   menerjunkan tiga Kapolres di beberapa diskotek kelas atas sempat   diisukan sebagai aksi balas dendam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isu balas dendam tersebut terjadi setelah sebelumnya Diskotek   Meteor sempat menjadi bulan-bulanan aparat yang secara terus-  menerus mengobrak-obrak karena diduga menjadi tempat   peredaran narkoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudah bukan menjadi rahasia umum ada persaingan terselubung, pemilik menghubungi jenderal-jenderal di Jakarta meminta perlindungan atas tindakan diskriminatif," ungkap salah seorang mantan pengusaha hiburan malam yang tak mau disebutkan namanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendapat laporan diskriminatif Kapolda Jatim langsung membentuk tim khusus dengan menerjunkan tiga Kapolres menggerebek diskotek Kantor di komplek pertokoan Stasiun Semut dan Station di lantai VI Hotel Tunjungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolda Jatim tidak hanya menggerebek diskotek, namun juga   memberikan police line di ruangan yang ditemukan sejumlah ekstasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai saat itulah sejumlah pemilik diskotek mulai was-was dengan tindakan yang tidak pilih kasih lagi yang dilakukan Kapolda Jatim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang bulan Mei, operasi narkoba digelar tiap malam di seluruh diskotek maupun cafe, sehinggapemilik menjadi sesak nafas karena omzet turun drastis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolda Jatim sendiri mengaku operasi narkoba di sejumlah diskotek tersebut dilakukan semata untuk melindungi generasi dan masa depan Jawa Timur. "Pemilik Diskotek jangan protes, karena mereka juga tidak peduli dengan pemberantasan narkoba," tegasnya. &lt;b&gt;(bj2)&lt;b&gt;   &lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-465891021231031747?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/465891021231031747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=465891021231031747&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/465891021231031747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/465891021231031747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/08/dunia-malam-surabaya-mulai-meredup-3.html' title='Dunia Malam Surabaya Mulai Meredup (3-Habis)'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-1738643854428402321</id><published>2007-06-19T10:44:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:45:38.118+07:00</updated><title type='text'>Dunia Malam Surabaya Meredup (2)</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Selasa, 19/06/2007 09:50 WIB&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Ancang-ancang Pindah Ke Makassar dan Balikpapan?&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/koba219062007100814.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Surabaya&lt;/b&gt; - Tidak hanya diskotek kelas atas saja yang merasakan dampak razia polisi yang sangat represif tersebut, namun sejumlah hiburan malam kelas menengah juga terkena imbasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusat hiburan malam kelas menengah di jalan Kedungdoro misalnya juga mulai lengang, hall yang biasanya penuh sesak untuk ber-house music kosong blong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waiters hanya menatap kosong dan tersenyum kecut ketika beritajatim .com datang melihat pertunjukan musik yang tidak ada penontonnya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudah lama pengunjung sepi mas...pendapatan kami dari pengunjung jelas berkurang," ungkap seorang waiters saat menyodorkan minuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa manajer diskotek yang biasanya ceria dengan kedatangan tamu juga terlihat muram, wajahnya seperti ditekuk dan hanya bisa menghibur diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami mendapat kabar, &lt;i&gt;owner &lt;/i&gt;akan menutup diskotek memindahkan ke kota lain," ungkap seorang manajer kepada &lt;b&gt;beritajatim.com&lt;/b&gt; pekan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa manajemen mengaku akan membangun hiburan malam di kota Makssar dan Balikpapan yang saat ini mulai bergeliat dengan pendapatan perkapitanya yang mulai meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami mendapat jaminan dari pihak keamanan untuk membangun bisnis disana," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah bukan menjadi rahasia kalau selama ini dunia hiburan malam tselalu mendapat backing dari pihak keamanan dari mulai pangkat kopral hingga bintang.&lt;b&gt;[ted/gus]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks Foto:&lt;/b&gt; Petugas kepolisian sedang memeriksa seorang purel di sebuah diskotek di kawasan Embong Malang Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-1738643854428402321?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/1738643854428402321/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=1738643854428402321&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/1738643854428402321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/1738643854428402321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/08/dunia-malam-surabaya-meredup-2.html' title='Dunia Malam Surabaya Meredup (2)'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-6589098566563400816</id><published>2007-06-18T10:43:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:45:38.119+07:00</updated><title type='text'>Dunia Malam Surabaya Meredup (1)</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Senin, 18/06/2007 09:50 WIB&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Sering Dirazia,  Pengunjung Takut, Diskotek Sepi&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/raz18062007100652.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Surabaya&lt;/b&gt; - Operasi narkoba yang digelar polisi secara terus menerus dilakukan di sejumlah klub malam kota Surabaya mulai menampakkan hasil positif dengan berkurangnya warga yang dugem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya klub malam saja yang dirazia namun sejumlah jalan-jalan kota selama seminggu ini mulai dipadati oleh polisi yang melakukan razia operasi rutin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun di balik itu sejumlah bos dugem di kota Surabaya mulai pusing dengan turunnya omzet pendapatan hingga mencapai 80 persen setelah banyak razia yang digelar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat &lt;b&gt;beritajatim.com&lt;/b&gt; yang mencoba &lt;i&gt;keluyuran&lt;/i&gt; mulai pekan lalu juga kaget melihat sejumlah diskotik papan atas tampak sepi pengunjungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di klub malam papan atas kawasan Gentengkali misalnya, yang biasanya ramai dengan eksekutif muda yang datang melepaskan penat setelah seharian bekerja juga tampak sepi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pengamatan &lt;b&gt;beritajatim.com&lt;/b&gt;, hanya ada satu ruangan saja yang dibuka sementara kamar karaoke lainnya tutup. Walaupun ada yang buka tapi hanya diisi karyawan yang bersendau gurau di dalam ruangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal siapa yang tidak dikenal klub malam elite di kawasan Gentengkali tersebut yang selalu penuh dengan tamu dengan pelayanan yang maksimal serta purel-purel yang cantik dan masih muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami takut dengan razia, nanti di&lt;i&gt;shoot&lt;/i&gt; kamera TV. Kami jadi malu jika keluarga tahu," kata Marcel kepada &lt;b&gt;beritajatim.com.&lt;/b&gt;.&lt;b&gt;[ted/zaq] &lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-6589098566563400816?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/6589098566563400816/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=6589098566563400816&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/6589098566563400816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/6589098566563400816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/08/dunia-malam-surabaya-meredup-1.html' title='Dunia Malam Surabaya Meredup (1)'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-6346695810519132552</id><published>2007-05-26T23:04:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:45:38.117+07:00</updated><title type='text'>Pabrik Narkoba Medaeng</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Sabtu, 26/05/2007 11:25 WIB&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;Ancam Pecat Sipir yang Terlibat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Karutan Medaeng: Kami Kecolongan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/karut26052007111730.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Surabaya&lt;/b&gt; - Secara &lt;i&gt;gentle&lt;/i&gt; Kepala Rutan Medaeng Abu Zeid mengakui pihaknya merasa kecolongan dengan ditemukannya narkoba dengan jumlah yang besar di dalam rutan Medaeng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau dibilang kecolongan ya bisa. Padahal setiap hari kami menggelar razia, tapi kenapa koq bisa masuk," terang Abu Zeid kepada wartawan di Rutan Medaeng Waru Sidoarjo, Sabtu (26/5/2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan dengan penemuan ini Abu Zeid akan menggelar rapat dengan seluruh jajarannya untuk lebih ketat lagi mengawasi sejumlah pembezuk narapidana. "Penemuan ini terus berkembang dan penyelidikan kami serahkan kepada kepolisian," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkannya jika nanti dalam pemeriksaan ditemukan pegawai sipir rutan yang terlibat maka hukumannya langsung dipecat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesuai dengan instruksi dari Dirjen Pemasyarakatan Depkumham, jika ada anggota yang terlibat maka tidak ada toleransi sanksi seberat-beratnya," imbuh Abu Zeid.&lt;b&gt;[ted/gus]&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-6346695810519132552?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/6346695810519132552/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=6346695810519132552&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/6346695810519132552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/6346695810519132552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/05/pabrik-narkoba-medaeng_505.html' title='Pabrik Narkoba Medaeng'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-3434859101834464529</id><published>2007-05-26T23:02:00.000+07:00</published><updated>2007-08-14T23:03:06.250+07:00</updated><title type='text'>Pabrik Narkoba Medaeng</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Sabtu, 26/05/2007 11:51 WIB&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;Obok-obok Medaeng&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Edan...di Blok F-10 Ditemukan Sekotak Alat-Alat Bor&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/mdg126052007114230.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt; &lt;b&gt;Surabaya&lt;/b&gt; - Operasi mendadak yang dilakukan petugas rutan Medaeng Sabtu (26/5/2007) dinihari ternyata bukan hanya mengamankan narkoba, tetapi juga menemukan sekotak alat bor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menyita kiloan sabu-sabu, ganja dan uang Rp 32,4 juta serta perangkat alat penghisap seperti bong dan pipet petugas juga menemukan satu kotak alat-alat bor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum diketahui untuk apakah kotak warna hijau berisi peralatan bor yang ditemukan di blok F-10 tahanan rutan Medeng tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kotak bor itu ditemukan di blok F-10 nanti penyelidikan terus berkembang," terang Abu Zeid kepada wartawan di tutan Medaeng, Sabtu (26/5/2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh barang bukti yang ditemukan petugas rutan telah dibawa aparat Polres Sidoarjo untuk dikembangkan. Yang jadi pertanyaan, alat bor tersebut masuknya darimana?&lt;b&gt;[ted/gus]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks Foto: &lt;/b&gt;Sekotak alat bor yang ditemukan petugas di blok F-10. Milik siapa ya?&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-3434859101834464529?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/3434859101834464529/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=3434859101834464529&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/3434859101834464529'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/3434859101834464529'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/05/pabrik-narkoba-medaeng_26.html' title='Pabrik Narkoba Medaeng'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-3001818047395236604</id><published>2007-05-26T22:58:00.000+07:00</published><updated>2007-08-14T22:59:43.128+07:00</updated><title type='text'>Pabrik Narkoba Medaeng</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Sabtu, 26/05/2007 02:24 WIB&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Ditemukan Puluhan Gram SS dan Berkilo-kilo Ganja di Rutan Medaeng&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Surabaya&lt;/b&gt; - Dalam razia yang dilakukan Rutan Medaeng, petugas sipir berhasil menemukan berpuluh-puluh gram sabu-sabu. Tak cukup hanya itu, petugas berhasil menemukan berkilo-kilo ganja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Razia yang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Medaeng Abu Zeid ini dilakukan setelah Asta Udi Uka, seorang tersangkan narkoba 'bernyanyi' mengaku telah mendapat narkoba dari Ruran Medaeng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fokus penyisiran dilakukan di blok F yang merupakan tempat tahanan khusus narkoba. Barang bukti ganja, bong dan ephedrine ditemukan di sebuah kamar mandi tidak terpakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga berita ini diturunkan, Sabtu dini hari (26/5/2007), belum ada informasi resmi tentang rincian narkoba yang berhasil ditemukan petugas. Pastinya narkoba tersebut ternyata benar-benar ada di dalam Rutan Medaeng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya diberitakan, petugas sipir Rutan Medaeng menggelar operasi di sejumlah blok tahanan narkoba, terkait keterangan Asta Udi Uka yang mengaku mengambil sabu-sabu pesanan di ruangan Kepala Pengawas Rutan Medaeng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyisiran dilakukan setiap blok di Rutan Medaeng. Razia dimulai sekitar pukul 21.00 WIB Jumat (25/5/2007) malam hingga pukul 01.00 WIB Sabtu (26/5/2007) dini hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggeledahan juga dilakukan di blok yang ditempati Raymond alias Joko Sudarno yang diduga menjadi tempat peredaran narkoba jenis SS seperti pengakuan Asta Udi Uka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Raymond merupakan terpidana yang pernah ditangkap petugas Polda Jatim dengan barang bukti sebanyak 2 kg sabu-sabu.&lt;b&gt;[zaq]&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-3001818047395236604?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/3001818047395236604/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=3001818047395236604&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/3001818047395236604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/3001818047395236604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/05/pabrik-narkoba-medaeng.html' title='Pabrik Narkoba Medaeng'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-5353428675131420195</id><published>2007-01-31T22:54:00.000+07:00</published><updated>2007-09-30T22:56:11.867+07:00</updated><title type='text'>Ribuan Mamin Kadaluwarsa</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;Rabu, 31/01/2007 19:53 WIB&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Polisi Sita Ribuan Mamin Swalayan Papaya&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Fotografer : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/min31012007201834.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=5,0,0,0" name="iklanTengah" align="right" height="300" hspace="5" vspace="5" width="136"&gt;           &lt;param name="movie" value="flash/iklanTengah.swf"&gt;           &lt;param name="quality" value="high"&gt;           &lt;embed src="http://www.beritajatim.com/flash/iklanTengah.swf" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/shockwave/download/index.cgi?P1_Prod_Version=ShockwaveFlash" type="application/x-shockwave-flash" name="iklanTengah" align="right" height="300" hspace="5" vspace="5" width="136"&gt;&lt;/embed&gt;                     &lt;/object&gt;&lt;b&gt;Surabaya&lt;/b&gt; - Sebanyak 1.397 produk makanan dan minuman (mamin) yang dipajang di swalayan Papaya Jalan HR Muhammad disita reserse ekonomi Polresta Surabaya Selatan karena diduga telah kadaluwarsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu mamin yang disita dari swalayan Papaya tersebut tidak dilengkapi dengan petunjuk bahasa Indonesia sehingga merugikan konsumen yang membelinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasatreskrim Polresta Surabaya Selatan AKP Syukur menjelaskan polisi telah memeriksa dua orang saksi masing-masing Umi Kholifah (21) dan Dinar (31) keduanya karyawan swalayan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami masih periksa dua orang saksi dan menyelidikinya," kata Syukur kepada wartawan di Mapolresta Surabaya Selatan jalan Dukuh Kupang, Rabu (31/1/2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan pemilik swalayan belum diminta keterangan dan rencananya akan dipanggil dalam waktu dekat ini, polisi juga akan mendatangkan saksi ahil terkait dengan makanan kadaluwarsa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa jenis mamin Kadaluwarsa yang disita polisi itu antara lain Hogorame, Wakado yang habis masanya tanggal 28 Desember 2006 sementara lainnya yaitu Grape Layer, Julie's, Cocoro, Entry dan lain-lain. "Kami menyitanya karena tanggal yang tertera di mamin tersebut telah habis dan bisa membahayakan konsumen," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkannya jika terbukti bersalah, polisi akan menjerat tersangka dengan pasal 80 ayat 4 UU RI No 23 tahun 1992 tentang kesehatan dengan serta pasal 62 UU No 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. &lt;b&gt;[ted/gus]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Teks Foto&lt;/b&gt; : Kanit Resek Polresta Surabaya Selatan Iptu Tego Marwoto sedang menunjukkan barang bukti.&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-5353428675131420195?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/5353428675131420195/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=5353428675131420195&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/5353428675131420195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/5353428675131420195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/01/ribuan-mamin-kadaluwarsa.html' title='Ribuan Mamin Kadaluwarsa'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-7791689983182114410</id><published>2007-01-16T11:37:00.000+07:00</published><updated>2007-12-23T11:38:19.065+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Polda Jatim Lidik Kantor Astra Nawa</title><content type='html'>www.beritajatim.com&lt;br /&gt;16 Februari 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya - Dugaan penggelapan menguasai tanah oleh Choirul Anam Ketua DPW PKB hasil muktamar Semarang saat ini sedang diselidiki Tindak Pidana Korupsi Polda Jatim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolda Jatim Irjen Pol Herman Suryadi Sumawiredja menjelaskan polisi sedang memeriksa sejumlah saksi terkait kepemilikan tanah pembangunan gedung Astra Nawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami masih lidik dan memeriksa sejumlah saksi," terang Irjen Pol Herman Suryadi Sumawiredja, Jumat (16/2/2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya polisi akan bertindak proporsional terkait dengan kasus gedung Astra Nawa yang menjadi sengketa antara Imam Nahrowi dan Choirul Anam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara terpisah Kasat Pidana Korupsi Polda Jatim AKBP Setija Junianta menjelaskan polisi sudah memeriksa tujuh orang saksi diantaranya Direktur YKP Choirul Huda dan Kepala Seksi Perijinan kantor Pemkot Werdianing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pemeriksaan masih sebatas saksi," imbuh Setija Junianta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan tersebut terkait dengan laporan polisi tanggal 30 &lt;span id="st" name="st" class="st"&gt;Januari&lt;/span&gt; 2007 tentang dugaan penggelapan menguasai tanah oleh DPW PKB hasil Muktamar Surabaya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-7791689983182114410?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/7791689983182114410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=7791689983182114410&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7791689983182114410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7791689983182114410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/01/polda-jatim-lidik-kantor-astra-nawa.html' title='Polda Jatim Lidik Kantor Astra Nawa'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-1260706436233640742</id><published>2006-12-31T11:39:00.000+07:00</published><updated>2007-08-11T11:53:20.775+07:00</updated><title type='text'>Dibalik Tenggelamnya KM Senopati Nusantara</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt; &lt;p&gt;Minggu, 31/12/2006 20:20 WIB&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Sayang Nyawa, Yanti Rela Setengah Bugil&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td   style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);font-family:verdana;font-size:10px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td   style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);font-family:verdana;font-size:10px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Fotografer : Teddy Ardianto&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;img style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" src="http://www.beritajatim.com/foto4/sakit201012007082257.jpg" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;Surabaya&lt;/b&gt; - Terapung-apung di laut dengan ombak setinggi tiga-enam meter selama dua hari tak pernah dibayangkan dalam hidupnya oleh Yanti (28), wanita asal Poncoharjo Grobogan Jawa Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alhamdullilah saya bisa selamat meski dikelilingi ombak setinggi 3-6 meter," kata Yanti kepada &lt;i&gt;beritajatim.com &lt;/i&gt;di RS Pelabuhan (PHC) Surabaya, Minggu (31/12/2006) sambil mengusap air matanya yang terus membasahi pipinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yanti mengaku ikut sedih karena teringat dengan anak-anak dan orangtua ketika berada di Kapal terlihat panik dan tidak bisa berbuat banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Banyak Orangtua yang pasrah ketika kapal mulai tenggelam karena tidak bisa meloncat ke dalam sekoci," kata Yanti sambil sesenggukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yanti mengaku dengan sekuat tenaga meraih sekoci ketika kapal mulai oleng karena dihantam ombak setinggi enam meter di perairan Mandalika. "Saya naik sekoci bersama lima orang saat itu hujan deras dan sekoci penuh dengan air," kata Yanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yanti mengaku saat naik sekoci langsung melepas celana jeans dan membuang meski didalam sakunya ada sejumlah barang berharga berupa HP dan dompet berisi sejumlah uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya hanya memakai pakaian dalam. Karena kalau tidak lepas celana jeans saya maka akan tidak bisa naik ke sekoci. Sebab terlalu berat," terang Yanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bisa naik sekoci Yanti selama dua hari terapung-apung dilaut dan hanya bisa minum air hujan maupun sisa air mineral. "Kami hanya pasrah saja apakah bisa selamat atau tidak," terang Yanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasalanya ketika ada kapal lewat banyak yang tidak tahu padahal beberapa kali membunyikan peluit yang dibawanya dari sekoci."Lampu baterey saya juga mati karena terkena air, kalau bisa dipakai pasti kapal tersebut akan menolong kami," terang Yanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untung saja ada kapal berbendera Vietnam yang datang kemudian menolong lima orang yang dengan menggunakan sekoci di tengah laut. "Alhamdulillah saya masih diberi umur panjang," katanya. [bj1/ted]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Minggu, 31/12/2006 19:41 WIB&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;Dibalik Tenggelamnya KM Senopati Nusantara&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Kapal Oleng Anak Jasmin Lepas Dari Tangannya&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;Fotografer : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/jasmin01012007074349.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Surabaya&lt;/b&gt; - Wajah Jasmin (41) asal Ungaran nampak kusut dan sedih setelah terapung-apung dengan sekoci selama dua hari di perairan Mandalika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia beberapa kali hanya bisa menerawang mengingat kejadian tenggelamnya KM Senopati Nusantara yang begitu cepat hingga anaknya Anita Purwanti ikut hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat kapal oleng dihantam ombak setinggi enam meter anak saya langsung lepas dari genggaman tangan," kata Jasmin kepada &lt;i&gt;beritajatim.com&lt;/i&gt; saat ditemui di RS Pelabuhan (PHC) Surabaya, Minggu (31/12/2006).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan setelah kapal oleng sejumlah penumpang langsung panik karena kapal sudah mulai tenggelam dengan mengambil sejumlah pelampung dan ada yang melompat ke laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Suasana didalam kapal gaduh banyak anak-anak dan orangtua pasrah ketika kapal sudah mulai tenggelam," kata Jasmin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jasmin kemudian langsung masuk kedalam sekoci yang telah diturunkan ke laut untuk menyelamtkan diri bersama dengan penumpang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tidak tahu nasib anak saya hingga kini," kata Jasmin dengan wajah sangat muram.[bj2/Ted]&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-1260706436233640742?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://teddyardianto.multiply.com/journal' title='Dibalik Tenggelamnya KM Senopati Nusantara'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/1260706436233640742/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=1260706436233640742&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/1260706436233640742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/1260706436233640742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2006/12/dibalik-tenggelamnya-km-senopati.html' title='Dibalik Tenggelamnya KM Senopati Nusantara'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-5101042372294088990</id><published>2006-10-15T23:56:00.000+07:00</published><updated>2007-08-18T23:57:47.069+07:00</updated><title type='text'>Dibalik Terbakarnya Pertokoan Keputran</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Minggu, 15/10/2006 19:49 WIB&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Mati-Matian Selamatkan Harta Malah Disoraki&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Reporter : Teddy Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Fotografer : Arif Fajar Ardianto&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Surabaya&lt;/b&gt; - Musibah kebakaran di komplek pertokoan Pasar Keputran Surabaya ini &lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/copy15102006195303.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 0px;" align="right" border="0" /&gt;ternyata tidak menggugah rasa empati dari warga yang menonton kejadian yang meluluhlantakan enam toko itu. Warga yang justru meledek pemilik toko yang berusaha mati-matian menyelamatkan harta bendanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika api menjilat-jilat dengan cepat, seorang pemilik toko usaha foto copy di Jalan Urip Sumoharjo 3 A, Hanafi, berjuang keras menyelamatkan barang-barangnya. Meski api berkobar di dalam tempat usahanya, ia memaksa akan membuka pintu &lt;i&gt;rolling door&lt;/i&gt;, Minggu (15/10/2006).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun karena panik, kunci yang dibawanya gagal membuka pintu. Usaha yang dilakukan pemuda itu nampaknya justru disoraki oleh ratusan orang yang menyaksikan kebakaran. Bahkan terkesan mengolok-olok, bukannya berusaha membantunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan &lt;b&gt;beritajatim.com&lt;/b&gt;, upaya Hanafi itu sempat dicegah oleh petugas PMK dengan alasan berbahaya bagi keselamatan jiwanya. Sebab di dalam tokonya, si jago merah menyala dengan liar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun peringatan petugas PMK itu tidak digubrisnya. Dalam kondisi sang pemuda panik, para penonton justru meledeknya. "Dasar tidak sayang nyawa," teriak salah satu warga. Namun ledekan itu tidak digubrisnya. Tak lama kemudian, dua orang saudaranya tiba, dan membantu menjebol pintu dengan kayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat menjebol pintu dilakukan tiga saudara itu, warga sekali lagi meneriaki 'Hijau...Hijau...Hijau' bak iklan salah satu perusahaan rokok. Dan brakkkk...! Jebolah pintu. Tapi sayangnya usaha itu sia-sia. Sebab peralatan mesin foto copy sudah hangus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aduh Pak...ini mau lebaran bagaimana nanti saya mencari nafkah. Tapi yang jelas api bukan dari tempat saya. Sebab kita tutup Sabtu - Minggu," kata Hanafi dengan nada memelas. Ia tidak tahu harus kemana untuk mendapatkan ganti akibat harta bendanya luluh lantak di lalap api yang belum jelas sumbernya itu.[bj1]&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-5101042372294088990?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/5101042372294088990/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=5101042372294088990&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/5101042372294088990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/5101042372294088990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2006/10/dibalik-terbakarnya-pertokoan-keputran.html' title='Dibalik Terbakarnya Pertokoan Keputran'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-1849478662031205762</id><published>2006-10-03T11:30:00.000+07:00</published><updated>2007-12-23T11:32:44.857+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Korupsi Tuban Rp 70 Miliar</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span id="st" name="st" class="st"&gt;www.beritajatim.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tim Ahli Perguruan Tinggi Temukan Rekayasa &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Surabaya – Tim Ahli dari UGM, Undip Semarang dan Unibraw Malang yang disewa Tipikor Polda Jatim meneliti dugaan &lt;span id="st" name="st" class="st"&gt;korupsi&lt;/span&gt; 113 proyek Kimpraswil &lt;span id="st" name="st" class="st"&gt;Tuban&lt;/span&gt; menemukan rekayasa yang tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB) APBD 2006. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;Bersama penyidik Tipikor tim Ahli yang terdiri dari dua orang dari masing-masing PTN itu melakukan uji coredrilling pada 11 lokasi proyek. Setiap lokasi diambil sampel pada 4 titik. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Secara keseluruhan, uji bahan tersebut dilakukan pada 44 titik proyek jalan dan jembatan. Hasil tinjauan sementara ini, polisi menyimpulkan memang ada indikasi kuat bahan yang digunakan dalam proyek jauh dibawah standar mutu yang dituangkan dan Rencana Kerja dan Syarat (RKS) yang sudah disepakati," kata Kompol Hadi Utama Kalakhar Tipikor Polda Jatim saat dihubungi &lt;a href="http://beritajatim.com/" target="_blank" onclick="return top.js.OpenExtLink(window,event,this)"&gt;beritajatim.com&lt;/a&gt;, Selasa (3/10/2006).  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya sebagian proyek sudah selesai, sebagian lagi ada yang sedang dilaksanakan, dan tim  bisa melihat ada dugaan bahan yang digunakan tidak sesuai dengan proyeksi awal. Ini dibawah standar bahan yang disebutkan dalam RKS &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadi tidak memberikan penjelasan rinci mengenai bahan di bawah standar yang dimaksud. Namun polisi yang pernah bertugas di Batam ini hanya mengatakan, selain kualitas bahan yang digunakan, diduga juga takaran yang tidak sesuai. Menurut Hadi, kesimpulan ini baru temuan awal. Namun untuk kepentingan penyidikan, pihaknya akan meminta keterangan ahli atau pakar. " Sebulan terakhir penyidik telah berkoordinasi dengan sejumlah perguruan tinggi," katanya.  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ditambahkannya rekayasan bahan bangunan untuk proyek itu akan kami jelaskan setelah kami mendapat laporan resmi dari tim ahli. Kami kira, polisi memang tidak kompeten menjelaskan sebelum ada pakat yang memang benar-benar mengetahui bahan-bahan bangunan," ujar Hadi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seperti diketahui, dalam kasus dugaan &lt;span id="st" name="st" class="st"&gt;korupsi&lt;/span&gt; yang dilaporkan merugikan negara sekitar Rp 70 miliar ini, Polda Jatim telah menetapkan seorang tersangka yaitu Direktur CV Panorama, Kaslan. Menurut data dan keterangan sejumlah saksi, CV Panorama menerima 8 pekerjaan jalan dan jembatan dari rekanan pemenang tender lain (yang belakangan diketahui sebagai perusahaan fiktif) senilai Rp 8 miliar.  &lt;script&gt;&lt;!-- D(["mb","\u003c/p\&gt;\n\u003cp\&gt;Para saksi yang sudah diperiksa antara lain, Pimpro jalan dan jembatan, Nur Kholik dan Suparno. Ketua Gapeknas Tuban Anwar dan Ketua Gapensi Tuban Slamet.\u003cbr\&gt;\u003c/p\&gt;\n",0] ); D(["ce"]);  //--&gt;&lt;/script&gt;&lt;/p&gt; Para saksi yang sudah diperiksa antara lain, Pimpro jalan dan jembatan, Nur Kholik dan Suparno. Ketua Gapeknas &lt;span id="st" name="st" class="st"&gt;Tuban&lt;/span&gt; Anwar dan Ketua Gapensi &lt;span id="st" name="st" class="st"&gt;Tuban&lt;/span&gt; Slamet.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-1849478662031205762?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/1849478662031205762/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=1849478662031205762&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/1849478662031205762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/1849478662031205762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2006/10/korupsi-tuban-rp-70-miliar.html' title='Korupsi Tuban Rp 70 Miliar'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-5956288135090602659</id><published>2006-08-11T11:42:00.000+07:00</published><updated>2007-08-11T11:50:32.774+07:00</updated><title type='text'>News Analisis</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse; width: 334px; height: 1015px;" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td face="verdana" size="12px" style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(51, 0, 0);"&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;Kasus Persebaya dan Reklame&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Akankah Senasib dengan Kasus Sahudi?&lt;br /&gt;by Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; &lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;img style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" src="http://www.beritajatim.com/foto4/tedi18092006114813.jpg" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;foto&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;&lt;b style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Kejaksaan Tinggi Jatim&lt;/b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; kini mendapat sorotan. Tak tanggung-tanggung Kapolda Jatim Irjen Pol Herman Suryadi Sumawiredja gerah dengan kinerja JPU yang membebaskan Sahudi dari tahanan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Meski Kepala Kejaksaan Jatim, MS Rahardjo telah membantah jika berkas dugaan korupsi mikroskop masih belum lengkap karena unsur memperkaya diri belum terpenuhi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Namun jauh hari sebelumnya, penyidik Polda Jatim sudah mencium gelagat kurang sedap akan bebasnya Sahudi, terlihat dari bolak-balik berkas dari Kejaksaan hingga BAP dipisah menjadi tiga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Selain kasus dugaan korupsi Sahudi yang berkasnya hanya bolak-balik hingga bebas, sejumlah kasus lainnya seperti penyimpangan dana APBD Persebaya Surabaya dan Reklame juga masih mengambang. Apakah nasibnya sama dengan kasus Sahudi?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sejumlah pejabat di Kejati Jatim sebelumnya berjanji melaksanakan ekspose kasus tersebut dalam waktu dekat. Namun hingga kini belum ada tanda-tandanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Dari beberapa sumber di Kejati Jatim mengakui selama ini Kejaksaan tak punya &lt;/span&gt;&lt;i style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;power&lt;/i&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; saat menyelidiki kasus besar. Seperti dugaan kasus Persebaya maupun Reklame yang melibatkan pejabat di Surabaya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Tim Kejaksaan harus mencari celah agar diketahui penyimpangan keuangan negara dengan meminta sejumlah ahli untuk melihat secara detil kasus tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Namun tidak tertutup kemungkinan banyak faktor internal yang mempengaruhi penyidikan sehingga Kejati terlihat berhati-hati dan mengambangkan kasusnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Padahal beberapa waktu lalu Kejati sudah memanggil H Santo (mantan manajer Persebaya) untuk menjalani pemeriksaan di Kejati Jatim. Namun hingga kini hasilnya juga masih belum diketahui.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Bahkan, Ketua Tim Penyelidik Kejati Jatim Bambang Hartoto berjanji timnya mulai bergerak membuka file kasus ini dengan memeriksa kasus Persebaya. Namun siapa yang akan dimintai keterangan belum dijelaskan secara rinci.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Tidak hanya pengurus Persebaya saja yang akan diperiksa. Para auditor independen yang telah melakukan pengauditan pembukuan Persebaya juga dimintai keterangannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Dugaan korupsi di tubuh Persebaya terkuak saat tim kebanggaan arek Suroboyo itu mengundurkan diri dari kompetisi di Ligina tahun 2005 lalu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Tindakan ini dinilai aneh dan diduga ada hubungannya dengan dana APBD senilai Rp 15 miliar yang dikabarkan tidak ada pertanggungjawabannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Begitu juga dengan penyelewengan dana Reklame yang masih jalan ditempat hingga menimbulkan pertanyaan Kejati Jatim terlihat tebang pilih dan masih takut dengan kekuatan di luar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Bahkan Kepala Kejari Surabaya, IK Artana saat ekspose, beberapa waktu lalu mengaku masih melakukan penyelidikan karena penyimpangan dana tersebut hanya kesalahan administrasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/foto&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-5956288135090602659?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/5956288135090602659/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=5956288135090602659&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/5956288135090602659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/5956288135090602659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2006/08/news-analisis.html' title='News Analisis'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-947321339890190125</id><published>2006-07-19T11:32:00.000+07:00</published><updated>2007-12-23T11:36:03.170+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Polda Jatim Tentukan Tersangka Korupsi Tuban</title><content type='html'>www.beritajatim.com&lt;br /&gt;19-Juli-2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya - Tipikor Polda Jatim minggu depan akan menentukan tersangka terkait dengan dugaan &lt;span id="st" name="st" class="st"&gt;korupsi&lt;/span&gt; tiga proyek senilai Rp 70 miliar setelah Kepala Dinas Kimpraswil Kabupaten &lt;span id="st" name="st" class="st"&gt;Tuban&lt;/span&gt; selesai diperiksa Polda Jatim, Rabu (19/7/2006) sore.  &lt;p&gt;Kanit IV Satuan Pidana &lt;span id="st" name="st" class="st"&gt;Korupsi&lt;/span&gt; Polda Jatim Kompol Hadi Utomo membenarkan telah memeriksa Kepala Dinas Kimpraswil Sri Pandoyo kali kedua terkait &lt;span id="st" name="st" class="st"&gt;korupsi&lt;/span&gt; tiga proyek pembangunan jembatan, perbaikan pipa air minum dan lampu penerangan jalan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Setelah memeriksa Kadis Kimpraswil kali kedua, dalam waktu dekat kami  akan menentukan calon tersangka terkait &lt;span id="st" name="st" class="st"&gt;korupsi&lt;/span&gt; &lt;span id="st" name="st" class="st"&gt;Tuban&lt;/span&gt;," kata Hadi Utomo kepada wartawan di Mapolda Jatim jalan Achmad Yani, Rabu (19/7/2006). &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan Sri Pandoyo diperiksa sekitar pukul 08.00 WIB dan selesai sekitar pukul 16.00 WIB ditanya soal tiga proyek Kimpaswil &lt;span id="st" name="st" class="st"&gt;Tuban&lt;/span&gt; dengan menggunakan APBD &lt;span id="st" name="st" class="st"&gt;Tuban&lt;/span&gt; tahun 2006.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kadis Kimpraswil ketika ditanya soal tiga proyek tersebut mengaku tidak tahu-menahu," kata Hadi Utomo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan meski banyak menjawab tidak tahu terkait dengan proyek &lt;span id="st" name="st" class="st"&gt;korupsi&lt;/span&gt; &lt;span id="st" name="st" class="st"&gt;Tuban&lt;/span&gt; tersebut namun penyidik telah menemukan bukti-bukti dari keterangan saksi yang telah diperiksa sebelumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Dari keterangan saksi sebelumnya adanya fakta penyimpangan dugaan &lt;span id="st" name="st" class="st"&gt;korupsi&lt;/span&gt; di Dinas Kimpraswil," tandas Hadi Utomo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyimpangan itu antara lain banyak CV yang seharusnya menjadi pemenang lelang namun tidak bisa mengerjakan proyek Kimpraswil. Selain itu beberapa proyek yang menjadi lelang tidak sesuai dengan kualifikasi keppres 180 tahun 2003. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kadis Kimpraswil sebagai penanggung proyek sesuai dengan pasal 11 Keppres 80 tahun 2003, jika ada proyek yang tidak sesuai dengan kualifikasi harus menghentikannya dan melaksanakan lelang kembali," kata Hadi Utomo.   &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apakah nantinya Kadis Kimpraswil akan menjadi tersangka ? "Kami belum bisa menentukan sekarang tuunggu saja nanti hasil kesimpulan dari penyidik," kata Hadi Utomo.&lt;script&gt;&lt;!-- D(["mb","\u003c/p\&gt;\n\u003cp\&gt;Dari hasil pemeriksaan sebelumnya CV pemenang lelang adalah CV fiktif seperti CV Mulia dengan Dirut Tukang Sapu maupun CV Rileks yang beralamat tidak jelas.\u003c/p\&gt;\n\u003cp\&gt;CV-CV fiktif tersebut kemudian mensubkan proyek kepada CV Panorama yang juga bagian dari CV 99 yang juga milik Ali Hasan suami dari Bupati Tuban Haeny Relawati.     \u003c/p\&gt;\u003cbr\&gt;\n",0] ); D(["ce"]);  //--&gt;&lt;/script&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari hasil pemeriksaan sebelumnya CV pemenang lelang adalah CV fiktif seperti CV Mulia dengan Dirut Tukang Sapu maupun CV Rileks yang beralamat tidak jelas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;CV-CV fiktif tersebut kemudian mensubkan proyek kepada CV Panorama yang juga bagian dari CV 99 yang juga milik Ali Hasan suami dari Bupati &lt;span id="st" name="st" class="st"&gt;Tuban&lt;/span&gt; Haeny Relawati.     &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-947321339890190125?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/947321339890190125/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=947321339890190125&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/947321339890190125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/947321339890190125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2006/07/polda-jatim-tentukan-tersangka-korupsi.html' title='Polda Jatim Tentukan Tersangka Korupsi Tuban'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-4381566337523727908</id><published>2006-05-20T11:02:00.000+07:00</published><updated>2007-08-11T11:14:32.648+07:00</updated><title type='text'>Ombak Besar Pisahkan Irfan dengan Agresti</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" border="0" width="345"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 10px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Sabtu, 20/05/2006 19:54 WIB&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(117, 117, 255);"&gt;Musibah SMAN 4 Surabaya&lt;br /&gt;by : Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 16px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/mita20052006202229.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Denpasar&lt;/b&gt; - Seperti biasanya dilakukan sekolah-sekolah, setiap usai ujian selalu dimanfaatkan berlibur untuk mengendorkan pikiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan itulah yang dilakukan rombongan siswa kelas 3 SMAN 4 Surabaya. Mereka dengan menumpang 8 bus berangkat dari Surabaya,    dan tiba di Kuta Bali, Sabtu (20/5/2006) dinihari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rombongan  yang jumlahnya mencapai 344 orang ini lantas   langsung  menginap di Hotel Bali Holiday Bali dan Dhyanapura   yang tepat di belakanganya terdapat pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diceritakan  Wakasek Kesiswaan SMAN 4 Surabaya Drs Hariyudi saat ditemui di ruang Jenazah RS Sanglah,    bertanggung jawab terhadap perjalanan ini mengaku kecelakaan   yangmenewaskan 3 orang muridnya, 1 belum diketemukan dan dua dalam perawatan itu di luar kendalinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski sudah diberikan jadwal ke sekitar 304 siswa dari total &lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/irfan20052006202229.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 0px;" align="right" border="0" /&gt; kelas 3 di SMAN 4 Surabaya yang sekitar 344 siswa, dan 21 guru pendamping termasuk semua wali kelas yang ikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka ke laut pagi-pagi sekali, saya sendiri tidak tahu kapan mereka berangkat, tahu-tahu sudah ada kabar ini sekitar jam 06.00 Wita, makanya kami terkejut juga," Urai Hariyudi yang tampak sibuk menghubungi teman-temanya mengkoordinasikan apa yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kejadian itu 6 orang yang menjadi korban. Keenam siswa itu merupakan anak IPA 1, 3 diantaranya sudah meninggal yaitu Nurcholis Agusti (17), Weny Wilujeng (17), Ninis Wijayanti (17), sedang satu orang masih belum diketemukan adalah Agresti Mita Defora (17).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari enam orang siswa itu dua diantaranya berhasil   diselamatkan yaitu Donny Setiawan yang pertama kali   diselamatkan. Tetapi Donny masih shock dan langsung di rawat di ruang RTI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Donny shock, dia sempat histeris dan berguling-guling. Dan baru tenang ketika ada yang mendampingi, karena itulah orang tuanya akan terbang ke sini, untuk memberikan dukungan pada Donny," urai Hariyuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang Mohammad Irfan Maulana (17) kondisinya lebih baik daripada Donny dia masih dirawat di triage umum dan hanya berikan oksigen untuk membantu pemulihan. Irfan juga sudah bisa ditanyai seputar kejadian yang menimpa mereka berenam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan Irfan mengaku saat kejadian sempat memegang tangan   Agresti sebelum akhirnya terlepas. "Saya tidak tahu teman-teman   bisa renang atau tidak, yang jelas saat kejadian saya sempat memegang tangan Agresti tetapi karena ombak besar makanya saya akhirnya terpisah dari dia," tutur Irfan saat ditemui di triage umum RS Sanglah.&lt;br /&gt; &lt;img src="http://www.beritajatim.com/foto4/doni20052006202229.jpg" style="border: 1px solid rgb(255, 255, 255); margin: 5px 5px 0px 0px;" align="left" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Dalam proses penyelamatan, Donny yang paling pertama diambil, baru Nurchalis yang sudah dalam kondisi meninggal baru Irfan kemudian Ninis yang masih sempat di bawa ke BIMC tetapi tidak berhasil diselamatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencananya, perjalanan tour ini  akan di mulai sekitar pukul 11.00 wita dengan mengunjungi GWK, ke Tanjung Benoa dan ke   Joger. Baru dilanjutkan hari minggunya ke Bedugul, Sangeh dan Tanah Lot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi karena kejadin ini, jadwal itu dibatalkan. Semuanya   langsung balik ke Surabaya hari ini juga," katanya. Alasan   dipilihnya hotel di Kuta, kata Hariyuda disebabkan karena di   hotel sudah ada kolam renang, dan juga dekat pantai.(kontributor/bj1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Foto:  Agresti Mita Defora yang hilang(atas), Mochhamad Irfan Maulana (tengah) dan Doni Setiawan (bawah)./by Teddy Ardianto&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font-family: verdana; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(0, 0, 0);" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-4381566337523727908?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/4381566337523727908/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=4381566337523727908&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4381566337523727908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4381566337523727908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2006/05/ombak-besar-pisahkan-irfan-dengan.html' title='Ombak Besar Pisahkan Irfan dengan Agresti'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-6517319797993141186</id><published>2006-03-27T22:29:00.001+07:00</published><updated>2007-12-04T22:33:06.890+07:00</updated><title type='text'>Transaksi Narkoba Surabaya Rp 100 Miliar</title><content type='html'>Surya, Senin 27 Maret 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga Sabu-sabu Naik 100 Persen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SURABAYA - Kendati polisi gencar memberantas narkoba dalam beberapa bulan terakhir, transaksi jual-beli narkoba yang beredar di Kota Surabaya mencapai Rp 100 miliar dalam sebulan atau Rp 3 miliar sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hasil investigasi Granat (Gerakan Anti Narkotika, Red) menunjukkan di Kota Surabaya uang beredar untuk transaksi narkoba bisa mencapai Rp 100 miliar lebih," tegas Sonny Wibisono, mantan ketua DPC Granat Surabaya, di sela-sela Musyawarah Cabang Granat yang dihadiri 60 orang peserta di Hotel Elmi, Surabaya, Sabtu (25/3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Muscab ini, Ny Dra Ari Sulistyowati MM terpilih menjadi Ketua DPC Granat Surabaya menggantikan Sonny Wibisono periode empat tahun mendatang hingga 2009 mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan Sonny, seiring dengan itu, tingkat penangkapan terhadap pelaku narkoba mulai bandar gede, pengepul, pengedar hingga pengguna rata-rata mencapai 20 hingga 30 perkara dan melibatkan puluhan hingga ratusan orang pelaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan perkara yang disidangkan di pengadilan rata-rata 30 kasus dan 40 persen yang ditahan di Rutan Medaeng adalah pelaku narkoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Sonny, kendati dari hari ke hari semakin banyak pelaku yang ditangkap, namun jumlah pelaku yang terlibat dalam bisnis haram ini justru terus bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu penyebabnya, himpitan ekonomi yang semakin mencekik leher. "Banyaknya orang yang terlibat dalam bisnis haram ini karena pekerjaannya ringan, tetapi diiming-iming uang dalam jumlah besar walaupun risikonya sangat tinggi," tegas Sonny.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkannya, dengan tingginya tren pengguna narkoba tersebut, mendorong Granat untuk semakin giat melancarkan operasinya. Dan berkat kerja keras Granat sejak dibentuk pada tahun 2000 lalu, jumlah pelaku yang ditangkap semakin banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika sebelumnya yang ditangkap hanya berkisar 1 hingga 4 kasus, setelah Granat di Surabaya dibentuk jumlahnya naik drastis hingga 30 kasus," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sonny menegaskan Granat tidak akan henti-henti menggelar operasi memberantas narkoba. Karena hal ini sudah menjadi penyakit masyarakat yang bisa merusak masa depan bangsa, khususnya kaum muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait dengan itu, Sonny mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan petugas jika ditemukan ada orang yang menggunakan narkoba baik dia sebagai bandar, pengelup, pengedar, ataupun pengguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita punya komitmen tinggi untuk memberantas narkoba ini hingga ke akar-akarnya," janji Sonny.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harganya Naik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Kasat I Narkoba Polda Jatim Kompol Sarwono belum bisa memastikan apakah nilai jual beli narkoba hingga mencapai Rp 100 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ia berani memastikan harga sejumlah komoditas narkoba saat ini mulai naik dua kali lipat. Misalnya sabu-sabu bisa mencapai Rp 1,2 juta/gram, dari sebelumnya yang 'cuma' Rp&lt;br /&gt;600.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebelum gencar operasi narkoba harga setiap satu gram hanya sekitar Rp 600.000," kata Sarwono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan ekstasi dan ganja juga mengalami kenaikan harga setelah polisi mengobok-obok diskotek dan tempat hiburan malam lainnya.  "Ineks sekarang harganya mencapai Rp 125.000&lt;br /&gt;dari harga sebelumnya hanya Rp 100.000," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, ganja juga mengalami kenaikan dari harga sebelumnya Rp 25.000 perlintingnya dan sekarang menjadi Rp 35.000. Dijelaskannya transaksi narkoba bukan lagi ditempat diskotek maupun tempat hiburan malam lainnya. Namun pengguna lebih banyak menggunakan tempat yang aman seperti hotel, perumahan maupun indekos untuk menghisap SS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan ekstasi karena penggunanya harus gedek-gedek kepala sehingga masih banyak pemakai pergi ke diskotek dan tempat hiburan yang menggunakan suara house music.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(joseph sintar/teddy ardianto)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-6517319797993141186?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/6517319797993141186/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=6517319797993141186&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/6517319797993141186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/6517319797993141186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2006/03/transaksi-narkoba-surabaya-rp-100_27.html' title='Transaksi Narkoba Surabaya Rp 100 Miliar'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-1685430647030471647</id><published>2006-01-16T23:00:00.000+07:00</published><updated>2007-11-25T23:08:00.473+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Kemelut PT Iglas</title><content type='html'>Surya, Senin 16 Januari 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Dirut Karyawan Saling Lapor&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SURABAYA, SURYA &lt;/span&gt;- Direktur PT Industri Gelas (Iglas Persero) Jl Ngagel dan karyawan saling melapor ke Polda Jatim terkait dengan pencemaran nama baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karyawan PT Iglas yang diwakili Ketua Umum Serikat Pekerja Supriyadi melaporkan ke Polda Jatim berdasar dengan No LP/09/I/2006/ Biro Operasi terkait pernyataan Dirut PT Iglas Daniel S Kuswandi di beberapa media cetak terkait dengan&lt;br /&gt;kebakaran tanggal 3 Oktober 2005.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Nama baik kami dicemarkan karena Dirut menuduh kami membakar pabrik Iglas di Gresik melalui media cetak terbitan tanggal 7 November,” jelas Supriyadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal tuduhan tersebut sama sekali tidak berdasar bukti dan fakta. “Saat kebakaran kami di Jakarta untuk demo, mana mungkin kami membakar,” kata Supriadi pekan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan kata Supriadi PT Iglas telah melakukan&lt;br /&gt;penyuapan terhadap aparat Rp 30 juta soal penyelidikan kasus kebakaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak mau kalah, Dirut Iglas Daniel Kuswandi balik melaporkan karyawannya ke Polda Jatim dengan tuduhan mencuri data&lt;br /&gt;tentang dana taktis untuk aparat sebesar Rp 30 juta yang dikeluarkan Direktur Keuangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ekspose data itu ke media massa dianggap mencemarkan&lt;br /&gt;nama baiknya. Selain itu Daniel juga melaporkan dugaan korupsi oleh karyawannya dengan membuat perusahaan baru di&lt;br /&gt;luar Iglas hingga membuat perusahaan BUMN itu rugi Rp 10 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasat Pidana Umum AKBP Setija Junianta melalui Kanit Harda Kompol Kartono mengakui telah memeriksa Dirut PT Iglas Daniel S Kuswandi. Namun Kartono enggan mengungkap materinya. “Pemeriksaan Dirut PT Iglas terkait dengan kasus lama,” kata Kartono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konflik antara Daniel dan karyawannya mencuat sejak terungkapnya kebocoran di BUMN itu. Bahkan PT Iglas melalui konsultan manajemen risiko Haryoko Wirjosoetomo&lt;br /&gt;mengungkapkan pendirian perusahaan penyuplai bahan baku&lt;br /&gt;oleh oknum karyawan yang merugikan PT Iglas Rp 10 miliar per tahun. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(ted)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:-1;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9.5pt; color: rgb(35, 31, 32);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-1685430647030471647?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/1685430647030471647/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=1685430647030471647&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/1685430647030471647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/1685430647030471647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2006/01/kemelut-pt-iglas.html' title='Kemelut PT Iglas'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-7022731142979484535</id><published>2006-01-12T23:12:00.000+07:00</published><updated>2007-11-25T23:14:08.563+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik dan Peristiwa'/><title type='text'>Kapolwiltabes Anang Iskandar</title><content type='html'>Surya, Kamis 12 Januari 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Pelajari Dulu, Baru Menggebrak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SURABAYA, SURYA&lt;/span&gt; - Kapolwiltabes Surabaya yang baru Kombes Pol Anang Iskandar belum akan melancarkan gebrakan baru di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Ia ingin mempelajari lebih dulu kasus-kasus kriminalitas yang menjadi tanggung jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Saya akan memelajari dulu kasus-kasus atau program-program yang ditinggalkan pendahulu saya. Baru setelah itu, gebrakan dilancarkan,” ujar Anang usai menerima jabatan dari kapolwiltabes lama, Kombes Pol Sutarman di Mapolda Jatim,&lt;br /&gt;Rabu (11/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anang menambahkan kasus-kasus itu akan dilanjutkan penyelidikan dan penyidikannya. Namun ia tetap memprioritaskan penangangan perjudian, pembalakan liar (illegal logging) dan penambangan liar (illegal mining). ”Program lama sesuai instruksi Kapolri tetap menjadi prioritas saya,” kata Anang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mantan Kapolres Metro Jakarta Timur yang kelahiran Mojokerto pada 8 Mei 1958 itu menjelaskan pembalakan liar memang tidak ada di Surabaya, namun Surabaya dikenal sebagai daerah transit untuk tindak kejahatan illegal logging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Surabaya juga bukan daerah illegal mining, tapi Polwiltabes Surabayakan meliputi juga Sidoarjo, dan Gresik. Saya kira illegal mining mungkin terjadi di Sidoarjo dan Gresik, sedangkan Surabaya menjadi lokasi transit,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pejabat baru, kata pengganti Kombes Pol Sutarman yang dipromosikan menjadi Kapolda Kepulauan Riau itu, pihaknya berharap ada dukungan dari masyarakat, anggota di jajaran Polwiltabes Surabaya, dan atasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Saya akan berupaya menjalankan visi Polri sebagai pelayanan masyarakat,” kata lulusan Akpol tahun 1982, PTIK 1988, dan Sespim 1996 yang pernah menjabat Kapolres Blitar dan Kediri itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Anang, Kapolwil Bojonegoro Kombes Pol Imam Wahyudi&lt;br /&gt;menerima jabatan dari Kombes Pol Daminanus Jackie, Kapolwil Malang Kombes Pol M Saleh digantikan mantan Kabid di Pus Provost Propam Polri dan Kapolwil Madura Kombes Pol Agus Yudarso digantikan Kombes Pol Affan Rianto mantan&lt;br /&gt;Kapoltabes Pontianak. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(ted)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-7022731142979484535?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/7022731142979484535/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=7022731142979484535&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7022731142979484535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7022731142979484535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2006/01/kapolwiltabes-anang-iskandar.html' title='Kapolwiltabes Anang Iskandar'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-9109786167114621165</id><published>2005-10-05T19:51:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T08:13:04.723+07:00</updated><title type='text'>Jalan-Jalan Di Pulau Terpencil Sulut</title><content type='html'>&lt;p style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Miangas Pulau Paling Ujung Utara&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Surya, 15 Oktober &lt;span style="font-size:85%;"&gt;2005&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;b&gt;Belum hilang di ingatan warga &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Pulau Miangas &lt;/span&gt;kejadian 23 April 2005 lalu. Saat itu Jonly Awali tewas di tangan Kapolsek Miangas Ayub Dareda. Insiden yang bermula dari keonaran yang dilakukan Jonly itu berbuntut pengibaran bendera nasional Filipina di pulau paling utara Indonesia itu.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Memang, akhirnya bendera itu bisa diturunkan lagi setelah sejumlah personel TNI AD turun tangan. Mereka minta bendera itu dikembalikan ke perwakilan Filipina di pulau itu. "Kami kesal pada aparat sehingga bendera Filipina kami kibarkan," kata Raul Pase, ayah Jonly.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;b&gt;Menteri Percepatan Daerah Tertinggal Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyebut Mingas sebagai teras Indonesia, bukan lagi dapur. "Daerah perbatasan telah kami canangkan sebagai beranda terdepan NKRI," kata Saifullah saat berkunjung ke pulau itu Minggu (9/10) lalu.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;b&gt;Dengan menyebut Miangas sebagai teras, sebenarnya Saifullah sekaligus mengungkap sebuah ironi. Luas Pulau Miangas sekitar 3,15 kilometer persegi dan didiami 736 jiwa. Jaraknya dari Davao Filipina hanya sekitar 90 kilometer. Sangat dekat dibandingkan dengan ibu kota provinsi Manado yang sekitar 400 kilometer. "Kami memang lebih&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/RrMiTbucgYI/AAAAAAAAAAM/VKt3daS2T0g/s1600-h/sul.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094453320741585282" style="margin: 0px 0px 10px 10px; float: right; width: 384px; height: 350px;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/RrMiTbucgYI/AAAAAAAAAAM/VKt3daS2T0g/s320/sul.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;b&gt; dekat dengan Filipina," kata Raul.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;b&gt;Jarak yang sedemikian jauh membuat semua pihak enggan mampir di pulau itu. Apakah itu pedagang, aparat atau pejabat. Tak mengherankan kalau di kawasan itu subur pencurian ikan oleh nelayan Filipina atau penyelundupan.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;b&gt;Keengganan orang datang itulah yang juga menjadi penyebab langkanya barang-barang kebutuhan. Raul Pase mengatakan masalah pokok saat ini adalah masih langkanya BBM terutama minyak tanah. "Kami terpaksa menggunakan sabut kelapa untuk memasak," kata Raul. Bahkan beberapa waktu lalu warga hanya makan umbi-umbi maupun ikan hasil laut karena tidak ada kapal membawa beras yang merapat.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;b&gt;Tak hanya itu persoalannya. Letda Riko Hartono Komandan Pos AL di Miangas mengungkapkan timbul juga masalah perbatasan seperti melintasnya gerilyawan Abu Sayaf dari Filipina. "Oktober lalu kami memergoki empat orang bersorban dengan menggunakan speedboat melintas di pulau Miangas," kata Riko.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;b&gt;Riko kemudian memerintahkan anak buahnya mengejar perahu nelayan yang membawa sejumlah senjata itu. "Namun setelah dikejar mereka kemudian melarikan diri," katanya.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;b&gt;&lt;b&gt;Menurutnya, persenjataan yang dimiliki di Pos AL Miangas masih minim sekali.(teddy ardianto)&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-9109786167114621165?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/9109786167114621165/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=9109786167114621165&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/9109786167114621165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/9109786167114621165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/08/miangas-pulau-paling-ujung-utara.html' title='Jalan-Jalan Di Pulau Terpencil Sulut'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/RrMiTbucgYI/AAAAAAAAAAM/VKt3daS2T0g/s72-c/sul.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-6005108194854026268</id><published>2005-06-05T19:59:00.000+07:00</published><updated>2007-08-11T00:58:38.413+07:00</updated><title type='text'>Gigolo Ditangkap Polwil Surabaya</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial,helvetica;" &gt;&lt;em&gt;Pernah Layani Empat Tante Girang Sekaligus&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Surya 27 Juni 2005&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Rambutnya&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;dipotong model &lt;em&gt;shaggy &lt;/em&gt;jabrik yang lagi ngetren saat ini. Badannya juga tergolong kekar kalau tak boleh dibilang agak gemuk. Safarudin alias Udin, 35, nama pria itu, Jumat (24/6) sore ditangkap anggota Idik III Reskoba Polwiltabes pimpinan AKP Totok Sumarsono karena kedapatan membawa dua butir ineks di kawasan Pataya, dekat Stasiun Gubeng.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Saat diperiksa di kantor polisi, warga Kedondong Kidul III itu diketahui juga berprofesi sebagai gigolo.Udin mengaku sebagai gigolo yang sering dipesan tante girang di kota Surabaya, meski juga tak menolak melayani para gay.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Udin yang jadi gigolo sejak usia 30 tahun ditemui &lt;em&gt;Surya &lt;/em&gt;di ruang Idik III. Ia mengaku kapok menjadi kurir yang bertugas mengantar ineks dari bandar ke orang-orang yang memesan. "Saya kapok dan tak akan berbuat itu (jadi kurir ineks) lagi," katanya.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Udin mengaku sering mangkal di kawasan Pataya untuk mencari tante girang yang membutuhkan jasanya untuk kencan di hotel. "Saya lumayan laris karena tarif saya tidak mahal, cukup Rp 150.000 untuk short time (delapan jam)," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Biasanya, demikian Udin, tante-tante girang itu muter-muter di kawasan Plasa Surabaya sebelum menghentikan mobil di kawasan Pataya. Di sanalah biasanya transaksi dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Namun jika di Pataya lagi kosong order, Udin pilih mongkrong di kafe lantai III Tunjungan Plasa. "Biasanya mereka berkelompok dan minum-minum di cafe itu," kata Udin.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Tante girang yang membutuhkan jasanya biasanya  mengedipkan mata. Itu kode agar Udin mendekat. Ketika itulah biasanya tante-tante tadi menyodorkan tisu yang sudah ditulisi nomor HP-nya.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Setelah itu Udin cukup SMS, dan kalau tante girang tadi berkenan, Udin tinggal menemui di hotel yang sudah ditentukan. "Biasanya mereka suka menginap di hotel kawasan Ngegel Jaya Utara," kata Udin.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Ia jelaskan, umumnya tante-tante itu seperti lelaki hidung belang, minta dilayani dengan berbagai model dan gaya. "Yang paling disenangi tente-tante itu gaya 69," ungkap Udin sambil cekikikan.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Suatu kali Udin mendapat order istimewa dari empat tante yang sama-sama haus seks. "Mereka minta dilayani bareng-bareng di satu kamar," ungkapnya.&lt;br /&gt;Tapi Udin mengaku baru puas jika melayani gay. "Saya lebih menikmati jika bermain dengan seorang lelaki, apalagi kalau dadanya berbulu," jelasnya.&lt;br /&gt;Ditanya resepnya bisa memuaskan nafsu tante-tante girang, Udin membantah kalau itu pengaruh ineks."Saya tak pernah pakai obat kuat. Ineks yang saya bawa itu hanya pesanan orang," katanya.&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Kalau harus masuk penjara gara-gara ketahuan polisi bawa ineks itu, untuk sementara liburlah Udin praktik gigolo ya... &lt;strong&gt;(teddy ardianto)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-6005108194854026268?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/6005108194854026268/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=6005108194854026268&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/6005108194854026268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/6005108194854026268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/08/pernah-layani-empat-tante-girang.html' title='Gigolo Ditangkap Polwil Surabaya'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-6771227337907883192</id><published>2005-05-26T01:07:00.000+07:00</published><updated>2007-08-11T01:09:34.878+07:00</updated><title type='text'>Polda Periksa Ketua dan Anggota DPRD Jember</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Tilep Dana Operasional&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;POROS TIMUR, 26 MEI 2005&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;em&gt;Surabaya, Surya&lt;/em&gt; -Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Jatim dalam waktu dekat akan meminta keterangan ketua dan anggota DPRD Jember terkait tidak bisa dipertanggung jawaban dana operasional senilai Rp 640 juta.&lt;br /&gt;Pasalnya surat ijin pemeriksaan ketua dan anggota DPRD Jember dari Gubernur Jatim telah turun dan ditandatanganinya.&lt;br /&gt;Surat ijin pemeriksaan Gubernur bernomor 181.4/4523/013/2005 tanggal 23 Mei 2005 telah berada di meja Direktur Reserse Kriminal Polda Jatim Kombes Pol Satriya Harry Prasetya.&lt;br /&gt;Kasat Tipikor Polda Jatim AKBP Nur Samsul yang dikonfirmasi &lt;em&gt;Surya&lt;/em&gt; membenarkan akan memeriksa ketua dan anggota DPRD Jember dalam waktu dekat. "Surat ijin pemeriksaan dari Gubernur telah turun kami segera memanggil sejumlah anggota DPRD Jember," kata Nur Samsul, Rabu (25/5).&lt;br /&gt;Menurutnya setelah menerima surat dari Gubernur polisi telah mengirimkan surat panggilan sebagai saksi kepada ketua dan anggota DPRD Jember. "Surat panggilan sebagai saksi telah dikirim ke Jember," ungkap Nur Samsul.&lt;br /&gt;Selain itu Polda Jatim telah memeriksa empat orang  yaitu Sekwan, Yulia sebagai bendahara DPRD Jember, Kabag Keuangan Ir Heru dan Kabag Umum Hartatik. "Keempat orang itu dimintai keterangan Polda Jatim sebagai saksi," imbuhnya&lt;br /&gt;Sedangkan surat panggilan pemeriksaan untuk delapan nama yang akan dipanggil ke Polda Jatim itu masing-masing :&lt;br /&gt;* HM Madini Faruq (Ketua DPRD)&lt;br /&gt;* Musa Andalas&lt;br /&gt;* Machmud Sarjujono&lt;br /&gt;* Abd Shomad Djalil&lt;br /&gt;* Ir Agus Hadi Santoso&lt;br /&gt;* Ir MH Sujatmiko&lt;br /&gt;* HM Baharuddin Noer&lt;br /&gt;* Moch Shaleh&lt;br /&gt;Dijelaskan pemeriksaan tersebut terkait dengan dana operasional ketua dan anggota DPRD Jember yang tidak bisa dipertanggung jawabkan selama dua bulan mulai Januari-Februari 2004 senilai Rp 640 juta lebih. "Setiap bulan delapan anggota DPRD Jember menerima dana APBN senilai 40 juta perbulan," katanya. Total selama dua bulan dana yang tidak bisa dipertanggung jawabkan oleh delapan anggota DPRD Jember itu mencapai Rp 640 juta.(&lt;strong&gt;teddy)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-6771227337907883192?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/6771227337907883192/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=6771227337907883192&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/6771227337907883192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/6771227337907883192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2005/05/polda-periksa-ketua-dan-anggota-dprd.html' title='Polda Periksa Ketua dan Anggota DPRD Jember'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-2634342692281415577</id><published>2005-05-18T01:00:00.000+07:00</published><updated>2007-08-11T01:06:24.879+07:00</updated><title type='text'>Digebuki Satpol PP, PKL Lapor Polisi</title><content type='html'>&lt;p&gt;Surya 18 Mei 2005&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 51);" &gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;* &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;70 Kacamata Diinjak-injak&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Surabaya, Surya - Gara-gara digebuki dan dikeroyok sembilan orang satpol PP saat berjualan kacamata Rp 10.000-an di dekat Bonbin. Murawi, 33, warga Jl DKA Tegal Surabaya melaporkan ke Polsekta Wonokromo, Selasa (17/5) siang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;Laporan ke Polisi tersebut bernomor LP/212/V/2005/Sekta Wonokromo tanggal 17 Mei 2005. Dalam laporan itu Murawi secara kronologis menceritakan awal mula dikeroyok dan digebuki oleh satpol PP Pemkot Surabaya yang arogan dan bertangan besi itu.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kejadian pengeroyokan oleh satu regu Satpol PP tersebut bermula ketika Murawi menggelar dagangannya berupa kacamata Rp 10.000 ribuan di tembok Bonbin Jl Raya Darmo.&lt;br /&gt;Saat berjualan itulah tiba-tiba datang satu regu Satpol PP mengendarai mobil kijang terbuka turun dan mengusirnya. Saat itu Murawi masih mengemasi barangnya yang dipajang disebuah papan kayu untuk dimasukkan kedalam tas.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun belum dimasukkan kedalam tas tanpa dikomando papan yang berisi kacamata itu langsung diangkut kedalam mobil. Sebagian lagi kacamata yang tersisa langsung diinjak-injak oleh Satpol PP yang beringas itu.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Murawi saat diperiksa polisi mengaku meminta kacamatanya yang diangkut itu namun ia malah kena gebuk dan bogem mentah. Kapolsekta Wonokromo AKP Adi Vivid Agustiadi Bachtiar melalui Kanitreskrim Iptu Agus Bandiono menjelaskan polisi telah meminta visum Murawi. "Murawi kami bawa ke RSI untuk dimintai Visum," kata Agus.&lt;/p&gt;  Sejumlah lukanya tampak dibagian kepala dan bagian tangan telah mendapat surat Visum dari RSI Wonokromo. Selain itu polisi juga mengamnakan barang bukti berupa 70 kacamata yang rusak diinjak-injak oleh Satpol PP. "Dalam waktu dekat kami akan melayangkan surat panggilan kepada Satpol PP Pemkot Surabaya," kata Agus Bandiono&lt;strong&gt;.(teddy ardianto&lt;/strong&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-2634342692281415577?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/2634342692281415577/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=2634342692281415577&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/2634342692281415577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/2634342692281415577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2005/05/digebuki-satpol-pp-pkl-lapor-polisi.html' title='Digebuki Satpol PP, PKL Lapor Polisi'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-6513944224619132375</id><published>2005-01-06T21:49:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:58:14.716+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik dan Peristiwa'/><title type='text'>Mutasi Perwira Polda Jatim</title><content type='html'>Surya, 6 Januari 2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sutarman Kapolwiltabes Baru&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;br /&gt;Surabaya, Surya - Baru empat bulan menduduki jabatan strategis sebagai Kapolwiltabes Surabaya Kombes Pol Drs Eddy Kusuma Wijaya SH dipromosikan menduduki jabatan baru sebagai Wakil Direktur Samapta Mabes Polri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mutasi menjadi Wadir Samapta Mabes Polri itu tertuang dalam Telegram (TR) Kapolri No 07/I/2005 dan Skep No 941/XII/2004 tanggal 21 Desember 2004. TR Kapolri itu dikirim ke Mapolda Jatim sekitar pukul 23.30 WIB, Selasa (5/1) ditandatangani Divisi SDM Mabes Polri Irjen Pol Drs E Winarto H SH Msi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai gantinya Kapolwiltabes akan diisi Direktur Reserse Kriminal (Direskrim) Polda Jatim Kombes Pol Sutarman. Sedangkan jabatan baru Direskrim Polda Jatim akan ditempati Direktur Reserse Kriminal Polda Sumut Kombes Pol Drs Satriya Hari Prasetya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dihubungi terpisah Kapolwiltabes Kombes Pol Drs Eddy Kusuma Wijaya membenarkan telah menerima telegram dari Kapolri. "Mutasi sebagai hal yang wajar di lingkungan Polri," katanya.&lt;br /&gt;Ditambahkan mutasi tersebut  sebagai bentuk penyegaran dalam menjalankan tugas sebagai Bhayangkari negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan selama menjabat di Surabaya Kapolwiltabes mengucapkan terima kasih kepada warga Surabaya  yang telah membantu meringankan tugas sehari-hari.&lt;br /&gt;Sementara itu Kombes Pol Sutarman ketika dihubungi juga mengakui telah menerima TR dari Kapolri menduduki jabatan baru sebagai Kapolwiltabes. "Mohon doa restunya saat jadi Kapolwiltabes," kata Sutarman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sutarman setelah mendapatkan ucapan selamat di Polda Jatim langsung terbang ke Amerika untuk mengikuti pelatihan dan kursus reguler tentang terorisme. "Saya masuk ke Polwiltabes mungkin akhir Januari setelah pulang dari Amerika," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dua perwira melati tiga itu Kapolres Sidoarjo AKBP Ronny Frengky Sompie juga menduduki jabatan promosi sebagai Direktur Reserse Narkoba Polda Jatim. Selama hampir setahun jabatan Direktur Narkoba Polda Jatim kosong dan dirangkap oleh Direktur Reserse Kriminal. Sedangkan pengganti Ronny Frengky Sompie masih belum ditentukan. Sejumlah perwira yang memasuki masa pensiun seperti Wakapolwil Madiun AKBP Drs Bambang Budhiarto juga dimutasi ke Mapolda Jatim.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(ted)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-6513944224619132375?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/6513944224619132375/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=6513944224619132375&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/6513944224619132375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/6513944224619132375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2005/01/mutasi-perwira-polda-jatim.html' title='Mutasi Perwira Polda Jatim'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-8690124714914800498</id><published>2004-12-14T21:39:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:41:43.586+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Korupsi'/><title type='text'>Anggota DPRD Banyuwangi Diperiksa Polda</title><content type='html'>Surya, 14 Desember 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya, Surya - Mantan Wakil Ketua DPRD Banyuwangi dari Fraksi Golkar Eko Sukartono dan Sumaryono dari Fraksi TNI Polri diperiksa unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Jatim, Senin (13/12) siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pemeriksaan terhadap dua anggota DPRD Banyuwangi itu, Tipikor Polda Jatim juga memeriksa salah seorang kontraktor Banyuwangi bernama Isnaeni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan dua mantan anggota DPRD Banyuwangi itu terkait dengan dugaan kasus korupsi pembelian kapal Sri Tanjung I dan Putri Sri Tanjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua anggota DPRD Banyuwangi dan salah seorang kontrak itu mendatangi Polda Jatim sekitar pukul 08.00 WIB. Mereka menuju ke ruangan Tipikor Polda Jatim menuju ruangan Unit III pimpinan Kompol RB Damanik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua anggota DPRD dan satu orang kontraktor itu memenuhi panggilan Polda Jatim sebagai saksi terkait dugaan korupsi pembelian kapal yang dilakukan Bupati Banyuwangi Ir Samsul Hadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencananya mereka akan diperiksa pada pukul 09.00 WIB oleh tim penyidik Tipikor Polda Jatim. Namun ketiganya ketika dipanggil oleh penyidik ternyata belum siap memberikan penjelasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyidikan akhirnya ditunda hingga pukul 13.00 WIB usai ketiganya makan siang di kantin Polda Jatim yang berada di depan ruangan Tipikor Polda Jatim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah makan siang Eko Sukartono saat hendak memasuki ruangan Tipikor terlihat loyo sedangkan Sumaryono yang berjalan didepannya terlihat lebih tegar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiganya saksi itu diperiksa terkait dengan 'fee' dalam menggolkan Perda No 10 tahun 2002 tentang alokasi dana pembelian kapal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa dua orang anggota DPRD yang diperiksa lebih dulu ? Sumber di Polda Jatim mengungkapkan Eko dan Sumaryono merupakan orang yang paling bersemangat dalam menggolkan Perda pembelian kapal itu. "Dia kami minta keterangan sebagai saksi karena sangat getol memperjuangan pembelian kapal itu," jelas sumber tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dalam menggolkan Perda itu anggota DPRD Banyuwangi mendapatkan uang pelicin sekitar Rp 872 juta. Pembayaran uang pelicin itu diberikan pada bulan Juni tahun 2001 sekitar Rp 750 Juta kemudian sisanya Rp 122 juta diberikan kepada anggota DPRD pada bulan Oktober 2001.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dalam pemeriksaan itu Eko Sukartono hanya mengakui mendapat Rp 25 juta," imbuh sumber itu. Namun polisi sudah mendapatkan bukti otentik melalui kwitansi pembayaran, anggota dari partai Golkar itu mendapatkan dana lebih dari APBD Banyuwangi tahun 2001. "Kami akan mengcross chek-kan dengan bukti kami," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur Reserse Kriminal Polda Jatim Kombes Pol Sutarman didampingi Kasat Tipikor Polda Jatim AKBP Nursamsul menjelaskan ketiganya masih diperiksa sebatas saksi. "Belum ada tersangka, masih melakukan pendalaman terhadap ketiga saksi," kata Nur Samsul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan Polda Jatim rencananya akan memanggil Bupati Banyuwangi Ir Samsul Hadi Rabu (15/12) lusa untuk pemanggilan pertama. "Surat untuk pemanggilan pertama untuk Bupati dikirim haru Rabu lusa," kata Nur Samsul. "Jika tidak datang kami kirim pemanggilan kedua," imbuhnya.(&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ted&lt;/span&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-8690124714914800498?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/8690124714914800498/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=8690124714914800498&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8690124714914800498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8690124714914800498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2004/12/anggota-dprd-banyuwangi-diperiksa-polda.html' title='Anggota DPRD Banyuwangi Diperiksa Polda'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-8626738755916930042</id><published>2004-09-24T21:11:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:14:25.904+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Publik Service'/><title type='text'>Dirlantas Polda Jatim Bangun 38 Pos Lintasan KA</title><content type='html'>Surya, Jumat 24 September 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirlantas Bangun 38 Pos Lintasan KA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya,Surya- Direktorat lalu lintas Polda Jatim membangun 38 pos palang pintu sebidang untuk mengurangi jumlah kecelakaan yang diakibatkan Kereta Api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pos palang pintu sebidang itu dibangun di setiap kota maupun kabupaten di lokasi yang sering terjadi kecelakaan KA. Direktur Lalu Lintas Polda Jatim Kombes Pol AK Adjar Triadi menjelaskan pembangunan pos palang pintu sebidang itu merupakan swadaya dari Polres dan Polsek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Beberapa perlintasan yang rawan seperti di Gayung Kebonsari juga telah dibangun dan diresmikan oleh Polsekta Gayungan," jelas Adjar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum menentukan pembangunan pos perlinatasan itu polisi terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan tokoh masyarakat setempat. "Kami datangi tokoh masyrakat setempat kemudian mengajukan pembangunan pos KA," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembangunan perlintasan itu dananya murni swadaya dari Polres setelah mendapat sumbangan dari warga masyarakat. "Setelah dibangun pos perlintasan KA itu diserahkan kepada warga masyarakat untuk mengelolanya," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan polisi setelah menyerahkan kepada warga setempat tetap memberikan pelatihan kepada warga masyarakat cara menyetop kendaraan. Selain itu polisi juga memberikan rompi, baterai dan senter kepada warga masyarakat untuk dipakai malam hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakuinya jumlah kecelakaan KA di perlintasan akibat bertambahnya jumlah perumahan maupun pemukiman penduduk baru. "Ketika dibuka perumahan baru pengembang hanya memotong jalan pintas akses masuk bukan melalui jalan yang telah ada penjaganya," kata Adjar.(&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ted&lt;/span&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-8626738755916930042?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/8626738755916930042/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=8626738755916930042&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8626738755916930042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/8626738755916930042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2004/09/dirlantas-polda-jatim-bangun-38-pos.html' title='Dirlantas Polda Jatim Bangun 38 Pos Lintasan KA'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-319515799303276229</id><published>2004-08-11T22:05:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T22:10:06.738+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Kapolda: Berantas Judi di Surabaya</title><content type='html'>Surya, 11 Agustus  2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya, Surya - Maraknya perjudian berkedok ketangkasan di Surabaya yang beromset hingga miliar rupiah, menjadi perhatian serius Kapolda Jatim, Irjen Pol Edy Sunarno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Atensi yang dicanangkan Kapolda sebelumnya, termasuk masalah judi, tetap menjadi perhatian kami,” tandas Kapolda Irjen Pol Edy Sunarno di sela-sela acara ramah-tamah dengan pimpinan media cetak di Gedung Tribrata lantai II Mapolda Jatim, Selasa (10/8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolda sebelumnya, Irjen Pol Firman Gani mencanangkan enam atensi Polda Jatim yang selama ini menjadi prioritas untuk ditangani, yaitu curanmor, kayu ilegal, perjudian,&lt;br /&gt;BBM ilegal, minuman keras (Miras) dan narkoba. Oleh karena itu, Kapolda Edy Sunarno minta supaya perjudian dapat diberantas. ”Hal itu (perjudian) termasuk dalam&lt;br /&gt;atensi kami,” tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantuan Surya, kasus perjudian di Surabaya hingga saat ini masih marak, baik yang beromset kecil seperti togel hingga yang beromzet miliaran rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tempat perjudian yang berkedok ketangkasan&lt;br /&gt;saat ini, di antaranya terdapat di kawasan:&lt;br /&gt;*Jl Panglima Sudirman.&lt;br /&gt;*Jl Kusuma Bangsa.&lt;br /&gt;* Sebuah kompleks Pertokoan Kedungdoro.&lt;br /&gt;* Jl Arjuna (Diskotek).&lt;br /&gt;* Sebuah rumah toko (ruko)&lt;br /&gt;* Jl Ahmad Jais.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Mei lalu, Polresta Surabaya Timur sempat melakukan penggerebekan tempat perjudian di Jl Kusuma Bangsa dan berhasil mengamankan barang bukti senilai Rp 2 miliar. Namun hingga kini, tempat perjudian lainnya masih aman melakukan operasionalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut Kapolda Irjen Pol Edy Sunarno mengatakan, bidang prioritas yang diutamakan lainnya adalah pengamanan pemilu putaran kedua, 20 September nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara ramah tamah itu berlangsung santai. Hadir dalam acara ramah tamah, di antaranya adalah Waka Polda Jatim Brigjen Pol Edison Siregar, Kepala Bidang (Kabid)&lt;br /&gt;Profesi dan Pengamanan Kombes Pol Surya Iskandar, Karo Ops Kombes Heru Setiawan, dan Wakil Direskrim AKBP Oerip Soebagyo. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(ted)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-319515799303276229?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/319515799303276229/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=319515799303276229&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/319515799303276229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/319515799303276229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2004/08/kapolda-berantas-judi-di-surabaya.html' title='Kapolda: Berantas Judi di Surabaya'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-7935208111914735221</id><published>2004-07-10T00:07:00.000+07:00</published><updated>2007-11-26T00:17:12.389+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gaya Hidup'/><title type='text'>Menerima cinta di jalan tol New York-Boston</title><content type='html'>Surya, Sabtu 10 Juli 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kapolda Jatim Firman Gani nikahkan putri sulung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pengantar: Kapolda Jatim Irjen Pol Firman Gani sedang punya gawe menikahkan putri sulungnya Widya Suraannisa SE (Hani). Bagaimana kisah cinta Hani dengan Firawan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Agusprakoso Soebagjo (Ju)?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SENYUM&lt;/span&gt; Hani terus mengembang usai menjalani prosesi siraman di rumah dinas Kapolda Jatim Jl Bengawan 30, Jumat (9/7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun saat prosesi ’sakral’ itu beberapa kali butiran air matanya nyaris tumpah membasahi pipi. Tapi tangan Hani buru-buru menghapus dengan secarik tisu warna putih di genggaman tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswi S-2 Jurusan Magister Manajemen UI Jakarta ini ternyata seperti ayahnya, Firman Gani. Supel ketika diajak bicara wartawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya bertemu dengan Mas Firawan kebetulan aja di sebuah pesta perkawinan di Jakarta sekitar Januari 2004,” tutur Hani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pertemuan itu keduanya langsung terlihat lengket dan saling menelepon setiap hari dan mengirim e-mail melalui internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan Firawan memang tinggal jauh yakni di Boston, AS. Sebulan setelah pertemuan itu, Hani bersama teman kantornya punya kesempatan pergi ke Italia untuk sebuah acara televisi. Rupanya cinta Hani terus bersemi sehingga ketika urusan kantor usai, menyempatkan mampir ke tempat tinggal Firawan di AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami bertemu selama sepuluh hari dan sejak saat itu merasa cocok banget ketika jalan-jalan dengan Ju (panggilan Firawan). Saya menerima cinta saat berada di jalan tol antara New York- Boston,” aku Hani tersipu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gayung pun bersambut. Saat berada di Amerika itu Hani dikenalkan pada keluarga Firawan. Ternyata orangtua Firawan juga setuju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puncaknya April 2004 lalu. Keluarga Firawan melamar Hani kepada keluarga Firman Gani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Hani, yang membuat terkesan dengan sosok Firawan, meski tinggal lama di Amerika namun masih sopan-santun seperti adat orang Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke mana bulan madu? Hani tak mau menjawab. Ia hanya cerita setelah menikah akan pergi ke Solo untuk nyekar dilanjutkan ke Lampung juga nyekar keluarga Irjen Pol&lt;br /&gt;Firman Gani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai jadwal, Sabtu (10/7) pagi ini calon mempelai akan melangsungkan akad nikah dan dilanjutkan acara resepsi di Hotel JW Marriott pada malam harinya. Acara resepsi ini bakal meriah karena yang diundang mulai Kapolri, gubernur dan ulama dengan hiburan artis Titi DJ dan Koes Hendratmo. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(teddy ardianto)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-7935208111914735221?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/7935208111914735221/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=7935208111914735221&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7935208111914735221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7935208111914735221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2004/07/menerima-cinta-di-jalan-tol-new-york.html' title='Menerima cinta di jalan tol New York-Boston'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-2092872919318020585</id><published>2004-02-14T21:27:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:32:01.861+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kriminalitas'/><title type='text'>Perampok Toko Emas Serahkan Diri</title><content type='html'>Surya,  14 Februari 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya - Sibin Irwanto, 35, warga Desa Umbul Rejo Kecamatan Umbulsari Jember tersangka perampokan toko emas menyerahkan diri ke Polda Jatim. Tersangka menyerahkan diri ke Polda Jatim Sabtu (11/02) lalu ke Polres Jember kemudian dibawa ke Polda Jatim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasat Pidum Polda Jatim AKBP Gatot Edy Pramono didampingi Kanit Resmob Kompol Heru Purnomo menjelaskan tersangka menyerahkan diri karena takut ditembak mati seperti dua rekannya yaitu Roni dan Winarto. "Tersangka dalam menjalankan aksinya sebagai Joki," kata Heru Purnomo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa TKP perampokan yaitu di toko mas Fajar Jl Niaga Pasuruan dengan enam orang temannya. "Di Pasuruan komplotannya mendapat Rp 100 juta," kata Heru Purnomo.Selain di Pasuruan tersangka juga melakukan perampokan toko emas di Boyolali Jawa Tengah dan perampokan nasabah Bank Mandiri di Denpasar Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat merampok di Bank Mandiri komplotannya emnggunakan pistol 9 mm," kata Heru Purnomo.Enam orang temannya itu dua orang sudah tewas ditembak mati, sedangkan empat orang telah ditangkap dan ditahan di beberapa tempat seperti Boyolali dan Jakarta. (ted)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-2092872919318020585?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/2092872919318020585/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=2092872919318020585&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/2092872919318020585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/2092872919318020585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2004/02/perampok-toko-emas-serahkan-diri.html' title='Perampok Toko Emas Serahkan Diri'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-294267721195735334</id><published>2004-02-14T21:22:00.000+07:00</published><updated>2007-11-24T21:24:11.430+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Germo Penyalur Hotel Esek-Esek  Digerebek</title><content type='html'>Surya 14 Februari 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya, Surya - Dua germo penyalur PSK di Hotel esek-esek ditangkap Unit Judi Susila Polda Jatim, Senin (13/2) siang.&lt;br /&gt;Kedua tersangka yang ditangkap polisi yaitu Aldo alias Bonita, 30, dan Santos Goerge alias Nelly, 28, keduanya warga Gubeng Kertajaya gang V.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menangkap kedua tersangka polisi juga membawa tiga orang PSK 'freelance'  yang akan melayani tamunya. Ketiga PSK yang berparas manis masing-masing Cindi, Lauren dan  Laura ikut diperiksa di Polda Jatim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun setelah diperiksa dan didengar keterangannya ketiga PSK itu kemudian dilepas sedangkan germonya ditahan.&lt;br /&gt;Penangkapan kedua germo itu bermula dari informasi warga adanya sindikat penyaluran PSK di Hotel esek-esek. Setelah mendapat informasi itu polisi kemudian  berpura-pura memesan PSK itu dengan menghubungi dua germo itu. Setelah menerima telepon, dua germo Bonita dan Nelly itu kemudian mengatur pertemuan di Hotel Pondok Hijau Putat Gede. Setelah masuk ke Pondok Hijau polisi kemudian menggerebeknya dan menangkap kedua germo itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aldo alias Bonita mengaku memasang tarif Rp 500 ribu untuk waktu short time sekitar delapan jam bagi pelanggannya. "Saya mendapat bagian sekitar Rp 150 ribu sisanya Rp 350 ribu untuk PSK," kata Aldo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aldo menambahkan pembagian uang itu biasanya langsung di lokasi kejadian usai lelaki hidung belang melapiaskan nafsunya. "Setiap hari penghasilan tidak mesti kadang ramai kadang sepi," katanya. Namun ia mengaku jika ramai bisa mengantongi Rp 1 juta setiap hari dan jika sepi hanya mampu meraup uang Rp 300 ribu saja. Biasanya kata Aldo mendapat pelanggan ketika berkenalan dengan seseorang di Diskotek Station maupun Kowlon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasat Pidum Polda Jatim AKBP Gatot Edy Pramono didampingi Kanit Judi Susila Kompol Krisno Siregar menjelaskan tersangka dijerat dengan pasal 506 KUHP. "Kedua tersangka kami kenakan pasal itu karena mengambil keuntungan dari aktivitas pelacuran, "kata Krisno. (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ted&lt;/span&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-294267721195735334?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/294267721195735334/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=294267721195735334&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/294267721195735334'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/294267721195735334'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2004/02/germo-penyalur-hotel-esek-esek.html' title='Germo Penyalur Hotel Esek-Esek  Digerebek'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-7200600436090557105</id><published>2003-12-04T22:18:00.000+07:00</published><updated>2007-12-04T22:22:20.678+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Narkoba Rambah Sekolah Swasta</title><content type='html'>Surya, Sabtu 12 April 2003&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SURABAYA, SURYA - Siswa-siswi sekolah swasta di Surabaya jadi mangsa baru pengedar narkoba. Itu terungkap dari&lt;br /&gt;hasil survei relawan DPC Granat (Gerakan nasional Anti Narkoba) Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil survei yang dilakukan November 2002 di sekolah swasta kawasan Surabaya Selatan, menunjukkan dari 325 siswa yang jadi responden, 141 di antaranya mengaku pernah ditawari narkoba di&lt;br /&gt;sekolah, di mal, dan tempat bermain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 141 siswa tersebut, 36 siswa mengaku pernah ditawari di sekolah saat pelajaran kosong, maupun saat pulang sekolah serta saat ngobrol di kantin atau warung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekretaris Umum DPC Granat Surabaya, Mila Djauhari, menjelaskan, mereka yang ditawari di sekolah ada yang menolak, tapi ada yang membeli. "Biasanya mereka membeli dalam bentuk pocket,"&lt;br /&gt;jelas Mila kepada Surya, Jumat (11/4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Mila, jenis narkoba yang ditawarkan antara lain putaw, sabu-sabu, pil koplo dan ekstasi.  "Pemakai narkoba&lt;br /&gt;di sekolah umumnya sudah menggunakannya sejak SLTP," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain ditawari di sekolah, 3 siswa pernah ditawari di mal, di jalan (7 siswa), rumah teman (13 siswa), diskotek dan kafe (12 siswa). "Kami melakukan survei ini baru di satu sekolah, belum sekolah lain,"&lt;br /&gt;jelasnya. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(ted)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: NewCenturySchlbk-Bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-7200600436090557105?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/7200600436090557105/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=7200600436090557105&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7200600436090557105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/7200600436090557105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2003/12/narkoba-rambah-sekolah-swasta.html' title='Narkoba Rambah Sekolah Swasta'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-4697541001085028725</id><published>2003-09-27T23:47:00.000+07:00</published><updated>2007-09-26T23:49:44.659+07:00</updated><title type='text'>Kasus Ilegal Logging</title><content type='html'>&lt;h2 class="post-title"&gt;              &lt;a href="http://www.surya.co.id/27092003/03b.phtml"&gt;Polda siap periksa Kadishut Jakarta &lt;/a&gt;             &lt;/h2&gt;                      &lt;h3 class="date-header"&gt;September 27, 2003&lt;/h3&gt;             &lt;div class="post-header-line-1"&gt;     &lt;/div&gt;                  &lt;strong&gt;Surya, Sabtu, 27 September 2003&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Surabaya, Surya &lt;/strong&gt;- Polda Jatim ancang-ancang memeriksa Kadishut DKI Jakarta untuk melengkapi berkas acara penyidikan (BAP) tersangka korupsi Ir Susilo Sugiyono, mantan Kadishut Jatim dan juragan kayu, Agimex. "Jika nanti Kejati menyatakan dalam petunjuknya agar memanggil Kadishut Jakarta, kami akan memanggil," tegas Kapolda Jatim, Irjen Pol Heru Susanto, Jumat (26/9).&lt;br /&gt;Pernyataan itu menanggapi salah satu poin dalam petunjuk Kejati Jatim yang mem-pingpong BAP kedua tersangka hingga tiga kali. Pengembalian BAP ke Polda Jatim terakhir kali diteken Wakajati Jatim, Masri Djinin SH, pada 24 September 2003 lalu.&lt;br /&gt;Menanggapi pengembalian ketiga kali itu, Kapolda Jatim menyatakan BAP tersebut sudah dikembalikan lagi ke Kejati Jatim. "Berkas itu sudah kami lengkapi lagi dan dikembalikan ke Kejati," kata Kapolda tanpa menyebut waktu pengembaliannya.&lt;br /&gt;Menurut dia, jika Kejati menganggap pengembalian BAP terakhir masih kurang kengkap, Polda bersedia melengkapi lagi. "Jika nanti ada petunjuk Kejati untuk melengkapi berkas itu, tugas Polda akan melengkapinya," jelas Kapolda. Irjen Pol Heru Susanto memastikan, kasus ini akan beres karena Polda sudah melakukan penyidikan dalam jangka waktu lama.&lt;br /&gt;Seperti diberitakan, kasus ini bermula dari penangkapan kapal bermuatan kayu 25.000 meter kubik yang diangkut tiga kapal milik juragan kayu, Agimex; MV Rong Cheng, MV Fonwa Star dan MV Mandarin Sea.&lt;br /&gt;Ketiga kapal tersebut bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak, 13 Juli 2002. Kayu itu diduga belum memenuhi kewajiban membayar dana reboisasi (DO) dan provisi hasil hutan (PSDH) senilai miliaran rupiah.&lt;br /&gt;Namun, keterangan versi Agimex, kayu itu legal karena dibeli dari lelang di Jakarta pada 10 Juni 2002. Penyelenggara lelang antara lain Direktur Reserse Tindak Pidana Tertentu Mabes Polri.&lt;br /&gt;Belakangan, Kadishut Jatim diduga menerbitkan Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH) kayu bermasalah sekitar 25.000 meter kubik itu. Namun, ketika hasil penyidikan kasus ini disetor ke Kejati Jatim, dianggap belum sempurna. "BAP kami kembalikan karena ada yang kurang pas," jelas Wakajati Masri Djinin, saat itu. &lt;strong&gt;(ted/yul) &lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-4697541001085028725?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/4697541001085028725/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=4697541001085028725&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4697541001085028725'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4697541001085028725'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2003/09/kasus-ilegal-logging.html' title='Kasus Ilegal Logging'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-5505457289523661241</id><published>2003-08-30T00:31:00.000+07:00</published><updated>2007-08-20T00:34:48.918+07:00</updated><title type='text'>Kiai Khos Hadiri Ijtima Jamaah Tablighj di Magetan</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title"&gt;Harian Surya (30/8/2003)&lt;br /&gt;       &lt;/h3&gt; Magetan,Surya - Tabligh akbar yang digelar Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah, Desa Temboro, Kecamatan Karangrejo, Magetan, ternyata bukan acara biasa. Buktinya, kiai khos asal Ponpes Langitan Tuban, KH Abdullah Fakih menyempatkan hadir dalam hajatan besar yang digelar 29-31 Agustus ini.&lt;br /&gt;Kedatangan kiai yang memiliki pengaruh besar itu, tidak sendirian. Sekitar 200 ulama lainnya dari berbagai daerah di Indonesia juga datang dalam acara tersebut. Cuma, dari sekian banyak ulama tersebut, Abdullah Fakih yang dipandang sebagai ulama besar.&lt;br /&gt;"KH Abdulah Fakih itu merupakan sesepuh dan kiai besar. Saat kami bercerita mau mengadakan acara ini, beliau janji hadir. Anda sendiri kan tadi ikut mendengar ceramahnya," sebut Ustadz M Salim, pelaksana harian Ponpes Al Fatah saat ditemui Surya, Jumat (29/8).&lt;br /&gt;Kedatangan KH Abdullah Fakih, kata M Salim, semata-mata untuk melakukan silaturahmi di Ponpes Al Fatah. Sebagai sesepuh, KH Abdullah Fakih memberi ceramah usai melakukan shalat Jumat di hadapan sekitar 15.000 umat Islam yang sedang berkumpul di Ponpes Al Fatah.&lt;br /&gt;Dalam ceramahnya selama 15 menit, Abdullah Fakih mengaku, dirinya bangga dan terharu umat Islam bisa berkumpul dalam satu tempat dengan jumlah yang amat banyak dalam majelis mubarakh di sini (Al Fatah,-Red).&lt;br /&gt;Dia meminta, umat Islam harus selalu bertaqwa kepada Allah swt, terutama dalam mendirikan shalat. Shalat yang baik harus dilakukan secara jemaah dan lebih utama di masjid. "Jadilah pelopor jemaah. Lewat shalat jemaah, hidup akan lebih baik," ungkap KH Abdullah Fakih.&lt;br /&gt;Kendati ada sekitar 200 ulama atau kiai berkumpul di Al Fatah, Ustadz Salim mengelak bahwa kegiatan ini bakal memutuskan atau memusyawarahkan sesuatu hal.&lt;br /&gt;Para kiai datang ke acara tersebut, murni karena ingin ibadah dan silaturahmi. "Ulama berkumpul itu biasa. Sebagai umat Islam, kita harus melakukan bersilaturahim dengan yang lain," tambahnya.&lt;br /&gt;Tak ada acara khusus&lt;br /&gt;Berdasarkan pantauan Surya, Jumat (29/8), di Ponpes Al Fatah, tidak ada agenda acara khusus yang tersusun secara rapi. Jemaah yang mencapai jumlah sebanyak 15.000 itu hanya berkumpul di tanah lapang seluas dua hektar yang disebut medanjuro (tempat pertemuan), semata-mata untuk beribadah mendekatkan kepada Allah swt. Mereka seperti melakukan iktikaf di dalam masjid.&lt;br /&gt;Bedanya, jemaah di Al Fatah tidak ditempatkan di masjid. Mereka menempati lahan persawahan yang habis dipanen. Lahan itu diberi tenda dengan tinggi sekitar lima meter dan bentuknya memanjang untuk menghindari terik matahari.&lt;br /&gt;Jerami sebagai alas dasarnya, kemudian jamaah menggelar tikar, terpal atau gelaran lainnya.&lt;br /&gt;Selain sebagai tempat iktikaf, tempat tersebut ternyata digunakan sebagai tempat istirahat selama tiga hari. Terlihat perbekalan makanan, minuman dan tas-tas jemaah juga banyak tersebar di medanjuro.&lt;br /&gt;M Salim menambahkan, jemaah yang hadir merupakan alumni Ponpes Al Fatah mulai tahun 1950, pertama kali ponpes didirikan. Alumninya tersebar di seluruh pelosok tanah air, ada juga yang di luar negeri, di antaranya Malaysia, Thailand, Singapura, India, Banglades dan Madinah dengan jumlah sekitar 100 jemaah.&lt;br /&gt;Siaga I dicabut&lt;br /&gt;Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Heru Susanto, Jumat (29/8), menegaskan, Polda Jatim tetap melakukan pemantauan keamanan di beberapa tempat seperti Magetan maupun Surabaya, tempat turunnya penumpang yang mengikuti acara yang diselenggarakan Jemaah Tabligh di Magetan.&lt;br /&gt;Pernyataan Kapolda tersebut disampaikan bersamaan dengan dicabutnya status siaga satu di Jatim yang telah diterapkan sejak Rabu (27/8) lalu menyusul kondusifnya keamanan di wilayah Jatim.&lt;br /&gt;Beberapa Jemaah Tabligh yang mulai berdatangan di pelabuhan Tanjung Perak, tampak digeledah. "Kami tidak menemukan benda-benda yang membahayakan," kata Kapolda.&lt;br /&gt;Dijelaskannya, setelah digeledah, peserta tabligh yang mencapai ribuan orang tersebut dikawal petugas hingga ke tempat penyelenggaraan acara.&lt;br /&gt;Kapolda menampik anggapan jika sweeping yang dilakukan anggotanya terlalu berlebihan hingga memicu kemarahan MUI. "Kami melakukan dengan wajar memeriksa saku dan baju mereka," katanya. Ditambahkannya, jika aparat melakukan sweeping dengan melepas baju tentunya hal itu terlalu berlebihan. "Kami memperlakukan mereka dengan baik kok," kata Heru.&lt;br /&gt;Sedangkan warga asing seperti Pakistan, Malaysia dan Singapura yang datang ke Indonesia telah melengkapi semua dokumen keimigrasian. "Tidak ada masalah dengan surat-surat masuk ke Indonesia," tandas kapolda. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(fatkul alamy/teddy ardianto)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-5505457289523661241?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/5505457289523661241/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=5505457289523661241&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/5505457289523661241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/5505457289523661241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2003/08/kiai-khos-hadiri-ijtima-jamaah-tablighj.html' title='Kiai Khos Hadiri Ijtima Jamaah Tablighj di Magetan'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-174430551416325910</id><published>2003-01-29T23:22:00.000+07:00</published><updated>2007-11-25T23:29:00.200+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik dan Peristiwa'/><title type='text'>Bom Ikan  Kos-Kosan Tenggilis</title><content type='html'>Surya, Rabu, 29 Januari 2003&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melarikan Diri Cari Biaya Pengobatan&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:130%;" &gt;Pengebom kos-kosan sering didatangi arwah Nur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IRFAN Ali Makruf, tersangka peledakan bom bondet di rumah kos Jl Panjang Jiwo SMPP 19, sekarang meringkuk di sel tahanan Polsekta Tenggilis. Sebelumnya, ia ditahan di Polda Jatim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kulit muka Ali Makruf terutama bagian dahi, pipi dan telinga, tampak mengelupas akibat tersambar api bom ikan yang diledakkannya sendiri, Rabu (22/1) malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diberitakan, ledakan hebat yang menggemparkan itu menewaskan Sri Nurwahyuningsih, wanita yang selama ini kumpul Makruf di rumah kos tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Makruf, arwah wanita tersebut sering mendatanginya dalam mimpi. “Saya susah tidur. Arwah Nur sering memanggil-manggil saya,” kata lelaki 27 tahun itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Surya, Irfan mengaku, saat peledakan ia memang berada di dekat Nur dengan jarak sekitar satu meter. Saat itu ia pulang ke kosnya untuk menemui Nur sekitar pukul 18.30 wib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ia datang, tempat kosnya tertutup rapat dan dikunci dari luar. Akhirnya Irfan memutuskan menunggu di luar, membeli makanan di warung kemudian mengisi TTS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Irfan, Nur baru datang sekitar pukul 19.30 wib dan mengaku baru pulang dari rumah orangtuanya di Jl Wadungasri 12, Sidoarjo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nur bercerita dipukul ibunya karena masih berhubungan dengan saya,” kata Irfan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah masuk ke rumah, Irfan memarahi Nur karena sebelumnya ia sudah melarang menemui orangtuanya. “Setelah masuk, pipi kanannya saya tempeleng,” ujar Irfan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki ini kemudian menempeleng lagi tapi Nur berusaha menghindar dengan cara jalan mundur. “Saat mundur itulah, Nur terjerat spanduk yang biasa dipakai alas tidur, kemudian ia terjatuh dan mengenai bom,” aku Irfan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki ini juga membantah disebut melarikan diri usai mengantarkan Nurwahyuningsih ke RS Internasional HCOS Nginden Intan. “Saat itu saya panik karena tidak mempunyai biaya untuk pengobatan.  Terus, saya telepon kakak saya di Probolinggo. Karena teleponnya tidak diangkat, saya memutuskan untuk ke Probolinggo,” akunya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Irfan, saat dibawa ke rumah sakit, Nur masih hidup dan sempat mengelus-elus kepalanya. Ia baru mengetahui Nur meninggal dari anggota Polsekta Tenggilis yang menangkapnya di Rambipuji, Jumat (24/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolsekta Tenggilis, AKP Chajad Chahjadi, didampingi Kanitresintel, Iptu Dwi Eko, menyatakan, tersangka dijerat pasal berlapis. Yaitu, Pasal 351, 359, 338, 340 dan UU Darurat No 12 tentang bahan peledak. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(ted) &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-174430551416325910?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/174430551416325910/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=174430551416325910&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/174430551416325910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/174430551416325910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2003/01/bom-ikan-kos-kosan-tenggilis.html' title='Bom Ikan  Kos-Kosan Tenggilis'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-3422887838134113832</id><published>2003-01-21T23:33:00.000+07:00</published><updated>2007-11-25T23:36:27.319+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Korupsi'/><title type='text'>Korupsi Ketua DPRD Surabaya Basuki</title><content type='html'>Surya,Selasa 21 Januari 2003&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Deposito Dewan diserahkan ke Polwil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SURABAYA , SURYA - Sembilan anggota DPRD Surabaya rame- rame menyerahkan deposito senilai Rp 25 juta/orang atau total Rp 225 juta kepada Polwiltabes Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyerahan ini dilakukan setelah pekan lalu penyidik menyita 29 sertifikat deposito senilai Rp 725 juta sebagai barang bukti kasus korupsi DPRD yang menyeret M Basuki (ketua) dan Ali Burhan (wakil ketua).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sembilan deposito, tujuh orang anggota dewan menyerahkan berupa sertifikat dan dua orang pilih uang tunai Rp 50 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyerahan deposito Bank Mandiri dilakukan kolektif lewat Kasubag Keuangan DPRD Surabaya Soeratmo kepada penyidik Tipiter Polwiltabes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolwiltabes Surabaya Kombes Pol Drs Ito Sumardi didampingi Kanit Tipiter AKP Sudamiran menyatakan dengan tambahan 7 sertifikat itu sudah 38 sertifikat yang dikembalikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambah uang tunai Rp 50 juta dari dua anggota. Informasinya dua anggota yang bayar tunai itu Herman Rivai dan Ir Soedirdjo, keduanya kader PAN Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan yang tujuh orang, Arief Indrianto, Abdul Wachid Hariyanto, H Isman, Yan Samuel Sinlay, Ferry Suharyanto, Musyafak Rouf, dan Sugianto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini dari 45 anggota dewan yang belum mengembalikan tinggal lima orang. Satu orang telah meninggal yakni Ali Faturohman dan empat orang mengalami pergantian antar waktu (paw). Mereka Letkol Lek Kumbiono, Letkol Laut Lalu Saddeli, Machid Masrufi dan Sukin. ”Kami tetap berusaha menghubungi mereka dan keluarganya agar mengembalikan uang negara&lt;br /&gt;ini,” papar Sudamiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencananya sertifikat deposito dan uang tunai akan diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya bersama berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tiga tersangka yakni M Basuki, Ali Burhan dan mantan Sekkota Drs M Jasin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAP tiga tersangka sebenarnya sudah diserahkan namun dikembalikan lagi karena dianggap belum sempurna.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; (ted)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-3422887838134113832?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/3422887838134113832/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=3422887838134113832&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/3422887838134113832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/3422887838134113832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2003/01/korupsi-ketua-dprd-surabaya-basuki.html' title='Korupsi Ketua DPRD Surabaya Basuki'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-4149527534714071939</id><published>2002-05-05T23:52:00.000+07:00</published><updated>2007-11-25T23:56:28.644+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gaya Hidup'/><title type='text'>Hanya Kelihatan Betisnya Doang Sudah Sok Artis</title><content type='html'>Surya, Minggu 5 Mei 2002&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TB Gramedia-UK Petra sambut bulan buku&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Boim dan Hilman pamer enaknya jadi pengarang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PARA penggemar cerpen Lupus ger-geran saat Hilman Hariwijaya dan Boim Lebon blak-blakan bagi pengalaman menulis novel atau cerita pendek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratusan remaja maupun anakanak yang baru saja mengikuti lomba membaca indah di Auditorium Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya tak beranjak mendengarkan cerita dari kedua pengarang terkenal, Sabtu (4/5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yang digelar kerja sama UK Petra dengan Toko Buku (TB) Gramedia ini dalam rangka Bulan  Buku Nasional bertema Baca Yuk Sehari Satu Buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boim yang pertama kali didaulat menceritakan pengalamannya menjadi pengarang, tampil rileks dengan joke-joke segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saat masih SMA, saya memang diajak Hilman menjadi pengarang dengan memerankan Boim yang sok play boy dalam cerita Lupus,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat duduk dibangku SMA itu, Boim mengaku sering naksir cewek di sekolahnya sehingga mendapat julukan play boy duren tiga (tak laku). “Dari lima cewek yang saya taksir, anehnya ada tujuh yang menolaknya,” kelakar Boim yang disambut ger-geran peserta diskusi dari kalangan siswa SD, SLTP hingga mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan kemarin Boim juga bercerita tentang teman sekolah bernama Gusur yang sering berpuisi baik di kelas maupun di luar kelas. Misalnya pada saat jam pelajaran, Gusur&lt;br /&gt;tidak paham dengan mata pelajaran yang diajarkan guru. Gusur kemudian bertanya lewat berpuisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Manakala angin bertiup semilir-semilir. Daun-daun kemudian berguguran, wahai bapak guru ada anakmu yang belum mengerti apa yang bapak terangkan,” cerita Boim mengutip puisi Gusur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boim mengaku selama ini kebiasaan mengarang muncul setelah bertemu dengan Hilman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Waktu itu saya diminta membaca karangan Hilman yang akan dikirimkan ke majalah. Setelah karangan itu dimuat dan dapat honor, saya tertarik menulis cerpen,” tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Hilman yang berbicara dalam sesi kedua lebih banyak memberikan nasihat dan masukan kepada peserta diskusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekarang profesi pengarang jadi alternatif untuk bisa mendapatkan pekerjaan. Sekali dimuat bisa dihargai Rp 200.000-Rp 250.000,” terang Hilman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hilman kemudian mengatakan dengan mengarang dirinya bisa membeli rumah dan terima gaji tetap dari royalti. Seperti dari TB Gramedia saja, hingga saat ini sekitar 2.654.000 eksemplar buku karangannya telah terjual dengan pendapatan mencapai Rp 2 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi saat ini bermunculan stasiun TV swasta yang banyak menayangkan sinetron maupun cerita menarik lainnya. “Kalau cerita karangannya bisa ditayangkan televisi, akan dapat honor&lt;br /&gt;sekitar Rp 4 juta dan bisa terkenal,” paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hilman memberi saran kepada peserta diskusi, kalau ingin terkenal jangan mencari jalan pintas dengan mendaftar sebagai bintang sinetron. Seperti cerita Fifi Alone dalam serial Lupus adalah temannya satu SMA yang sok jadi artis terkenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Padahal cuman jadi figuran yang hanya kelihatan betisnya doang. Ke sekolah sudah pake sepatu hak tinggi dan pake lipstik menor,” tuturnya disambut ger lagi. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(teddy ardianto)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-4149527534714071939?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/4149527534714071939/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=4149527534714071939&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4149527534714071939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4149527534714071939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2002/05/hanya-kelihatan-betisnya-doang-sudah.html' title='Hanya Kelihatan Betisnya Doang Sudah Sok Artis'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-4769506246765843437</id><published>2002-04-03T23:43:00.000+07:00</published><updated>2007-11-25T23:46:48.007+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik dan Peristiwa'/><title type='text'>Tujuh hari gugurnya Kapten Penerbang Weko Nartomo</title><content type='html'>Surya, Rabu 03 april 2002&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;”Suami saya orangnya supel dan low profile”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALUNAN ayat suci Alquran terdengar sayup-sayup di kompleks perumahan dosen Jl Airlangga I/19, Selasa (2/4) siang kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratusan tamu baik dari tetangga maupun civitas akademika Unair terlihat hadir memperingati malam tujuh hari meninggalnya Kapten Penerbang Weko Nartomo S yang gugur, Kamis (29/3) lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ny Syahri Vandawati Chumaida, istri almarhum, masih tak hentihentinya menerima ucapan belangsungkawa dari para pentakziah yang kemarin ikut baca surat yasin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski sibuk, Ny Vanda masih menyempatkan diri menerima &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Surya&lt;/span&gt; di teras halaman depan rumahnya. “Saya sangat kehilangan karena suami saya orangnya supel dan low profile,” tutur Ny Vanda mengawali cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenakan baju warna putih dipadu kulot warna gelap, Ny Vanda masih terlihat terpukul dengan kematian suaminya. Matanya sembab dan masih nampak memerah karena sering menangis. “Setiap suami saya pulang ke rumah, selalu menyempatkan jalan-jalan dan mengobrol dengan tetangga kiri kanan,” kenangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ny Vanda menceritakan pertemuan pertama dengan Weko terjadi pada 1997 lalu. Saat itu diperkenalkan Letkol Prakosa (seorang penerbang) yang juga tetangganya di kompleks Unair.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski baru kenal, Ny Vanda ternyata langsung jatuh hati karena sikapnya yang sangat sabar. Setiap menemui dirinya di kompleks Unair, Weko selalu berjalan kaki, kadang-kadang juga&lt;br /&gt;naik sepeda buntut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malah ibu Vanda sempat heran karena Weko tidak menampakkan perawakan layaknya seorang penerbang. “Ibu saya heran, ketika dia pulang ke rumah sering nyapu halaman dan membersihkan rumah. Sifat dia memang begitu,” urai Vanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah setahun melakukan pendekatan dengan Weko, akhirnya ia menerima lamaran Weko dan melangsungkan pernikahan pada Agustus 1998.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski telah menikah, sikap Weko tak berubah. Sopan, menghormati orangtua, mudah bergaul dengan tetangga. Bila ada tetangga kesusahan atau berduka, Weko selalu membantu bahkan tak jarang melobi pinjam heli guna menjemput jenazah bila diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena itu tak heran banyak tetangga yang ikut merasa kehilangan atas gugurnya penerbang cerdas itu,” puji seorang tetangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ny Vanda sendiri mengaku tidak mempunyai firasat apa pun ketika suaminya mengalami musibah dalam latihan harian menggunakan pesawat Hawk ME-53 di Lanud Iswahyudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja dua minggu sebelum peristiwa naas itu terjadi, suaminya sering murung di halaman depan rumah. “Entah apa yang dipikirkan karena tidak seperti biasanya, saat pulang dua  minggu lalu saya sering melihat dia melamun,” urainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun anaknya, Muhamad Vikri Kesatria Dirgantara yang berusia 4 tahun sepertinya telah menerima firasat saat bapaknya berangkat ke Lanud Iswahyudi. “Saat itu Mas Weko hanya bilang kepada Vikri, bapak mau terbang. Vikri yang biasanya mengantar sampai mobil dinas, saat itu hanya melambaikan tangan dari pintu rumah,” terang Ny Vanda lalu menerawang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja hingga sekarang Ny Vanda masih terbayang dengan suami tercintanya itu. Setiap malam ketika pintu pagar rumah terbuka, Ny Vanda selalu teringat suaminya ketika mengetuk pintu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sebagai umat beragama, Ny Vanda tetap merelakan dan selalu berdoa agar arwah suaminya diterima dan segala amalnya dibalas Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hidup dan mati memang hanya milik Allah semata, semoga Mas Weko mendapat jalan yang lapang,” imbuh Ny Vanda mengakhiri wawancara. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(teddy ardianto)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-4769506246765843437?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/4769506246765843437/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=4769506246765843437&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4769506246765843437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/4769506246765843437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2002/04/tujuh-hari-gugurnya-kapten-penerbang.html' title='Tujuh hari gugurnya Kapten Penerbang Weko Nartomo'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6438792869648594739.post-6357793528961841641</id><published>2000-03-11T01:21:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T08:13:05.435+07:00</updated><title type='text'>My Story Unforgettable</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/Rryv7bucgZI/AAAAAAAAAAU/m430Q4wLm-4/s1600-h/lara.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/Rryv7bucgZI/AAAAAAAAAAU/m430Q4wLm-4/s320/lara.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5097142313866264978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Unforgettable&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto ini karya Eric 'irenk' Siswanto (sekarang Fotografer Antara) saat saya sedang mendapat tugas khusus mewawancarai miss universe 2000 Larra Dutta dari India saat berkunjung ke harian Surya bulan Maret 2000.  Saat itu saya baru training wartawan  dan mendapat tugas berat tapi untungnya Inggris saya lancar. Saat itu saya bertanya tentang kondisi jalan di surabaya dengan putri cantik sejagat. Untungnya Larra Dutta bisa menjawabnya meski dengan pertanyaan bahasa Inggris logat jawa....ha...ha...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6438792869648594739-6357793528961841641?l=teddyardian.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teddyardian.blogspot.com/feeds/6357793528961841641/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6438792869648594739&amp;postID=6357793528961841641&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/6357793528961841641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6438792869648594739/posts/default/6357793528961841641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teddyardian.blogspot.com/2007/08/my-story-unforgettable.html' title='My Story Unforgettable'/><author><name>Teddy Ardianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01471522405216421299</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_FvrmKUSkSiU/R1VvTchIt5I/AAAAAAAAACA/IHEEQ3_NxW0/S220/heliku.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FvrmKUSkSiU/Rryv7bucgZI/AAAAAAAAAAU/m430Q4wLm-4/s72-c/lara.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
